ga('send', 'pageview');
Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual Sederet Alasan Dua Konfederasi Buruh Dukung Sahbirin-Muhidin di Pilkada Kalsel 2020 Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Buka Mata, Poros Ketiga Berpotensi Lahir di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 15:56 WIB

Buka Mata, Poros Ketiga Berpotensi Lahir di Pilgub Kalsel

Ilustrasi Pilgub Kalsel. Foto-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Konstelasi politik Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2020 mendatang masih sangat dinamis. Bahkan, kemungkinan besar terbentuknya poros ketiga dinilai bukan suatu hal yang mustahil terjadi.

Mengingat, masih ada beberapa parpol besar yang secara gamblang belum menentukan pilihan politiknya terhadap dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin dan Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Parpol tersebut diantaranya, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Memanasnya perpolitikan di Kalsel dan santernya poros ketiga diprediksi akan lahir dari beberapa parpol. Di antaranya PDIP, PKB dan PPP untuk mengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel,” ucap Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Murjani, Senin (24/8) siang.

Sekalipun, kata Murjani, beberapa parpol sudah merapatkan barisan kepada sang petahana Sahbirin Noor maupun calon penantang Denny Indrayana. “Kita tinggal menunggu waktu saja terbentuknya poros ketiga ini,” beber Murjani.

Lantas, jika poros ketiga benar-benar terbentuk, maka siapa tokoh yang akan diusung?
Murjani mengatakan ada beberapa tokoh Banua yang berpengalaman dalam dunia politik. Tokoh itu dinilai sudah terbukti dan teruji sebagai kepala daerah, politisi, birokrat, maupun jabatan di organisasi bergengsi lainnya.

Figur dimaksud, yakni dr. Zairullah Azhar, Syaifullah Tamliha, Mardani H. Maming, dan Rosehan NB.

“Inilah figur potensial Banua yang diprediksi akan diusung poros ketiga. Tinggal bagaimana kesepakatan komunikasi politik di tingkat nasional,” jelas Murjani.

Koalisi ini, sambung dia, bisa diistilahkan koalisi belah semangka. Yakni, dalam merah dan luar hijau. “Istilah lain bergabungnya partai nasionalis dan religius untuk membentuk kekuatan baru poros ketiga,” tegasnya.

Murjani sendiri menyakini, persentase lahirnya poros ketiga ini masih sangat besar.

Meski demikian, ia tidak membantah jika kemungkinan akan gagal juga tetap ada. “Akan tetapi persentasenya kecil dan probabilitas dalam statistik itu selalu bisa terjadi,” cetusnya.

Murjani mengungkapkan, potensi probabilitas selalu ada dan bisa terjadi. Bahkan, dampaknya berpengaruh besar.

Artinya, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang belum mendapat SK dari partai pengusung dan belum deklarasi sampai penetapan calon oleh KPU, tambah dia, maka dipastikan masih belum aman serta probabilitas terjadi gangguan. Bahkan, berpotensi terjadinya kegagalan.

“Kita tunggu siapa yang akan turun gunung. Semua figur itu bagus dan strategis. Tentu menambah konstelasi perpolitikan di Kalsel lebih bermartabat dan sehat,” tambahnya.

Ia berdalih, persaingan sehat merupakan pendidikan politik untuk masyarakat. Di sini, masyarakat akan mempertimbangkan pilihan nanti. Kemana dan kepada siapa masyarakat akan menjatuhkan pilihan.

“Pilihan masyarakat adalah hak konstitusional dan mandat rakyat tertinggi yang diberikan kepada calon pemimpin yang dipilih,” pungkasnya.

Adapun Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel, Muhammad Syaripuddin memilih hemat bicara. Bang Dhin, begitu kerap disapa, enggan berkomentar terlalu jauh terkait prediksi poros ketiga tersebut.

“Akan tetapi semua calon yang telah mendaftar di DPD PDI Perjuangan sudah disampaikan ke pusat. Tinggal bagaimana keputusan dari DPP,” katanya singkat via WhatsApp.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Ariffin belum merespons pertanyaan yang dilempar reporter apahabar.com ihwal poros ketiga ini.

Editor: Syarif

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Jokowi: Pak JK Sejak Awal Mendukung Kami
apahabar.com

Politik

Respon Bakal Calon Soal Penundaan Pilkada Banjar
apahabar.com

Politik

Bukan Paman Birin, PPP Jagokan Denny-Difri di Pilgub Kalsel
apahabar.com

Politik

Kim dan Trump Akan Kembali Bertemu Hari Ini
apahabar.com

Politik

Tjahjo: Jadi Gubernur Rp 900 M, Caleg Minimal Rp 300 Juta
apahabar.com

Politik

Bantah Prabowo, Jokowi Sebut Harga Daging dan Beras di Indonesia Termasuk Termurah di Dunia
apahabar.com

Politik

Lagi, Satu Koli Tabloid Indonesia Barokah Ditemukan Bawaslu Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Tukang Pijat Nekat Nyaleg Hanya Modal Stiker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com