Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Bosan Makan Daging, Mi Instan Bisa Dibuat Bergizi

- Apahabar.com     Minggu, 2 Agustus 2020 - 11:29 WITA

Bosan Makan Daging, Mi Instan Bisa Dibuat Bergizi

Mi Instan Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Di momentum hari raya Idul Adha, berbagai makanan dari olahan daging kerap tersaji di meja makan. Jika anda mulai bosan, anda bisa melirik mi instan.

Mi instan mungkin kerap dianggap sebagai makanan yang kurang menyehatkan. Namun bila diolah dengan benar, mi instan juga bisa menjadi sajian yang bergizi dan menyehatkan.

Dua Co-CEO Lemonilo, Ronald Wijaya dan Shinta Nurfauzia, turut berbagi tips mengenai cara mengonsumsi mie instan yang sehat. Berikut ini adalah tiga tips diantaranya.

Pilih Opsi yang Lebih Sehat

Untuk membuat sajian mi instan sehat, bahan dasar yang digunakan juga tentu harus sehat. Pilih mi yang terbuat dari bahan alami, tanpa pengawet dan tanpa pewarna buatan. Tak hanya itu, melalui proses pemanggangan biasanya membuat mi bebas lemak dan tanpa lemak jenuh.

Perlakukan sebagai Sumber Karbohidrat

Jadikan mi instan sebagai sumber karbohidrat. Oleh karena itu, sajian mi instan sehat juga tetap perlu ditambahkan dengan bahan pelengkap lain agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

“Harus ada pelengkap, (seperti) protein dan sayuran,” tambah Shinta.

Perhatikan Porsi

Mi instan sehat umumnya memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah dari kebanyakan mi instan lainnya. Namun, bukan berarti mi instan sehat dapat dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Saat mengonsumsi mi instan sehat, orang-orang juga tetap harus meperhatikan total kebutuhan kalorinya dalam satu hari. Pastikan agar seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam satu hari tidak melebihi kebutuhan kalori harian tersebut.

“Apa pun makanan itu, melihatnya in moderation dan lengkapi kebutuhan gizi sesuai anjuran,” jelas Shinta.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

MPASI Ideal untuk Bangun Kekebalan Tubuh Anak Setelah 6 Bulan
apahabar.com

Gaya

Cara Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi untuk Lacak Covid-19
apahabar.com

Gaya

Dosen IPB Buat Formula Anti Penuaan Dini dengan Batang Nyirih
apahabar.com

Gaya

Grab Telah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia
apahabar.com

Gaya

Berlibur ke Penang, Jangan Lewatkan 4 Destinasi Ini
apahabar.com

Gaya

5 Tips Penting yang Harus Dilakukan Hadapi Era New Normal

Gaya

Lebih Baik Setia, Ini Dampak Buruk Selingkuh Untuk Kesehatan
apahabar.com

Gaya

Adrian Yunan Senang RUU Permusikan Dicabut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com