Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Denda Tak Pakai Masker di Banjarmasin, Simak Pengecualiannya

- Apahabar.com     Senin, 10 Agustus 2020 - 16:09 WITA

Denda Tak Pakai Masker di Banjarmasin, Simak Pengecualiannya

ILUSTRASI: Seorang anggota polisi menertibkan pengguna jalan yang tak mengenakan masker. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tanpa masker, jangan harap bisa berkeliaran bebas di Banjarmasin.

Pemkot Banjarmasin mulai memberlakukan sanksi tegas; denda administratif.

Sanksi mengacu Peraturan Wali (Perwali) Banjarmasin Nomor 60 Tahun 2020.

Isinya, tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan selama Pandemi Covid-19.

Sanksinya berjenjang. Dari membersihkan fasilitas umum hingga denda Rp100 ribu.

Lalu melakukan peneguran lisan dan tertulis di lapangan. Tentu ada pula pembinaan fisik. Seperti memulangkan atau membubarkan kerumunan.

Di bawahnya penyitaan terhadap Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam waktu tertentu.

Namun begitu, sederet sanksi di atas juga memiliki pengecualian kepada warga yang memiliki aktivitas khusus.

“Di dalam Perwali diatur di saat orang makan, berpidato, olahraga, dan sesi foto sesaat dikecualikan warga memakai masker,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi kepada apahabar.com, Senin (10/8).

Tak hanya itu. Pedoman protokol kesehatan juga mengatur batasan kerumunan massa di dalam ruangan.

Namun yang dibatasi bukanlah jumlah orang. Menyesuaikan kapasitas ruangan lagi. Maksimal warga tak boleh lebih dari 50 persen.

“Kalau misalnya bertemu di gedung besar dengan kapasitas 100 orang, jadi 50 persennya saja yang diperkenankan,” ucapnya.

Ditambahkan, regulasi pedoman ini bakal disosialisasikan sekitar 2-3 hari dulu.

Dinkes akan mengandalkan Camat, Lurah hingga Rukun Tetangga (RT) terkait sosialiasi.

“Tentu peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) didampingi kepolisian dan TNI juga mensosialisasikan pedoman tersebut,” jelasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Fakta Baru Malam Minggu Berdarah di RK Ilir Banjarmasin Selatan; Tawa Berujung Petaka
apahabar.com

Kalsel

Warga Temukan Mayat Mengapung, Ciri-cirinya Mirip Nelayan Kotabaru yang Hilang

Borneo

Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar

Kalsel

Didampingi Relawan, Caleg Terindikasi Money Politics Penuhi Panggilan Bawaslu Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

KPU Gelar Pendataan DPTb di Lapas Banjarmasin

Kalsel

Temuan 20 Karung Sabu di Banjarmasin, Intip Kekecewaan Wali Kota
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Warga Terdampak Covid-19 di Banjarmasin Terima Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Skenario Pemprov Kalsel Tangani Kebakaran Lahan Gambut Secara Permanen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com