Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Cerita Paskibraka Banjarmasin, Waswas Saat Ambil Bendera dari Wali Kota

- Apahabar.com Senin, 17 Agustus 2020 - 11:55 WIB

Cerita Paskibraka Banjarmasin, Waswas Saat Ambil Bendera dari Wali Kota

Adam Zikrian Allu Gusti, bersama Alfeus Kia Maycho Nugroho, dan Muhammad Arsyad, didaulat menjadi pengibar sang saka merah putih dalam upacara perayaan HUT ke-75 RI di Pemkot Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Perasaan Adam Zikrian Allu Gusti (17) tetap campur aduk sekalipun sudah pernah menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Tak seperti biasanya, pagi tadi ia berangkat lebih awal dari kediamannya di Jalan Ahmad Yani menuju Balai Kota Banjarmasin, Senin (17/8).

Ia terpilih menjadi salah satu Paskibraka di HUT Ke-75 RI. Siswa Kelas XI SMAN 7 Banjarmasin ini satu di antara tiga orang lain yang memegang bendera merah putih.

Meski kali kedua menjadi Paskibraka, detik-detik pengibaran bendera kali ini agak berbeda karena pandemi Covid-19.

Namun begitu, Adam tetap tenang. Kepercayaan yang diberikan untuk ambil bagian dalam upacara perayaan hari kemerdekaan kali ini ia bayar tuntas.

“Yang pasti saya senang dan bisa menjadi anggota Paskibraka. Pastinya saya merasa bangga sekali,” ujar Adam ditemui apahabar.com.

Di satu sisi, Adam mengaku cukup waswas saat momen pengambilan sang saka merah putih dari tangan Ibnu Sina, yang didaulat menjadi inspektur upacara.

Tak cuma itu, ia juga sedikit gugup ketika mengibarkan bendera pusaka di hadapan banyak orang. Terutama tamu undangan yang notabene adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri.

Hiruk pikuk waktu latihan yang terlalu sedikit merupakan alasan kuat kegelisahannya timbul. Pandemi Covid-19 memaksakan durasi latihan hanya sebulan.

“Untung saat pelaksanaan sempat relaks sehingga kita tidak melakukan kesalahan,” ucapnya.

Meski durasi latihan pra-pengibaran terpangkas, dirinya dan dua rekannya memilih untuk memaksimalkan persiapan akhir sebelum pengibaran benar-benar dilakukan.

Dari pengecekan tali, bendera pusaka hingga pakaian yang digunakan. Hal itu wajib dilakukan semua anggota Paskibraka. Sesuai instruksi dari komandan serta pelatih.

“Alhamdulillah lega kita saat melihat bendera berkibar,” ucap anak bungsu dari tiga bersaudara ini.

Dengan begitu, rasa gelisah yang sebelumnya dirasakan Adam sekejap berubah menjadi bangga.

Terlebih, kedua orang tua dan saudara tertua Adam hadir untuk menyaksikan dari kursi tamu undangan.

“Pengalaman ini juga membanggakan orang tua karena umurnya sudah lumayan tua,” pungkasnya.

Sebagai pengibar bendera pusaka, Adam tidak sendiri. Dia didampingi dua rekannya yang berbeda sekolah.

Keduanya adalah Alfeus Kia Maycho Nugroho asal SMA Fraten Don Bosco, dan Muhammad Arsyad, SMKN 1 Banjarmasin.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Info Cuaca Kalsel: Siang Ini 5 Wilayah Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Sat Binmas Polresta Banjarmasin Tampung Curhat Warga
apahabar.com

Kalsel

Jadi Narasumber Talk Show TVRI Kalsel, Wakapolda Kalsel Bicara Soal Pengamanan Pilkada

Kalsel

VIDEO: Beginilah Sekarang Kondisi Sungai Pekapuran Raya Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Mentari Menyengat Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Revolusi Mental di Era Industri 4.0
apahabar.com

Kalsel

Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan
apahabar.com

Kalsel

TNI AL di Kotabaru Kenang Kembali Pertempuran Laut Paling Heroik di Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com