Brakkk! Detik-Detik Rumah Ambruk di Manarap Banjar Kontroversi Upin Ipin Sudah Meninggal, Les’ Copaque Beri Penjelasan Penggerebekan Maut Kakek Teluk Tiram: Sarijan Rupanya Target Tersohor Kepolisian Maraton, Proses RUU jadi UU IKN Digelar Hari Ini Tok! Pemerintah-Pansus Sepakat RUU IKN Lanjut ke Paripurna DPR

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

- Apahabar.com     Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:36 WITA

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sejak tahun ajaran baru 2020/2021 para guru di Tabalong selain melakukan pembelajaran dalam jaringan (Daring) juga mengoptimalkan pembelajaran secara luar jaringan (Luring).

Hal itu mengharuskan para guru juga turun ke sekolah. Namun, dengan adanya surat edaran Bupati Tabalong yang baru terkait kekhawatiran adanya kluster perkantoran maka guru-guru juga harus dibatasi di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor mengatakan meski guru tidak diatur dalam surat edaran itu, mereka hendaknya tetap mengikutinya.

Pihaknya sudah membuat draf aturan terkait jam kerja guru. Untuk guru kelas 1 dan 2 serta kelas 3 dan 4 masuk pagi dengan jam berbeda. Kemudian, untuk kelas 5 dan 6 masuk siang.

“Ini sudah dikondisikan dengan semua sekolah, konsep suratnya sudah dibagikan ke sekolah-sekolah,” jelas Mahdi.

Ini dibutuhkan kesadaran bersama, sambungnya bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah tetapi juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat.

Orang tua selama masa pandemi ini diminta bersabar, ikuti apa yang menjadi arahan pihaknya, pembelajaran terpaksa harus didampingi, seandainya kondisi normal baru masuk kembali.

“Kami juga berharap kepada masyarakat, andai ada kelebihan rezeki atau yang punya wifi di rumah bisa berbagi untuk siswa sekitar yang mengikuti pembelajaran daring,” ucapnya.

Selain itu, tolong orang tua melakukan pengawasan anak dalam mengikuti pembelajaran daring, umumnya mereka menggunakan WhatsApp biaya tidak mahal. Beda dengan aplikasi Zoom, jadi pihaknya dapat informasi Rp20 ribu cukup sebulan, kecuali kalau main game dan lainnya satu jam bisa Rp50 ribu.

Di sinilah bijaksananya pihaknya, bagaimana proses pembelajaran tetap berjalan walaupun di pundak guru-guru itu ingin mencapai kurikulum.

“Alhamdulillah juga Kemendikbud mempunyai kebijakan untuk mereview kurikulum. Mudahan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: AHC26 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Santri Nurul Mustafa

Tabalong

Serbuan Vaksinasi Covid-19 BIN, Ratusan Santri Nurul Mustafa Tabalong Disuntik Dosis Kedua
Kapolres Tabalong

Tabalong

Berkinerja Baik, 10 Polisi Diganjar Reward dari Kapolres Tabalong
Tabalong

Tabalong

Sanggar Langit Tabalong Menari Si Pujung di depan Menpan RB
apahabar.com

Tabalong

Lelang Barang Sitaan, Kejari Tabalong Sumbang Ratusan Juta ke Negara
apahabar.com

Tabalong

91 Narapidana di Rutan Tanjung Dapat Remisi HUT RI ke-75
Banjir di Tabalong

Tabalong

Banjir di Tabalong, Pemangku Kebijakan di Tanta Berikan Bantuan Mi Instan

Tabalong

Jalan Pamarangan Kanan Tabalong Longsor, Warga Cari Jalan Alternatif
Jadwal Pengangkutan Sampah

Tabalong

Bupati Tabalong Keluarkan Surat Edaran Perubahan Jadwal Pengangkutan Sampah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com