Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19 Hasil Liga Inggris, Kalah 3-1 dari Liverpool, Pelatih Arsenal Arteta Langsung Berburu Gelandang Kreatif PDAM Bandarmasih Stop Distribusi Air Bersih Malam Ini, Simak Wilayah Terdampak

Datu Ifat, Sesepuh Banua di Kotabaru Berpulang di Usia 136 Tahun

- Apahabar.com Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:52 WIB

Datu Ifat, Sesepuh Banua di Kotabaru Berpulang di Usia 136 Tahun

Datu Ifat bersama salah satu buyut Saijul Kurnain. Foto-Saijul for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Sesepuh banua di Sampanahan – Kotabaru Siti Fatrah, binti Jainal Abidin Radinata atau akrab disapa Datu Ifat menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (22/8) malam.

Terhimpun informasi, Datu Ifat berpulang di usia 136 tahun. Ia disebut tokoh banua, sekaligus wanita tertua di Kotabaru-Tanah Bumbu.

Minggu (23/8), jenazah Datu Ifat dimakamkan di halaman rumahnya sendiri. Tepatnya, di Desa Sampanahan Pasar, berdampingan dengan makam sang suami Datu Masgul yang meninggal sejak 27 tahun silam.

Sejak dikabarkan meninggal malam itu, para tokoh, ulama, hingga para habaib, dan masyarakat setempat membanjiri rumah duka, hingga prosesi pemakaman.

Baca juga :  Adu Kuat 2 Calon Petahana di Pilbup Kotabaru 2020, Simak Prediksinya

Saijul Kurnain, salah satu buyut Datu Ifat saat dikontak apahabar.com mengaku sangat kehilangan seorang datu, sekigus sesepuh di Bumi Saijaan.

“Kami, dan warga Sampanahan, dan Kotabaru sangat kehilangan. Sebab, beliau satu-satunya tokoh, dan sesepuh di banua ini. Semoga beliau husnul khatimah,” harapnya terharu.

Saijul bilang, Datu Ifat menikah dengan seorang pejuang bernama Datu Masgul pada tahun 1917 silam. Saat itu Datu Ifat berusia 33 tahun.

Datu Ifat merupakan istri ke-3 dari datu Datu Masgul.

Baca juga :  Adu Kuat 2 Calon Petahana di Pilbup Kotabaru 2020, Simak Prediksinya

“Meski tidak memperoleh keturunan menikah dengan datu kami, Datu Ifat merupakan istri yang sangat setia menemani, dan merawat hingga sang suami wafat,” ujar Saijul.

Menariknya, mengungkap ketokohan sang datu, Saijul menyebut banyak kelebihan yang dimiliki Datu Ifat semasa hidupnya. Datu Ifat memiliki pemahaman ilmu agama yang mumpuni, serta pengetahuan yang mendalam tentang sejarah perjuangan di Kotabaru dan Banua.

“Yang bikin kami sangat merasa kehilangan, di usia 136 tahun, beliau masih memiliki ingat yang cukup baik, pandangan, serta pendengaran yang sempurna,” tutupnya.

Editor: Syarif

Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Melonjak 300 Persen
apahabar.com

Kalsel

Pecinta Mobil Klasik Adakan Touring Kemerdekaan ke Malaysia dan Brunei Darussalam
apahabar.com

Kalsel

Dukung Pengembangan Alam, Bang Dhin Jamin Biaya BPJS Pengurus FMI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tenggelamnya KM Pieces, Satu Orang Korban Ditemukan Selamat!
apahabar.com

Kalsel

Disahkan DPRD, APBD Kalsel 2020 Rp6,9 Triliun
apahabar.com

Kalsel

Mereka yang Berpeluang ke DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Setelah Agendakan Kunker ke Luar Negeri, Tunjangan Rumah dan Transportasi Dewan Siap Keruk APBD
apahabar.com

Kalsel

MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota, Juara Umum Tahfiz dan Tilawah Diraih Peserta Asal Banjarmasin Selatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com