Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel

Dilema Paslon Pilkada Jalani Swab, Legislator Kalsel Sebut PKPU Multitafsir

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:40 WIB

Dilema Paslon Pilkada Jalani Swab, Legislator Kalsel Sebut PKPU Multitafsir

Ilustrasi Pilkada 2020. Foto-Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 tahun 2020 mengakomodasi tes usap atau swab test Covid-19 untuk pasangan calon (paslon) yang ikut Pilkada Serentak 2020.

Peraturan itu dianggap masih belum sempurna. Sebab dalam aturan masih belum ada tindaklanjut jika ada calon yang terkonfirmasi positif.

Hal terungkap dalam rapat KPU dengan Komisi I DPRD kalsel terkait persiapan Pilkada per September 2020 nanti.

apahabar.com

Anggota Komisi I DPRD Kalsel, H Hasanuddin Murad. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

“PKPU-nya masih mengandung multitafsir. Kalau itu multitafsir bisa jadi masalah,” ujar anggota Komisi I DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad, Rabu (26/8).

Mantan Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) itu mengatakan dalam aturan itu masih tak jelas apa yang mesti dilakukan jika ada calon kepala daerah yang mengidap Covid-19.

Sebab, jika berkaca dengan standar Covid-19, yang bersangkutan mesti dikarantina selama 14 hari, kemudian kembali menjalani tes usap atau swab. Namun apabila hasilnya positif, akan kembali menjalani karantina lagi, begitu seterusnya.

Itu mesti menjadi dilema tersendiri bagi para calon. Sebab, tahapan Pilkada terus berjalan.

Ditemui terpisah, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengakui belum ada regulasi yang mengatur jika calon kepala daerah tertular Covid-19. Dia mengatakan, akan segera melaporkan usulan dari DPRD kalsel terkait usulan tersebu.

“Belum ada aturannya, akan kami sampaikan pesan dari DPRD Provinsi ke KPU RI,” kata Sarmuji.

Sarmuji menjelaskan, untuk saat ini pasangan calon yang mendaftar terlebih dahulu dites usap, jika hasilnya negatif Covid-19, baru lah menjalani rangkaian tes kesehatan.

Editor: Syarif

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Pagi Ini: Satu Positif Covid-19 di Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Penghitungan Suara Terbaru di Kalsel, 27 April: 01 (36,41%), 02 (63,86%)
aapahabar.com

Kalsel

Libur Tahun Baru, Basarnas Banjarmasin Waspadai Kawasan Pesisir
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: PDP Bertambah Dua Orang
apahabar.com

Kalsel

Rumah Wityo Kini Layak Huni, Tugas Satgas TMMD ke-109 Kodim 1022 Tanah Bumbu Rampung
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Buruk, Ratusan Pelajar Peserta JMTs Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Fire & Rescue Indocement Kembali Terima Penghargaan Potensi Sar Basarnas Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Belasan Pegawainya Terpapar Covid-19, KPP Pratama Tanjung Tutup 3 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com