Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:59 WIB

Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah telah membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 5 hari ini. Bagaimana caranya?

Head of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengungkapkan caranya masih sama dengan gelombang 4. Kuota terbatas untuk 800.000 orang.

“Sampai sekarang masih sesuai jadwal, dibuka jam 12.00 WIB, hari ini. Aturan pendaftaran sama seperti pada gelombang 4,” kata dikutip dari Kompas.com, Sabtu (15/8).

Cara pendaftaran bisa melalui online dan offline.

Jika cara online, pendaftar Kartu Prakerja dapat diakses di laman https://www.prakerja.go.id/.

Sedangkan cara offline, pendaftaran melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan.

Pendaftar harus datang ke instansi tersebut untuk mendaftar kartu prakerja gelombang 5.

Nantinya, data yang terkumpul akan diteruskan ke PMO (manajemen pelaksana) Kartu Prakerja.

Masyarakat bisa mendaftar Kartu Prakerja gelombang 5 secara individu maupun kolektif.

Yang pasti, mereka yang mendaftar harus menyiapkan kelengkapannya.

Setiap calon peserta wajib mengisi formulir yang memuat: nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP elektronik, tanggal lahir, nomor Kartu Keluarga Surat elektronik (e-mail), nomor handphone, alamat domisili, pendidikan terakhir, status kerja pelatihan yang diinginkan.

Selain itu, calon peserta juga wajib melampirkan fotokopi KTP elektronik dan mengisi pernyataan: nama, alamat, NIK pada KTP elektronik, tempat dan tanggal lahir, nomor handphone, pernyataan kebenaran data, pernyataan tidak akan melakukan kecurangan, pernyataan bersedia dituntut dan mengganti kerugian negara.

Mengutip Pasal 2 Permenko Nomor 11 Tahun 2020, Kartu Prakerja diberikan kepada para pencari kerja.

Rincian; pekerja/buruh yang terkena PHK, pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, termasuk pekerja/buruh yang dirumahkan, pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Adapun, para pencari kerja dan pekerja yang dimaksud merupakan warga negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP, berusia paling rendah 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Calon peserta yang tidak diperbolehkan mendaftar program Kartu Prakerja adalah: pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI-Polri, kepala desa dan perangkatnya.

Kemudian direksi, komisaris, dewan pengawas BUMN atau BUMD.

Peserta Kartu Prakerja wajib memenuhi syarat-syarat atau kriteria tersebut. Jika melanggar, menurut aturan baru peserta harus mengembalikan insentif yang sudah didapat.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Bertambah 3.908 Jadi 317.672 Orang
apahabar.com

Nasional

Nah, RSPON Terima 350 Pasien Stroke Tiap Hari!
apahabar.com

Nasional

1.377 Pemuda dan Pelajar Diamankan Polisi Terkait Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Menaker: Besaran Gaji Program Pra Kerja Belum Final
apahabar.com

Nasional

Mudik 2019 Dinilai Lebih Baik Dibanding Tahun Sebelumnya
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Ponorogo
apahabar.com

Nasional

Kaltara Paparkan Pelestarian Hutan di Internasional
apahabar.com

Nasional

ABK di Kotabaru Terindikasi Corona, Cuncung: RSUD Ulin Banjarmasin Harus Siap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com