Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19 Hasil Liga Inggris, Kalah 3-1 dari Liverpool, Pelatih Arsenal Arteta Langsung Berburu Gelandang Kreatif

Resmi, Banjarmasin Terapkan Denda Wajib Masker!

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 13:43 WIB

Resmi, Banjarmasin Terapkan Denda Wajib Masker!

Sempat bingung akan mengemanakan duitnya, Wali Kota Ibnu Sina akhirnya menyetujui penerapan denda bagi warga yang abai masker. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Peringatan bagi warga di ibu kota Kalimantan Selatan.

Pemkot Banjarmasin mantap menetapkan sanksi denda bagi siapapun yang mengabaikan masker per hari ini, Senin (10/9).

Lantas, berapa besaran jumlah dendanya?

Di Banjarmasin, Denda Tak Pakai Masker Masih di Angan-Angan

Sebelumnya, sanksi tanpa masker sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin Nomor 60 Tahun 2020.

Isinya, tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19.

Di Bab IV pasal 12, juga ada sanksi berupa kerja sosial membersihkan fasilitas umum hingga denda administratif paling banyak Rp100.000 diatur.

“Pengawasan sanksi oleh Satpol PP dan didampingi oleh kepolisian. Kemudian denda ini upaya persuasif sebelum dilakukan peneguran,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com.

Baca juga :  Arab Saudi Umumkan Persyaratan dan Protokol Umrah

Pasalnya, dalam beleid itu aparat pengak hukum dapat melayangkan teguran lisan dan tertulis.

Apabila tak mengindahkan, aparat berhak memulangkan dan membubarkan kerumunan orang banyak yang berpotensi menjadi wadah penularan Covid-19.

Lebih jauh, aparat juga bisa menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga yang bandel dalam menerapkan protokol kesehatan hingga waktu tertentu.

“Sanksi akan dilaksanakan secara terukur,” jelasnya.

Khusus denda administrasi penerapannya akan menggunakan tilang elektronik via aplikasi PIKOBAR.

“Uang denda ini dimasukkan ke dalam kas daerah sektor pendapatan lain-lain. Untuk dimanfaatkan buat apa belum diatur di Perwali,” ucapnya.

Baca juga :  Arab Saudi Umumkan Persyaratan dan Protokol Umrah

Sebelumnya, denda wajib masker sempat di angan-angan. Pasalnya, Wali Kota Ibnu Sina mengaku bingung akan mengemanakan duitnya.

“Aturan kita tunda dulu,” ujar Ibnu, Jumat, 24 Juli 2020 kemarin.

Dirinya mengambil contoh di Jakarta. Di ibu kota negara itu, kata dia, Pemprov mampu meraup Rp1,5 miliar dari setoran denda.

“Bingung mau masuk ke rekening mana. Dan dipergunakan untuk apa hasil denda itu,” jelasnya.

Cekcok, Suami di Tapin Bunuh-Bakar Istri Usai Berhubungan Intim

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Satu Korban Longsor Pumpung Berhasil Dievakuasi
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Bayi 5 Bulan, 17 Pasien Covid-19 di Batola Sembuh

Kalsel

Kapolda Pimpin Gelar Pasukan Operasi Zebra Intan 2019
apahabar.com

Kalsel

Minim Persiapan, Tari Lalakun Kati Sabet Juara II Pesona Budaya Banjar
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Wali Kota Banjarbaru Kini, Coba Terapi Plasma Darah
apahabar.com

Kalsel

Masih PSBB, Pedagang Luar Batola Tetap Masuk Pasar Marabahan
apahabar.com

Kalsel

PSBB di Batola, Sejumlah Warga Masih Santai Nongkrong di Warung
apahabar.com

Kalsel

Kalah Perolehan Kursi, Golkar Banjarbaru Tetap Merasa Unggul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com