3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Denda Tak Pakai Masker di Banjarmasin, Simak Pengecualiannya

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 16:09 WIB

Denda Tak Pakai Masker di Banjarmasin, Simak Pengecualiannya

ILUSTRASI: Seorang anggota polisi menertibkan pengguna jalan yang tak mengenakan masker. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tanpa masker, jangan harap bisa berkeliaran bebas di Banjarmasin.

Pemkot Banjarmasin mulai memberlakukan sanksi tegas; denda administratif.

Sanksi mengacu Peraturan Wali (Perwali) Banjarmasin Nomor 60 Tahun 2020.

Isinya, tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan selama Pandemi Covid-19.

Sanksinya berjenjang. Dari membersihkan fasilitas umum hingga denda Rp100 ribu.

Lalu melakukan peneguran lisan dan tertulis di lapangan. Tentu ada pula pembinaan fisik. Seperti memulangkan atau membubarkan kerumunan.

Di bawahnya penyitaan terhadap Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam waktu tertentu.

Namun begitu, sederet sanksi di atas juga memiliki pengecualian kepada warga yang memiliki aktivitas khusus.

“Di dalam Perwali diatur di saat orang makan, berpidato, olahraga, dan sesi foto sesaat dikecualikan warga memakai masker,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi kepada apahabar.com, Senin (10/8).

Tak hanya itu. Pedoman protokol kesehatan juga mengatur batasan kerumunan massa di dalam ruangan.

Namun yang dibatasi bukanlah jumlah orang. Menyesuaikan kapasitas ruangan lagi. Maksimal warga tak boleh lebih dari 50 persen.

“Kalau misalnya bertemu di gedung besar dengan kapasitas 100 orang, jadi 50 persennya saja yang diperkenankan,” ucapnya.

Ditambahkan, regulasi pedoman ini bakal disosialisasikan sekitar 2-3 hari dulu.

Dinkes akan mengandalkan Camat, Lurah hingga Rukun Tetangga (RT) terkait sosialiasi.

“Tentu peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) didampingi kepolisian dan TNI juga mensosialisasikan pedoman tersebut,” jelasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Innalillahi, Wali Kota Banjarbaru Tutup Usia Usai Melawan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Minim Kontribusi hingga Tunggakan Gaji, Dewan Bakal Panggil PT BIM
apahabar.com

Kalsel

Rambu Larangan Parkir Depan Kantor Abdi Negara ‘Lumpuh’
apahabar.com

Kalsel

Tangis dan Haru Warnai Pelantikan 141 Bintara SPN Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

PMII Duduki Gedung Dewan, Ketua DPRD Banjar Sebut UU Omnibus Law Zalim kepada Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Kelenteng Soetji Nurani Siap Sambut Tahun Baru Imlek 2570
apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel 2020, Tiap TPS di Tabalong Disiapkan Baju Hazmat
apahabar.com

Kalsel

Pelajar di Batola Dilarang Berkendaraan ke Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com