PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata Debat Kedua Pilbup Tanbu: SHM – MAR Komitmen Majukan Pelaku UMKM di Bumi Bersujud

Duh, Ratusan Warga Tabalong Tak Tercoklit

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 20:59 WIB

Duh, Ratusan Warga Tabalong Tak Tercoklit

Komisiomer Bawaslu Tabalong memeriksa dokumen kependudukan warga yang tak tercoklit PPDP. Foto-Apahabar.Com/Ahc26

apahabar.com, TANJUNG – Ratusan warga di Tabalong ternyata masih ada yang tak tercoklit (pencocokan dan penelitian) yang dilakukan oleh PPDP dalam Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Serentak 2020. Tersebar di 12 kecamatan di sana.

Hal ini diketahui setelah dua Komisioner Bawaslu Tabalong, Koordinator Divisi Pengawasan, Fahmi Failasopa dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Mahdan Basuki, menyisir warga yang tidak tercoklit.

Penyisiran ini untuk memastikan jajaran Panwaslu Kecamatan telah bekerja sesuai dengan arahan serta aturan yang ada.

Komisioner Bawaslu Tabalong, Fahmi Failasopa, mengatakan penyisiran ini dilakukan di Desa Purai Kecamatan Banua Lawas.

“Benar saja, saat kami menyisir ke desa tersebut menemukan beberapa rumah warga tidak didatangi dan dicoklit, apakah ini tertinggal atau PPDP terlalu beracuan pada Formulir A.KWK saja,” katanya, Senin (24/8).

Mereka mengidentifikasinya setelah melihat sejumlah rumah tak terpasang stiker sebagai tanda sudah tercoklit.

“Hingga saat ini kami bersama jajaran Pengawas di Kabupaten Tabalong menemukan 430 warga tidak tercoklit. Jumlah itu adalah warga yang identitas kependudukannya sesuai dengan domisilinya saat ini,” bebernya.

Dia menyebutkan jumlah itu tersebar di 12 kecamatan. Terbanyak Kecamatan Murung Pudak yakni 114 orang dan Bintang Ara sampai saat ini 92 orang.

“Untuk Bintang Ara di Kampung Meho Desa Panaan RT 4. Temuan sementara saat ini ada 92 warga, ini potensinya akan bertambah mengingat yang tidak dicoklit satu kampung,” ungkap Fahmi.

Selanjutnya mereka akan merekomendasikan KPU untuk melakukan coklit ulang kembali bagi warga yang belum terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada Kalsel mendatang.

“Jajaran Panwaslu kecamatan sudah mengirim surat rekomendasi agar PPK dan PPS melaksanakan coklit ulang, karena PPDP sudah berakhir masa tugasnya,” jelas Fahmi.

Sementara itu, Ketua KPU Tabalong Ardiansyah, membenarkan adanya surat Panwaslu kecamatan kepada jajarannya tersebut, salah satunya PPK Muara Harus.

“Setelah ada laporan rekomendasi tersebut, kami menginstruksikan PPK untuk melakukan klarifikasi kelapangan dan PPDP,” timpalnya.

Seperti di Muara Harus ada 6 nama yang disampaikan. Setelah diklarifikasi lagi, ada 1 keluarga di Desa Padangin di kecamatan itu tidak tercoklit.

Ternyata saat dicoklit warga itu masih ber KTP Muara Tapus, Amuntai. Belakangan diketahui 3 orang itu sudah pindah ke Desa Padangin.

“PPK selesaikan dulu penelusuran terhadap rekomendasi Panwaslu kecamatan, baru nanti dimasukkan dalam daftar pemilih,” tandas Ardi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Diperiksa Berjam-jam, Gusti Makmur Resmi Ditahan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 11 April: Pasien Positif Stabil, PDP Sesak Napas
apahabar.com

Kalsel

Dikunjungi Ibnu Sina, Warga Pulau Bromo Banjarmasin Tak Ingin ke Lain Hati
apahabar.com

Kalsel

Sederet Masjid di Banjarmasin Gelar Jumatan Perdana, Cek Daftarnya
apahabar.com

Kalsel

Nenek Tenggelam di Sungai Amandit Kandangan, Pencarian Masih Diupayakan
apahabar.com

Kalsel

Catat, Bundaran Banjarbaru-Martapura Sistem Buka-Tutup
apahabar.com

Kalsel

Warga Sakit Sempat Terlantar, Bukti Pemkab Tanbu Salah Hilangkan Program Kesehatan Gratis
apahabar.com

Kalsel

Posko Puskesmas Telaga Bauntung Tangani Ratusan Jemaah Haul Guru Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com