Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:36 WIB

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sejak tahun ajaran baru 2020/2021 para guru di Tabalong selain melakukan pembelajaran dalam jaringan (Daring) juga mengoptimalkan pembelajaran secara luar jaringan (Luring).

Hal itu mengharuskan para guru juga turun ke sekolah. Namun, dengan adanya surat edaran Bupati Tabalong yang baru terkait kekhawatiran adanya kluster perkantoran maka guru-guru juga harus dibatasi di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor mengatakan meski guru tidak diatur dalam surat edaran itu, mereka hendaknya tetap mengikutinya.

Pihaknya sudah membuat draf aturan terkait jam kerja guru. Untuk guru kelas 1 dan 2 serta kelas 3 dan 4 masuk pagi dengan jam berbeda. Kemudian, untuk kelas 5 dan 6 masuk siang.

“Ini sudah dikondisikan dengan semua sekolah, konsep suratnya sudah dibagikan ke sekolah-sekolah,” jelas Mahdi.

Ini dibutuhkan kesadaran bersama, sambungnya bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah tetapi juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat.

Orang tua selama masa pandemi ini diminta bersabar, ikuti apa yang menjadi arahan pihaknya, pembelajaran terpaksa harus didampingi, seandainya kondisi normal baru masuk kembali.

“Kami juga berharap kepada masyarakat, andai ada kelebihan rezeki atau yang punya wifi di rumah bisa berbagi untuk siswa sekitar yang mengikuti pembelajaran daring,” ucapnya.

Selain itu, tolong orang tua melakukan pengawasan anak dalam mengikuti pembelajaran daring, umumnya mereka menggunakan WhatsApp biaya tidak mahal. Beda dengan aplikasi Zoom, jadi pihaknya dapat informasi Rp20 ribu cukup sebulan, kecuali kalau main game dan lainnya satu jam bisa Rp50 ribu.

Di sinilah bijaksananya pihaknya, bagaimana proses pembelajaran tetap berjalan walaupun di pundak guru-guru itu ingin mencapai kurikulum.

“Alhamdulillah juga Kemendikbud mempunyai kebijakan untuk mereview kurikulum. Mudahan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: AHC26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Jelang Diberlakukannya Perbup Tabalong, Polsek Upau Sidak ke Pasar Tradisional
apahabar.com

Tabalong

Cegah Penyebaran Covid-19, DC dan Aka Pub di Tabalong Dilarang Beroperasi
apahabar.com

Tabalong

Dimediasi Pemerintah, PT. RTP dan Karyawannya Belum Temui Kata Sepakat Soal Pesangon
apahabar.com

Tabalong

Hingga Oktober 2020, 141 Titik Hotspot Terdeteksi di Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Tak Ada Kelangkaan, Pasokan Gas Melon di Tabalong Aman
apahabar.com

Tabalong

PMI Tabalong Sebar Ribuan PHBS Kit
apahabar.com

Tabalong

Tiga Pilar Kecamatan Tanjung Sosialisasikan Perbup No 26 Tahun 2020
apahabar.com

Tabalong

Meski di Tengah Pandemi, PT PAMA Tingkatkan Jumlah Hewan Kurban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com