Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Buka Mata, Poros Ketiga Berpotensi Lahir di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 15:56 WIB

Buka Mata, Poros Ketiga Berpotensi Lahir di Pilgub Kalsel

Ilustrasi Pilgub Kalsel. Foto-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Konstelasi politik Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2020 mendatang masih sangat dinamis. Bahkan, kemungkinan besar terbentuknya poros ketiga dinilai bukan suatu hal yang mustahil terjadi.

Mengingat, masih ada beberapa parpol besar yang secara gamblang belum menentukan pilihan politiknya terhadap dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin dan Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Parpol tersebut diantaranya, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Memanasnya perpolitikan di Kalsel dan santernya poros ketiga diprediksi akan lahir dari beberapa parpol. Di antaranya PDIP, PKB dan PPP untuk mengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel,” ucap Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Murjani, Senin (24/8) siang.

Sekalipun, kata Murjani, beberapa parpol sudah merapatkan barisan kepada sang petahana Sahbirin Noor maupun calon penantang Denny Indrayana. “Kita tinggal menunggu waktu saja terbentuknya poros ketiga ini,” beber Murjani.

Lantas, jika poros ketiga benar-benar terbentuk, maka siapa tokoh yang akan diusung?
Murjani mengatakan ada beberapa tokoh Banua yang berpengalaman dalam dunia politik. Tokoh itu dinilai sudah terbukti dan teruji sebagai kepala daerah, politisi, birokrat, maupun jabatan di organisasi bergengsi lainnya.

Figur dimaksud, yakni dr. Zairullah Azhar, Syaifullah Tamliha, Mardani H. Maming, dan Rosehan NB.

“Inilah figur potensial Banua yang diprediksi akan diusung poros ketiga. Tinggal bagaimana kesepakatan komunikasi politik di tingkat nasional,” jelas Murjani.

Koalisi ini, sambung dia, bisa diistilahkan koalisi belah semangka. Yakni, dalam merah dan luar hijau. “Istilah lain bergabungnya partai nasionalis dan religius untuk membentuk kekuatan baru poros ketiga,” tegasnya.

Murjani sendiri menyakini, persentase lahirnya poros ketiga ini masih sangat besar.

Meski demikian, ia tidak membantah jika kemungkinan akan gagal juga tetap ada. “Akan tetapi persentasenya kecil dan probabilitas dalam statistik itu selalu bisa terjadi,” cetusnya.

Murjani mengungkapkan, potensi probabilitas selalu ada dan bisa terjadi. Bahkan, dampaknya berpengaruh besar.

Artinya, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang belum mendapat SK dari partai pengusung dan belum deklarasi sampai penetapan calon oleh KPU, tambah dia, maka dipastikan masih belum aman serta probabilitas terjadi gangguan. Bahkan, berpotensi terjadinya kegagalan.

“Kita tunggu siapa yang akan turun gunung. Semua figur itu bagus dan strategis. Tentu menambah konstelasi perpolitikan di Kalsel lebih bermartabat dan sehat,” tambahnya.

Ia berdalih, persaingan sehat merupakan pendidikan politik untuk masyarakat. Di sini, masyarakat akan mempertimbangkan pilihan nanti. Kemana dan kepada siapa masyarakat akan menjatuhkan pilihan.

“Pilihan masyarakat adalah hak konstitusional dan mandat rakyat tertinggi yang diberikan kepada calon pemimpin yang dipilih,” pungkasnya.

Adapun Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel, Muhammad Syaripuddin memilih hemat bicara. Bang Dhin, begitu kerap disapa, enggan berkomentar terlalu jauh terkait prediksi poros ketiga tersebut.

“Akan tetapi semua calon yang telah mendaftar di DPD PDI Perjuangan sudah disampaikan ke pusat. Tinggal bagaimana keputusan dari DPP,” katanya singkat via WhatsApp.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Ariffin belum merespons pertanyaan yang dilempar reporter apahabar.com ihwal poros ketiga ini.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Jika Ditawari Jadi Menteri, Ini Respon Ridwan Kamil
apahabar.com

Politik

Mukmin Titip Ini Jika Syafruddin H Maming Jadi Bupati Tanah Bumbu
apahabar.com

Politik

Pilbup HST 2020, Berkas Tamzil-Ilham Sempat Diserahkan Istri Saat Daftar ke KPU
apahabar.com

Politik

Jalur Independen Bakal Warnai Pilkada Balangan
DKPP

Politik

DKPP Minta Jurnalis Diberi Ruang Peliputan Saat Debat Terbuka Pilkada Kalsel
apahabar.com

Politik

PDIP Usul Parliamentary Threshold Juga Berlaku di Pileg DPRD
apahabar.com

Politik

Kader Inginkan Mardani H Maming Tetap Jabat Ketua DPD PDIP Kalsel dan Megawati Ketum
apahabar.com

Politik

Jokowi Ke Yogya, Prabowo ke Kwitang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com