Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi

Dimasukkan Golongan Shiddiqin Bagi yang Mampu Menahan Syahwatnya

- Apahabar.com Sabtu, 8 Agustus 2020 - 05:45 WIB

Dimasukkan Golongan Shiddiqin Bagi yang Mampu Menahan Syahwatnya

ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA— Orang yang mampu menguasai syahwatnya dimasukkan ke dalam golongan shiddiqin atau orang yang menerima kebenaran.

“Ketahuilah bahwa termasuk bentuk keterpeliharaan adalah mampu melawan syahwat kemaluan meskipun mampu melakukannya. itulah yang afdal untuk dilakukan sekaligus derajat golongan shidiqqin,” kata Imam Al Ghazali dalam Ikhtisar Ihya Ulumiddin.

Rasulullah SAW bersabda. “Barang siapa merindukan seseorang lalu menjaga kesucian diri dan menyimpannya, kemudian mati maka ia mati dalam keadaan syahid.”

Nabi SAW juga bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya…”

Imam Ghazali mengatakan, satu dari tujuh golongan yang disebutkan Nabi SAW adalah seorang lelaki yang dibujuk perempuan terpandang dan cantik tapi dia berkata, “Sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam.”

Dikisahkan bahwa Sulaiman bin Yasar adalah lelaki yang sangat tampan. Seorang perempuan mendatangi dan mengajaknya bercinta. Akan tetapi, Sulaiman menolak lalu kabur dari rumahnya dan membiarkan perempuan itu di sana.

Sulaiman berkata, “Kemudian aku bermimpi bertemu Nabi Yusuf AS. Seakan-akan aku sedang berbicara dengannya. “Apakah engkau Yusuf?”

Nabi Yusuf menjawab, “Benar aku adalah Yusuf orang yang diajak Zulaikah untuk berzina, Aku ingin melakukannya. Sedangkan kamu adalah Sulaiman, orang yang tidak mempunyai keinginan ketika orang wanita mengajakmu berzina.”

Imam Ghazali mengatakan, terkait dialog Yusuf dan Sualaiman dalam mimpi hanya Allah Mahatahu yang benar. Dan hanya kepada Allah tempat kembali.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 6 Mei, Lebaran 5 Juni 2019
apahabar.com

Habar

Imam Masjid di Uganda Nikahi Laki-laki, Kok Bisa?
apahabar.com

Hikmah

Ini Alasan Kenapa Sayidina Umar bin Khattab Bisa Tidur Nyenyak di Atas Kerikil
apahabar.com

Habar

Jelang Idul Adha, Belasan Desa di Perbatasan Kotabaru Mendapat Sumbangan Hewan Kurban
Covid-19 Jelang Ramadhan, Begini Imbauan Prof Didin

Hikmah

Covid-19 Jelang Ramadhan, Begini Imbauan Prof Didin
apahabar.com

Habar

Sukses Gelar Umrah Tahap II, Arab Saudi Persiapkan untuk Jemaah Asing
apahabar.com

Hikmah

Imam Ibnu Hajar Diprotes Non Muslim Karena Kekayaannya
apahabar.com

Religi

Istana Topkapi Simpan Peninggalan Rasulullah SAW, apa saja?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com