Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

BPJAMSOSTEK Sudah Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah Gelombang Pertama

- Apahabar.com Selasa, 25 Agustus 2020 - 13:04 WIB

BPJAMSOSTEK Sudah Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah Gelombang Pertama

Penyerahan dokumen data 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) dari Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto (kanan) ke Menaker Ida Fauziyah (kiri) di Jakarta, Senin (24/8). BPJAMSOSTEK via Antara/Erafzon Saptiyulda AS

apahabar.com, JAKARTA – BPJAMSOSTEK menyerahkan data 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) untuk gelombang pertama pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Senin (24/8).

Penyerahan data awal itu akan diikuti dengan data berikutnya sebagai bagian dari tahap berikutnya.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa (25/8), mengatakan penyerahan dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan dengan Kemenaker untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU.

Agus menjelaskan dari target calon penerima BSU 15,7 juta, saat ini telah terkumpul sebanyak 13,7 juta nomor rekening, dan sudah divalidasi berlapis hingga 3 tahap dan jumlah data yang tervalidasi mencapai 10 juta.

“Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak 2,5 juta data peserta”.

Gelombang penyerahan data berikutnya akan dilakukan secara bertahap (batch) hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

Saat ini masih terdapat sekitar 2 juta pekerja yang nomor rekeningnya belum diterima BPJAMSOSTEK.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk segera menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja, paling lambat 30 Agustus 2020,” ujarnya.

Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid akan dikembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan dilakukan validasi ulang.

Sementara kantor cabang sebagai garda terdepan menyatakan akan terus berkomunikasi dengan pengelola SDM (HRD) perusahaan agar pekerja yang memenuhi syarat tidak terlewat dalam pemenuhan haknya.

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Kebayoran Baru Jakarta Sony Suharsono mengatakan akan terus mengumpulkan data rekening pekerjanya.

“Harapan kami, bantuan yang akan diterima pekerja akan berguna dalam kondisi pandemi saat ini.”

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah menerima data yang disampaikan oleh BPJAMSOSTEK dan menyatakan data batch pertama BSU sebanyak 2,5 juta ini akan dicek kesesuaian data yang ada.

“Setelah itu baru akan kami serahkan kepada KPPN untuk nanti akan disalurkan ke bank penyalur, dalam hal ini adalah bank-bank pemerintah. Dari bank pemerintah tersebut nanti akan ditransfer ke penerima program Bantuan Subsidi Upah,” ucapnya.

Kemnaker butuh waktu empat hari untuk melakukan pemeriksaan data yang telah diberikan oleh BPJAMSOSTEK demi mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Ida juga memastikan pegawai non ASN bisa menerima BSU ini. “Pegawai pemerintah non PNS, sepanjang dia peserta BPJAMSOSTEK dan memenuhi syarat maka dia termasuk yang bisa menerima program bantuan perintah ini,” ujar Ida.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Mengaku Khilaf
apahabar.com

Nasional

Kasus Jhon Kei, Ditjen PAS Tunggu Hasil Koordinasi Bapas dan Kepolisian

Nasional

Sah, ‘Urang’ Banua Ditunjuk Jadi Jubir Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Cegah Penyebaran Covid-19, Meja Tamu Jokowi Dipasang Pembatas Kaca
apahabar.com

Nasional

Mampukah Mobil Esemka Tembus Pasar Ekspor?
apahabar.com

Nasional

Polisi Panggil Perwakilan Garuda Indonesia Terkait Laporan Siwi Widi
apahabar.com

Nasional

Polemik Mantan Napi Koruptor di Pilkada, PKPU 18/2019 Dianggap Jalan Tengah
apahabar.com

Nasional

Jelang HUT KNPB, Polisi Tingkatkan Pengamanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com