Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Bosan Makan Daging, Mi Instan Bisa Dibuat Bergizi

- Apahabar.com Minggu, 2 Agustus 2020 - 11:29 WIB

Bosan Makan Daging, Mi Instan Bisa Dibuat Bergizi

Mi Instan Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Di momentum hari raya Idul Adha, berbagai makanan dari olahan daging kerap tersaji di meja makan. Jika anda mulai bosan, anda bisa melirik mi instan.

Mi instan mungkin kerap dianggap sebagai makanan yang kurang menyehatkan. Namun bila diolah dengan benar, mi instan juga bisa menjadi sajian yang bergizi dan menyehatkan.

Dua Co-CEO Lemonilo, Ronald Wijaya dan Shinta Nurfauzia, turut berbagi tips mengenai cara mengonsumsi mie instan yang sehat. Berikut ini adalah tiga tips diantaranya.

Pilih Opsi yang Lebih Sehat

Untuk membuat sajian mi instan sehat, bahan dasar yang digunakan juga tentu harus sehat. Pilih mi yang terbuat dari bahan alami, tanpa pengawet dan tanpa pewarna buatan. Tak hanya itu, melalui proses pemanggangan biasanya membuat mi bebas lemak dan tanpa lemak jenuh.

Perlakukan sebagai Sumber Karbohidrat

Jadikan mi instan sebagai sumber karbohidrat. Oleh karena itu, sajian mi instan sehat juga tetap perlu ditambahkan dengan bahan pelengkap lain agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

“Harus ada pelengkap, (seperti) protein dan sayuran,” tambah Shinta.

Perhatikan Porsi

Mi instan sehat umumnya memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah dari kebanyakan mi instan lainnya. Namun, bukan berarti mi instan sehat dapat dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Saat mengonsumsi mi instan sehat, orang-orang juga tetap harus meperhatikan total kebutuhan kalorinya dalam satu hari. Pastikan agar seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam satu hari tidak melebihi kebutuhan kalori harian tersebut.

“Apa pun makanan itu, melihatnya in moderation dan lengkapi kebutuhan gizi sesuai anjuran,” jelas Shinta.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Demi Lindungi Generasi Muda, Pemkot Bogor Perangi Segala Jenis Rokok
apahabar.com

Gaya

Ini Daftar Orang Terkaya di Dunia 2019, Pendiri Facebook di Urutan ke 8
apahabar.com

Gaya

Jaga Kesehatan Jantung, Olahraga Saja tidak Cukup
apahabar.com

Gaya

3 Kunci Menyeduh Teh Agar Terasa Nikmat
apahabar.com

Gaya

Mau Jadi Reseller, Simak 6 Tips Suksesnya
apahabar.com

Gaya

Rahasia Tubuh Bugar Seperti Cristiano Ronaldo
apahabar.com

Gaya

Mengintip Kisah Si Cantik asal Rantau Doyan Kendarai Vespa Piaggio
apahabar.com

Gaya

Akar Tanaman Herbal Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com