Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Pekerja Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin Pilar Ambruk, Jembatan HKSN Banjarmasin Jadi Tontonan Warga Pilu Bocah Difabel Yatim di Kotabaru, Sekolah Lagi Berkat Bantuan Polisi Dermawan Breaking News: Pengundian Nomor Urut Pilkada Tanbu, Cuncung-Alpiya Datang Paling Awal

Dikeluhkan Langka, Pertamina Langsung Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Banjarmasin

- Apahabar.com Selasa, 25 Agustus 2020 - 17:02 WIB

Dikeluhkan Langka, Pertamina Langsung Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Banjarmasin

Pertamina wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan operasi pasar elpiji 3 kilogram pada 26 titik di 20 kelurahan se Kota Banjarmasin. Foto-apahabar.com/M Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Pertamina wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan operasi pasar Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram pada 26 titik di 20 kelurahan se Kota Banjarmasin.

Kegiatan operasi pasar berlangsung di 26 pangkalan dengan menyediakan sejumlah 5.360 tabung.

Sales Area Manager Kalselteng, Drestanto mengatakan operasi pasar ini dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan elpiji 3 kg untuk masyarakat Banjarmasin.

Pelaksanaan operasi pasar akan berlangsung selama dua pekan ke depan.

“Operasi pasar kali ini dilaksanakan di 26 titik pangkalan dengan menggunakan kartu kendali yang telah dibagikan Pemerintah Kota Banjarmasin. Selain itu, operasi pasar ini dilaksanakan untuk memastikan pemerataan elpiji di masyarakat dan harga dapat terkontrol sesuai dengan HET. Pelaksanaan OP ini rencana akan berlangsung hingga dua minggu ke depan melihat kondisi di lapangan.” ucap Drestanto, Selasa (25/8) siang.

Pertamina sendiri memastikan distribusi elpiji di Banjarmasin berlangsung lancar.

Rata-rata konsumsi harian elpiji 3 kg di Banjarmasin, yakni 19.871 tabung per hari.

Baca juga :  Rekonstruksi Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST, Keluarga Latifah Kecewa

“Elpiji 3 kg di Banjarmasin disalurkan melalui 542 pangkalan yang telah tersebar di masing-masing kelurahan,” cetusnya.

Drestanto mengimbau masyarakat untuk segera beralih dari produk subsidi ke nonsubsidi agar penggunaan LPG 3 kg dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Adapun produk LPG nonsubsidi Pertamina, yaitu Bright Gas dengan varian 220 gram, 5.5 kg, 12 kg.

Produk ini memiliki keunggulan lebih aman dengan teknologi Double Spindle Valve System (DSVS).

Kemudian, lebih nyaman dengan varian 5.5 kg yang mudah dibawa dan harga terjangkau.

Masyarakat pun tidak perlu kerepotan untuk memesan bright gas baik perdana dan refill.

“Saat ini, Pertamina memiliki fasilitas delivery service untuk LPG Bright Gas. Hubungi call center 135, bright gas akan hadir di tempat Anda dan dapat dibantu pemasangannya juga,” tambahnya.

Dalam pengawasan, Pertamina bekerja sama dengan pemerintah.

Dalam hal ini Diskumdag dan stakeholder lainnya.

Baca juga :  VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Pekerja Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin

Menurutnya, Gubernur Kalsel sejak 2017 telah membuat edaran mengenai penegasan penggunaan LPG.

Sesuai surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan No. 510/01594/SARPRASKODA tentang Penggunaan LPG Tabung Ukuran 3 Kg.

Di sana disebutkan, beberapa pihak yang tidak berhak menggunakan.

Di antaranya PNS Provinsi Kalsel, para pelaku usaha selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari 50 juta rupiah tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari 300 juta rupiah.

Dan lagi, seluruh masyarakat di Kalsel yang mempunyai penghasilan lebih dari 1,5 juta rupiah per bulan serta tidak memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat.

“Dalam upaya pengawasan dan optimasi pelayanan, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam melaporkan keluhan atau menemukan adanya hal yang dapat menghambat penyaluran LPG dengan menghubungi call center 135 atau email ke pcc@pertamina.com,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Suntikan Dana oleh PBoC
apahabar.com

Ekbis

Tol Layang Japek II Dapat Percepat Waktu Tempuh
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Berpotensi Tertekan Hari Ini, Dipicu Tinggi Kasus Covid-19

Ekbis

Jelang Maulid, Pertamina Prediksi Kebutuhan LPG 3 Kg Bakal Naik
apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Harga Pangan, Simak Analisis Bank Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Bursa Global Turun, IHSG Awal Pekan Diperkiran Ikut Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Ini Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Emas
apahabar.com

Ekbis

Faktor Alam dan Tingginya Operasional Rumah Sakit Menjadi Pemicu Inflasi di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com