Habib Banua Sedih Jokowi Legalkan Produksi Miras, Sentil Para Pembisik Presiden Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan POPULER KALSEL SEPEKAN: Panasnya Sidang MK, Penangkapan Pedofil Tapin, hingga Kisruh Elpiji Langka

Diterpa Isu Joki, Camat di Banjarmasin Terancam Sanksi

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 17:01 WIB

Diterpa Isu Joki, Camat di Banjarmasin Terancam Sanksi

Dugaan joki saat lelang jabatan di Pemkot Banjarmasin tengah diselidiki Inspektorat. Foto ilustrasi-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dugaan penggunaan joki saat lelang jabatan di Pemkot Banjarmasin memasuki babak baru.

Sebelumnya, isu itu mengarah ke Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin Noor.

Terbaru, tim dari Inspektorat Banjarmasin dipastikan segera turun tangan.

“Klarifikasi akan kita lakukan selama 14 hari ke depan. Pengakuannya di pemberitaan media akan kita jadikan bahan klarifikasi,” ujar Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin Mukhyar kepada apahabar.com, Selasa (11/8).

Dari pengakuan Apiluddin ia melakukan itu karena gagap teknologi alias gaptek.

Pasalnya, proses self assessment psikologi dalam lelang terbuka dilakukan secara daring, baru tadi.

Setelah proses klarifikasi selesai, Inspektorat akan menyerahkan ke Majelis Pertimbangan Penjatuhan Disiplin Pegawai untuk menentukan langkah selanjutnya.

Apabila terbukti melanggar, maka yang bersangkutan akan dikenakan hukuman sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010.

“Hukuman itu bisa berupa hukuman ringan, sedang sampai hukuman berat,” pungkas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin ini.

Meski begitu, Mukhyar menjelaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam ranah lelang jabatan.

Lolosnya Apiludin dalam kompetisi untuk mengisi kursi kepala dinas menjadi kewenangan tersendiri tim Panitia Seleksi (Pansel). Inspektorat bahkan tidak masuk dalam Pansel.

“Kita hanya dari segi displin PNS saja. Apakah itu benar dilakukan, dan kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan polemik isu joki ini menjadi bahan evaluasi Pemkot.

Kemudian melalui BKD disampaikan keadaan tersebut sepenuhnya tanggung jawab tim Pansel.

“Apakah nanti tes menggunakan online bermasalahan dan bisa secara offline,” ungkapnya.

Diketahui, Apiluddin mendaftar sebagai Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kios di Terminal Sentra Antasari Ilegal, Dewan: Segera Bongkar!!!  
apahabar.com

Kalsel

30 Perusahaan Dipanggil Dinas Lingkungan Hidup Batola
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Sebuku, Acil Odah: Bantuan Mulai Tercukupi
apahabar.com

Kalsel

2 PJU dan 1 Kapolres di Kalsel Bergeser, Kapolda: Jabatan Ladang Ibadah
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Lebat
Beliung

Kalsel

Tak Hanya TPS, Puting Beliung Juga Rusak Rumah Warga di Tala
apahabar.com

Kalsel

Korban Penculikan Siswi Kelas II SMP di Banjarbaru Trauma
apahabar.com

Kalsel

Apresiasi Kegiatan KNPI, Bang Dhin: Ruang Menyampaikan Aspirasi Masih Kurang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com