Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Catat, Ini Daftar Pelanggan Dapat Insentif Listrik hingga Akhir Tahun

- Apahabar.com Minggu, 2 Agustus 2020 - 16:15 WIB

Catat, Ini Daftar Pelanggan Dapat Insentif Listrik hingga Akhir Tahun

Ilustrasi. Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL). Seperti apa ya?

Stimulus dari pemerintah tersebut, seperti dinukil dari okezone, Minggu (2/8), berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1.300 va ke atas.

Apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh-nya.

Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA berupa pengurangan biaya beban.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril mengatakan simulus pemerintah ini diberikan untuk meringankan beban pelanggan menghadapi pandemi Covid-19.

“Sebagai BUMN, PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan rekening minimum dan biaya beban,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril di Jakarta, Minggu.

Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil.

Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah.

Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

PLN memastikan stimulus ini tidak akan mengganggu keuangan PLN.

Pasalnya setiap stimulus yang diberikan akan diganti pemerintah melalui mekanisme kompensasi seperti halnya stimulus yang telah diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

Adapun program ini diberikan bagi:

1. Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA s.d. S-3/> 200 kVA);

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan

c. Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA keatas);

2. Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

3. Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan

c. Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA).(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

BI: Gejolak Global dan Demonstrasi Tambah Kegelisahan Pasar Finansil
apahabar.com

Ekbis

Kejar Target Ekspor Pertanian, Kementan Dorong Varietas Unggul
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Masih Berpeluang Menguat, Seiring Pembukaan Ekonomi Global
apahabar.com

Ekbis

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar
apahabar.com

Ekbis

Pulihkan Ekonomi di New Normal, Repnas Kalsel: Mari Beli Produk Lokal
apahabar.com

Ekbis

Ekonom Singgung 2 Sektor Andalan Pertumbuhan Ekonomi Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Pedagang Ayam di Banjarmasin Keluhkan Kenaikan Harga
apahabar.com

Ekbis

Mengintip Perjuangan Peternak Sapi Perah Satu-satunya di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com