Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:36 WIB

Disdik Tabalong Atur Jam Masuk Guru ke Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sejak tahun ajaran baru 2020/2021 para guru di Tabalong selain melakukan pembelajaran dalam jaringan (Daring) juga mengoptimalkan pembelajaran secara luar jaringan (Luring).

Hal itu mengharuskan para guru juga turun ke sekolah. Namun, dengan adanya surat edaran Bupati Tabalong yang baru terkait kekhawatiran adanya kluster perkantoran maka guru-guru juga harus dibatasi di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, H Mahdi Noor mengatakan meski guru tidak diatur dalam surat edaran itu, mereka hendaknya tetap mengikutinya.

Pihaknya sudah membuat draf aturan terkait jam kerja guru. Untuk guru kelas 1 dan 2 serta kelas 3 dan 4 masuk pagi dengan jam berbeda. Kemudian, untuk kelas 5 dan 6 masuk siang.

“Ini sudah dikondisikan dengan semua sekolah, konsep suratnya sudah dibagikan ke sekolah-sekolah,” jelas Mahdi.

Ini dibutuhkan kesadaran bersama, sambungnya bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah tetapi juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat.

Orang tua selama masa pandemi ini diminta bersabar, ikuti apa yang menjadi arahan pihaknya, pembelajaran terpaksa harus didampingi, seandainya kondisi normal baru masuk kembali.

“Kami juga berharap kepada masyarakat, andai ada kelebihan rezeki atau yang punya wifi di rumah bisa berbagi untuk siswa sekitar yang mengikuti pembelajaran daring,” ucapnya.

Selain itu, tolong orang tua melakukan pengawasan anak dalam mengikuti pembelajaran daring, umumnya mereka menggunakan WhatsApp biaya tidak mahal. Beda dengan aplikasi Zoom, jadi pihaknya dapat informasi Rp20 ribu cukup sebulan, kecuali kalau main game dan lainnya satu jam bisa Rp50 ribu.

Di sinilah bijaksananya pihaknya, bagaimana proses pembelajaran tetap berjalan walaupun di pundak guru-guru itu ingin mencapai kurikulum.

“Alhamdulillah juga Kemendikbud mempunyai kebijakan untuk mereview kurikulum. Mudahan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: AHC26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Protokol

Tabalong

Nekat Tak Pakai Masker, 6 Warga Tabalong Terjaring Operasi Yustisi
apahabar.com

Tabalong

Jelang Diberlakukannya Perbup Tabalong, Polsek Upau Sidak ke Pasar Tradisional
Keamanan

Kalsel

Garansi Keamanan Warga Beribadah, Petugas Gabungan Jaga Gereja di Tabalong
apahabar.com

Tabalong

BPBD dan Dinsos Tabalong Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Banjir di Tabalong

Tabalong

Banjir di Tabalong, Pemangku Kebijakan di Tanta Berikan Bantuan Mi Instan
apahabar.com

Tabalong

Selesaikan SKK, Kejari Tabalong Dapat Apresiasi dari BPJS
apahabar.com

Tabalong

PDAM Tabalong Berlakukan Tarif Baru, Golongan Pelanggan A1 dan A2 Dapat Subsidi
SMPN 1 Tanjung

Tabalong

Tak Direstui Tatap Muka, 13 Siswa SMPN 1 Tanjung Tabalong Tetap Belajar Daring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com