Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Dokter Aris Berpulang, Ketua IDI Kalsel Kenang Pengalaman Bersama Almarhum

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 09:43 WIB

Dokter Aris Berpulang, Ketua IDI Kalsel Kenang Pengalaman Bersama Almarhum

Ketua IDI Kalsel, dr. M Rudiansyah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Selatan kembali berduka. Kepergian dr. Aris Sugiharjo, tadi malam, meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan sejawatnya.

” IDI Kalsel turut berduka cita yang amat mendalam atas wafatnya dr. Aris. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SW. Dilapangkan kuburnya, dimasukkan ke dalam golongan orang yang mati syahid dan diberikan tempat terbaik di surga-Nya,” ucap Ketua IDI Kalsel, dr. M Rudiansyah kepada apahabar.com, Minggu (30/8) malam.

Dokter Aris adalah salah satu dokter spesialis penyakit dalam di RSUD H Damanhuri Barabai. Setelah sempat dirawat secara intensif karena menderita Pnemonia dan radang paru, ia meninggal di usia 53 tahun. Almarhum diketahui juga tengah berjuang melawan Covid-19.

Di mata Rudi, dokter Aris dianggap sebagai sosok seorang kakak. Mereka berdua pernah menempuh pendidikan di almamater yang sama.

“Dia adalah kakak kelas saya selama dua tahun saat S1. Lalu, tiga tahun kemudian di bagian penyakit dalam,” beber dia

Dalam kenangan Rudi, keduanya akrab tak hanya perihal pekerjaan. Pada 2013 lalu, keduanya pernah menjalani ibadah umrah bersama.

“Waktu saya punya travel umrah dulu, almarhum dan keluarganya sama-sama ikut saya pergi umrah,” kenangnya.

Saat mengetahui almarhum jatuh sakit, Rudi juga sempat bertukar pesan untuk memastikan kondisi dokter Aris. Dalam layar tangkap pesan yang dibagikannya kepada apahabar.com, dokter Aris mengaku mengalami sesak napas ketika dirujuk pertama kalinya.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diguyur Hujan, Waspada Angin Kencang dan Petir
apahabar.com

Kalsel

Heboh Dugaan Pencurian di Jalan Tembus Mantuil, Pelaku Kocar-Kacir ke Sawah
apahabar.com

Kalsel

Demo Tolak Omnibus Law Jilid II di Banjarmasin, Ribuan Personel Diterjunkan
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Tahun Ini Kalsel Serap 12 Ribu PNS Baru
apahabar.com

Kalsel

H+1 Idulfitri, Terminal Pal 6 Sepi Penumpang
apahabar.com

Kalsel

Sebuah Bedakan di Tabalong Larut Bersama Derasnya Arus Sungai
Banjarmasin

Kalsel

Dua Kasus Pembunuhan di Banjarmasin Warnai Operasi Lilin 2020 Kalsel

Kalsel

Pascabanjir, PUPR Siapkan Rp36 Miliar Perbaiki Infrastruktur di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com