Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Cegah Penyebaran Covid-19, Meja Tamu Jokowi Dipasang Pembatas Kaca

- Apahabar.com Senin, 3 Agustus 2020 - 16:16 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Meja Tamu Jokowi Dipasang Pembatas Kaca

Meja oval tempat penerima tamu di Istana Kepresidenan. Foto: Biro Pers Kepresidenan

apahabar.com, JAKARTA – Sekretariat Presiden mulai memasang kaca pembatas di meja oval tempat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan tatap muka dengan para tamunya sebagai bentuk protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.

“Di meja oval bapak Presiden yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, kami siapkan pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan tetap ada batas,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin (3/8).

Heru mengatakan Sekretariat Presiden (Setpres) akan terus melakukan pengetatan protokol kesehatan meskipun sebelumnya protokol kesehatan yang diterapkan di lingkungan Istana Kepresidenan juga sudah sangat ketat.

“Kami di Sekretariat Presiden tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan walaupun yang lalu sampai hari ini kami sudah melakukan secara ketat protokol kesehatan,” tambah Heru.

Menurut Heru, semua pihak yang ingin bertemu menghadap Presiden Jokowi wajib melakukan uji usap atau swab test sebagai salah satu protokol pencegahan penularan Covid-19.

Selanjutnya, meski sudah melakukan uji usap pada hari H pertemuan, mereka akan kembali diminta untuk melakukan rapid test.

“Walaupun sudah dilakukan swab, pada hari H kami akan lakukan rapid test,” ungkap Heru.

Setpres juga menjaga jarak antarkursi, serta antara kursi tamu dengan kursi Presiden sejauh sekitar 2-2,5 meter.

“Selain itu, tetap menggunakan masker, tetap cuci tangan, dan tetap masuk ke tabung disinfektan sehingga semuanya terjamin protokol kesehatan di Istana,” tambah Heru.

Heru menjelaskan bahwa ruangan-ruangan di lingkungan Istana juga secara rutin dibuka jendelanya sehingga sirkulasi udara lancar dan tetap segar.

“Mohon dimaklumi memang agak rumit tapi inilah kegiatan-kegiatan protokol kesehatan yang kami lakukan baik di Istana di Jakarta maupun di Bogor,” ungkap Heru.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Rasakan Kondisi Berdesakan di KRL
apahabar.com

Nasional

Bagasi Pesawat Berbayar, Pengusaha Stop Kirim Barang via Udara?
apahabar.com

Nasional

GNPF Jelaskan Kenapa tak Undang Prabowo di Ijtima Ulama IV
apahabar.com

Nasional

Bantu Amankan Jakarta, Polda Kaltim Kirim 1 SSK Brimob
apahabar.com

Nasional

Pendaftaran Online CPNS Resmi Dibuka Mulai Hari Ini, Berikut Tahapannya
apahabar.com

Nasional

Aprindo: Belum Semua Ritel Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Nasional

Aneh, Senpi Laras Panjang Penembak Polisi di Tala Bisa Diisi Bermacam Peluru
apahabar.com

Nasional

Jawa-Banten-DKI Padam Listrik 7 Jam, Ini Penjelasan Plt Dirut PLN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com