VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Cair 25 Agustus, 1,9 Juta Rekening di Kalimantan Terdata Terima Subsidi Gaji

- Apahabar.com Sabtu, 22 Agustus 2020 - 06:30 WIB

Cair 25 Agustus, 1,9 Juta Rekening di Kalimantan Terdata Terima Subsidi Gaji

Ilustrasi karyawan.

apahabar.com, JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan mendata jumlah sebaran penerima subsidi gaji dari pemerintah. Untuk Kalimantan sebanyak 1,9 juta rekening yang bakal menerimnya.

Total anggaran yang disalurkan kepada para penerima subsidi upah sebesar Rp37,7 triliun.

Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan bukan dari dana angsuran peserta BPJS Jamsostek.

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, seperti dikutip dari okezone, mengatakan, dana tersebut akan diberikan kepada 15,7 juta penerima yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

“Total anggaran yang disediakan pemerintah adalah sebesar Rp37,7 triliun. Anggaran ini berasal dari dana pemerintah dan bukan dana dari peserta BPJS Jamsostek. Tadi saya sebutkan bahwa target kami penerima sebesar 15,7 juta peserta atau penerima,” ujar Agus dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Jumat (21/8).

Agus menyebut, pihaknya tengah menerapkan validasi berlapis untuk mengantisipasi kemungkinan dana Bantuan Subsidi Upah (SBU) tidak tepat sasaran.

Saat ini, nomor rekening yang telah dikumpulkan oleh pihaknya sebanyak lebih dari 13,5 juta rekening yang telah divaliditas.

“Pada tahap ini, BP Jamsostek telah melakukan validasi dengan setidaknya 127 perbankan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dia merincikan data sebaran rekening penerima subsidi upah per Kantor Wilayah (Kanwil) yang diperbaharui pada 20 Agustus 2020.

Di mana, DKI Jakarta sebanyak 3,72 juta rekening, Banten sebanyak 965.956 rekening, Jawa Barat sebanyak 1,9 juta, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mencapai 1,7 juta, Jawa Timur 1,5 juta.

Selain itu, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Subangsel) 626.530 rekening, Sumatera Bagian Utara mencapai 608.559, Sumatera Barat dan Riau mencapai 798.763, Sulawesi 556.159, dan Banuspa 521.068 rekening.

Untuk Kalimantan sebanyak 1,9 juta rekening, meliputi Kalbar, Kalsel, Kaltim dan Kaltara.

Agus juga menyebut, mekanisme pembayaran subsidi upah bagi penerima akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui bank Himbara dan non Himbara.

Di mana, bank akan melakukan transfer secara langsung ke masing-masing rekening peserta.

Adapun data sebaran rekening peserta di bank Himbara mencapai 53% dan non Himbara sebanyak 47%.

Rinciannya, Bank Mandiri sebanyak 3 juta rekening atau sebesar 22%, Bank BTN 102.639 rekening atau sebesar 1%, Bank BRI 2,4 juta atau 17%, sedangkan Bank BNI sebanyak 1.7 juta atau 13%. Sementara itu, bank non Himbara 6,3 juta atau sebesar 47%.

Terkait mekanisme pembayarannya akan ditransfer langsung kepada para calon penerima subsidi. Dijadwalkan cair 25 Agustus nanti.

Bantuan ini diberikan secara tunai sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan.

Namun akan dibayarkan secara dua tahap. Tahap pertama diberikan masing-masing sebesar Rp1,2 juta dan tahap kedua sebesar Rp1,2 juta. Dengan demikian total yang diterima 2,4 juta.

Subsidi gaji ini untuk pekerja swasta dan pegawai pemerintah non PNS bergaji di bawah Rp5 juta/bulan.

Perlu diingat, selain upah di bawah Rp 5 juta, calon penerima bantuan harus tercatat sebagai peserta aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Raya Nyepi 2019: SPBU Akan Tutup Mulai Pukul 22.00
apahabar.com

Nasional

34,5% Mahasiswa Jakarta Berpikir Bunuh Diri, Ini Kata Suicidolog
apahabar.com

Nasional

New Normal, Jokowi: Beradaptasi Bukan Berarti Menyerah
apahabar.com

Nasional

Resmi, Bukit Asam Kelola Tambang Tersangka Jiwasraya
apahabar.com

Nasional

Gubernur: Reuni 212 Berikan Manfaat Ekonomi Luar Biasa
apahabar.com

Nasional

Adaptasi Kebiasaan Baru, Wapres Minta Pemuka Lintas Agama Dukung Protokol Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Prabowo dan Sandi Bangun Negeri Ini
apahabar.com

Nasional

Kemendagri: Pemetaan Zona Penyebaran Covid-19 Tak Cerminkan Kondisi Sebenarnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com