Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Disalip Rekan Separtai, Simak Respons Petahana Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:11 WIB

Disalip Rekan Separtai, Simak Respons Petahana Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina angkat bicara terkait beredarnya konten berbau SARA yang mengaitkan dirinya. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Konstelasi politik di Banjarmasin kembali menghangat.

Secara mengejutkan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) merestui bakal pasangan calon Ananda-Mushaffa Zakir di Pilwali Banjarmasin.

Partai pemenang Pileg 2019 di Banjarmasin itu santer dikabarkan akan mengusung Abdul Haris Makkie-Yuni Abdi Nur Sulaiman.

Ananda berlatar Golkar, sedangkan Mushaffa sendiri kader PKS Banjarmasin.

Keduanya sama-sama wakil rakyat di DPRD Banjarmasin. Pagi tadi, surat keputusan bernomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/253/VIII/2020 itu tentang Persetujuan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin keluar. Menyertakan nama keduanya.

Sebelumnya, nama Mushaffa sudah tak asing di bursa pencalonan PKS. Namanya bahkan bersanding dengan calon petahana Ibnu Sina.

Lantas, bagaimana respons Ibnu Sina atas dukungan yang diberikan PAN ke rekan separtainya itu?

Dimintai tanggapan, Ibnu Sina tampak tak ambil pusing.

“Sampai sekarang PKS belum ada keputusan,” kata Ibnu Sina.

Ibnu sendiri berencana menggandeng Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Arifin Noor.

Mereka sudah yakin maju setelah mengantongi dukungan dari dua partai sekaligus, yaitu Partai Demokrat dan PKB.

“Biru dan hijaukan sudah pasti, sudah kita terima SK-nya,” ujarnya.

Di DPRD Banjarmasin, Partai Demokrat memiliki 5 kursi. Sedangkan PKB juga 5 kursi.

Tanpa PKS sekalipun jumlah itu cukup untuk menandingi PAN mengusung satu pasangan di Pilwali Banjarmasin.

Menariknya, Ibnu Sina memilih setia menunggu keputusan PKS, partai yang mengusungnya bersama Hermansyah di Pilwali 2015 silam.

“Pendaftaran masih sebulan lagi, masih memungkinkan, bahkan ada partai yang melakukan pembicaraan. Jika ada partai yang mau bergabung mendukung kami maka kami dengan tangan terbuka,” sebutnya.

Selain PKS, Ibnu Sina mengaku sampai kini masih menunggu Gerindra, PPP, PBR, hingga Nasdem yang belum menentukan sikap.

“Kita tunggu saja prosesnya. Di Gerindra belum memutuskan, tetapi yang belum ada keputusan ini seperti Gerindra dan PKS bisa membuat poros baru mengusung calon, namun Kami berharap jika masih bisa bergabung,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Resmi, PDIP Usung Petahana di Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Politik

Cagub Kalteng Riban Satia Interview di DPP PDIP
apahabar.com

Politik

Kampanye Melanggar Prokes Covid-19 di Pilkada Banjar 2020, Siap-siap Dibubarkan
apahabar.com

Politik

13 Daerah Diklaim Sepakat Tunjuk Paman Birin Pimpin Golkar Kalsel Lagi
apahabar.com

Politik

SK PAN untuk Martinus-Jaya, Emi: Matahari Tak Pernah Ingkar
apahabar.com

Politik

Koalisi Banteng-Garuda Kian Mesra di Pilbup Tanah Bumbu 2020

Politik

Tak Pamer Kemewahan Saat Kampanye, Calon Bupati Tanbu Syafruddin H Maming Bonceng Istri Naik Motor
apahabar.com

Politik

Dari Facebook hingga Instagram, 33 Akun Medsos Empat Paslon Pilwali Banjarmasin Terdaftar di KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com