Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup! Ingat! Pengendara Mobil Jangan Setop di Zona RHK Traffic Light Banjarmasin Dijadikan Bukti Denny Indrayana, Begini Penampakan Surat Pernyataan Komisioner KPU Banjar Ingat! Warga Banjarmasin Tolak Vaksin Covid-19 Dapat Denda dan Diputus BPJS Flash Sale UMKM Binaan Adaro, Ratusan Produk Ludes dalam Sekejap

Disdik Kalsel Kembangkan Metode Belajar Jarak Jauh

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 20:30 WIB

Disdik Kalsel Kembangkan Metode Belajar Jarak Jauh

Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Mengantisipasi kendala pada masa pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan menyerahkan kebijakan pemilihan metode pembelajaran kepada masing-masing sekolah.

Dalam hal ini yaitu sistem dalam jaringan (daring) atau luar jaringan (luring).

“Sistem pembelajaran yang direposisi dari sekolah ke rumah, kita sadari memang ada di antaranya tidak bisa diakses melalui jaringan internet, ” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Senin (10/8).

Dipaparkannya, Kalsel memiliki 4 karakteristik yaitu daerah rawa, dataran, pegunungan dan Kepulauan, sehingga dia tak menampik ada beberapa wilayah yang sulit terjangkau oleh jaringan internet.

“Sehingga untuk melengkapi sistem daring (online), maka digunakan juga sistem luring. Kemudian dikembangkan lagi dengan pembelajaran modul dan guru kunjung,” sebutnya.

Untuk peserta didik yang tidak dapat mengakses pembelajaran sistem daring, peran guru dilibatkan untuk hadir langsung dalam penyampaian materi atau modul pelajaran. Dia menyebutkan seperti yang dilakukan SMKN 1 Loksado.

“Akan tetapi tidak mutlak penuh lewat modul atau guru kunjung, sebagian juga ada yang lewat daring,” lanjutnya.

Dia memastikan Disdik Kalsel belum menerima laporan peserta didik yang putus sekolah akibat terdampak pandemi. Pembelajaran jarak jauh masih dapat diatasi hingga kini dengan melibatkan peran guru dan pengawas sekolah.

“Melalui koordinator pengawas sekolah, kita tekankan di awal apabila ada masalah untuk segera dilaporkan kepada kami. Sementara ini berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Terkait keterbatasan perangkat belajar secara daring, hal itu telah diatasi melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada sekolah untuk pengadaan gawai untuk siswa.

“Sekolah melalui dana DAK afirmasi dan kinerja untuk pengadaan gawai itu, jadi yang tidak punya bisa dipinjamkan untuk siswa. Sementara untuk internet melalui dana BOS, “tutupnya.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Kalsel

Pemprov Kalsel Rancang Aplikasi Smart Banjir
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sampai Akhir 2020, Jembatan Jejangkit-Sungai Tabuk Tak Kunjung Diperbaiki
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Tuntas Gelar HPN di Kalsel, Paman Birin Bagai Dapat Durian Runtuh
apahabar.com

Habar

Gratis! Paman Birin Bakal Bagikan Seribu Tumbler di Haul Sekumpul ke 15
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Asrama Haji Banjarmasin Siap Tampung Pasien Covid-19
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya
apahabar.com

Pemprov Kalsel

51.455 Keluarga di Kalsel Bakal Kecipratan Bantuan Pangan Kemensos
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Resmi Dimulai, Hari Pertama SKB CPNS Kalsel Terpantau Lancar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com