Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Cabai Rawit Hiyung Tapin Bidik Pasar Internasional, 3 Negara Sasarannya

- Apahabar.com Minggu, 16 Agustus 2020 - 10:34 WIB

Cabai Rawit Hiyung Tapin Bidik Pasar Internasional, 3 Negara Sasarannya

Momen Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi stand DPC PDI Perjuangan Tapin yang memamerkan cabe hiyung. Foto- Istimewa.

apahabar.com, RANTAU – Babak baru bagi pertanian Kabupaten Tapin. Hasil kebun petani berupa cabai rawit hiyung bakal go internasional.

Ya, Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, bakal ekspor produk olahan cabai rawit Hiyung. Ada tiga negara jadi sasarannya, Mesir, Saudi Arabia dan Filipina.

Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin mengaku sudah mengkoordinasikan rencana ekspor itu. Ke depan 3 negara itu akan disasar produk andalan Tapin tersebut.

Wagimin juga mengatakan jenis cabai terpedas se-Indonesia itu, akan diolah berupa abon dalam kemasan.

Namanya Cabai Hiyung Tapin Mendunia, Pedasnya 17x Lipat. Inovasi Pemkab Tapin terhadap cabai Hiyung ini sudah masuk daftar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) Republik Indonesia sebagai salah satu ‘Top 45 Inovasi Pelayanan Publik’.

Pada 2021 nanti, Wagimin menjelaskan inovasi Tapin yang membanggakan itu akan dibantu oleh Bank Indonesia (BI) untuk dinaikan derajatnya.

“Insya Allah Tahun 2021, akan dikawal oleh BI untuk pemitraan pemerintah daerah, mengawal cabai rawit Hiyung. Kita usahan nanti untuk BI mengarahkan pasarnya ke sana (Mesir, Arab Saudi dan Filipina),” ujarnya.

Langkah awal untuk memenuhi syarat ekspor, produk abon cabai itu wajib mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Beberapa waktu lalu, Balai Besar POM Kalimantan Selatan telah melakukan monitoring ke rumah produksi abon Cabai Rawit Hiyung dalam rangka pengurusan izin edar.

Nama tanaman itu sesuai dengan nama wilayah perkembangannya, di Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah.

Dikatakan Wagimin, sekarang luas lahan tanam cabe di lokasi itu ada sekitar 255 hektar. “Sasaran potensi lahan sekitar 380 hektar,” ujarnya.

Sampai saat ini masih dilakukan inovasi. Kata Wagimin, fokus pengembangan itu adalah tanah sebagai media taman, agar pertumbuhan cabe tersebut semakin bagus dan berumur panjang.

Cabai Rawit Hiyung

Cabai rawit hiyung sendiri menurut hitungan internasional dengan standar kadar capsaicin, mempunyai tingkat kepedasan sekitar 94.500 ppm (parts per million) atau 17 kali lebih pedas daripada cabai rawit biasa.

Selain dari kadar pedasnya, cabai itu juga memiliki nilai nutrisi yang tinggi karena kandungan vitamin A, B, C dan proteinnya juga mengungguli dari jenis cabe lain.

Karena sederet keistimewaannya itulah, cabai itu sebagai varietas lokal khas Tapin, sudah mendapat sertifikat resmi dari pemerintah pusat sebagai varietas nasional.

Menurut Litbang Pertanian, plasma nutfah, cabai itu telah terdaftar pada Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementarian Pertanian RI No.09/PLV/2012 tertanggal 12 April 2012 sebagai varietas lokal dengan nama Cabai Rawit Hiyung.

Lalu pada tahun 2016, Kementerian Pertanian RI memberikan Tanda Daftar Varietas Tanaman Holtikultura, berdasarkan Keputusan Meteri Pertanian Nomor: 031/Kpts/SR.120/D.2.7/4/2016 tanggal 20 April 2016.

Diwartakan sebelumnya, Ketua DPR RI, Puan Maharani juga sempat mencicipi cabai rawit terpedas se-Indonesia itu dan meminta untuk dibawakan bibit untuk ditanam di pekarangan rumahnya.

Hari itu adalah saat anak dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu berkunjung ke stand milik DPC PDI Perjuangan Tapin pada pameran HUT ke-47 dan Rakernas I PDI Perjuangan pada 10-12 Januari 2020 di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat.

apahabar.com

Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin saat berada di ruangnya. Foto-apahabar.com.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tekan Hipertensi, Ini Langkah Pemkab Banjar
apahabar.com

Kalsel

PT Silo Ungkap Biang Kerok Kebakaran Hebat Mess di Sebuku

Kalsel

Warga Tapin Geger Suara Jeritan dari Gorong-Gorong Masjid Baiturrahmah

Kalsel

Tak Ada Klaster Unjuk Rasa, Peserta Aksi Demonstrasi di Banjarmasin Negatif Tes Swab
apahabar.com

Kalsel

Parkir Sembarangan Saat Takbiran, Siap-Siap Kena Derek

Kalsel

Kebakaran Pasar Batuah, Warga Dengar 3 Kali Bunyi Ledakan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tambah Empat Sungai Tahun Ini
apahabar.com

Kalsel

Undang Undang Profesi Penilai Mendesak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com