Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung

Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Terkait Surat Jalan Palsu

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 00:04 WIB

Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Terkait Surat Jalan Palsu

Buronan Koruptor Djoko Tjandra saat serah terima tahanan dari Bareskrim ke Kejaksaan Agung di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/7). Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri memeriksa tersangka Djoko Tjandra, terkait kasus surat jalan palsu.

Djoko Tjandra menjalani pemeriksaan selama empat jam 45 menit dan jumlah 59 pertanyaan.

“Yang bersangkutan dicecar oleh penyidik dengan 59 pertanyaan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (19/8).

Dalam pemeriksaan tersebut, Djoko dimintai keterangan dalam statusnya sebagai tersangka. Materi pemeriksaan seputar upaya Djoko yang bisa leluasa keluar dan masuk Indonesia selama ini.

“Keberadaannya di mana selama di Indonesia,” kata Awi.

Kemudian penyidik juga menggali informasi mengenai surat jalan yang dikeluarkan Brigjen Pol Prasetijo Utomo untuk Djoko serta penggunaan surat keterangan sehat bebas COVID-19.

Sementara terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan “red notice” Djoko Tjandra, materi pemeriksaan seputar penggunaan pesawat jet pribadi saat Djoko masuk dan keluar dari Indonesia.

“Menyewa jet pribadi di mana. Itu didalami,” kata Awi.

Selain memeriksa Djoko, penyidik juga memeriksa SA sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan “red notice” Djoko Tjandra. SA adalah Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara.

SA dimintai keterangan seputar penerbitan paspor Djoko Tjandra serta kronologi surat menyurat Divhubinter Polri kepada Dirjen Imigrasi yang berujung pada pencabutan “red notice” Djoko dan dihapusnya pencekalan terhadap Djoko.

“Apa betul Djoko Tjandra pernah mengajukan pembuatan paspor? Bagaimana ‘red notice’ sampai dicabut oleh Divhubinter yang mengakibatkan pencekalan terhadap Djoko dicabut sehingga yang bersangkutan leluasa keluar masuk (Indonesia),” katanya.

Dari pemeriksaan terhadap SA, diketahui bahwa ada dua kali surat dari Divhubinter Polri kepada Ditjen Imigrasi.

Sementara itu pada hari yang sama, Divisi Hukum Polri mengadakan rapat untuk mempersiapkan strategi menghadapi upaya praperadilan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking.

Dalam kasus gratifikasi pengurusan pencabutan “red notice”, Polri telah menetapkan empat tersangka yakni Djoko Tjandra, Tommy Sumardi, Irjen Pol Napoleon Bonaparte, dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

Djoko Tjandra dan Tommy diduga berperan sebagai pemberi suap, sedangkan Prasetijo dan Napoleon diduga berperan sebagai penerima suap.

Untuk kasus surat jalan palsu, sejauh ini penyidik Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Anita Kolopaking adalah kuasa hukum Djoko Tjandra.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Densus Ringkus Dokter di Bekasi
apahabar.com

Nasional

Badko HMI Kalselteng Kecam Paham Radikal Berupaya Gagalkan Pelantikan Presiden
apahabar.com

Nasional

Longsor Lagi, 5 Pendulang Intan di Pumpung Tertimbun
apahabar.com

Nasional

Soal ‘Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!’ Tidak Benar
apahabar.com

Nasional

Jokowi Bantah Menteri Sofyan, Kaltim Belum Pasti Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Duh, Saudi Tutup Pintu Umrah Sepanjang Tahun Ini
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Penerapan PSBB Ketat dan Efektif
apahabar.com

Nasional

380 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pascabentrok Senayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com