ga('send', 'pageview');
Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya! Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus

EKSKLUSIF: Sosok Maulida, Anak Pembantu Mendadak Kaya karena Narkotika

- Apahabar.com Kamis, 27 Agustus 2020 - 13:00 WIB

EKSKLUSIF: Sosok Maulida, Anak Pembantu Mendadak Kaya karena Narkotika

BNN menemukan lima unit rumah tinggal milik Maulida yang tersebar di Bati-Bati, Tanah laut, Banjarmasin, Martapura, hingga Bali. Serta satu unit rumah kontrakan lima pintu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Nama Maulida, warga binaan di Lapas perempuan Martapura, Kabupaten Banjar, mendadak mencuri perhatian publik.

Siang bolong, perempuan berkulit putih ini dijemput dari sel yang telah dihuninya sejak 2016 silam oleh Tim Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (25/6).

Bagaimana tidak, napi satu ini kedapatan menerima aliran dana diduga hasil penjualan narkotika. Dalam sekali transaksinya, Maulida mendapat fee 15 persen.

“Modusnya meminjamkan sejumlah rekening miliknya atas nama orang lain ke beberapa narapidana narkotika untuk melakukan transaksi narkotika,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono kepada apahabar.com.

BNN Buka Catatan Harta Rp5,2 Miliar Milik Napi Cantik di Kalsel

Maka tak heran, Tim Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BNN menemukan sejumlah aset senilai miliaran rupiah milik Maulida yang dipegang oleh sejumlah keluarganya.

Aset itu tertuang dalam bentuk kendaraan roda dua jenis trail, Honda CBR, kendaraan roda tiga Viar, dan sebuah ATV. BNN juga menemukan dua unit minibus, satu pikap, serta sejumlah uang dalam buku tabungan.

Tak sampai di situ. BNN juga menemukan lima unit rumah tinggal yang tersebar di Bati-Bati, Tanah laut, Banjarmasin, Martapura, hingga Bali. Serta satu unit rumah kontrakan lima pintu.

Baca juga :  Update Covid-19 Kalsel 20 September: 83,6 Persen Sembuh

Jika ditotal, asetnya mencapai Rp5,2 miliar. Kini semua barang bukti itu disita untuk kepentingan penyidikan.

“Kami pasangi papan tanda penyitaan,” ujar Kabag Publikasi dan Media Sosial Biro Humpro BNN, Hanny Andhika, dihubungi apahabar.com.

Lantas, di mana Maulida saat ini? Dirinya memastikan ia telah dibawa ke kantor BNN Pusat di Jakarta.

Jurnalis apahabar.com mencoba menelusuri aset-aset mewah milik Maulida itu di kampung halamannya.

Dalam penelusuran, media ini juga beruntung berhasil menemui sejumlah orang yang mengenal Maulida.

Sebelum diamankan, Maulida bersama keluarga tinggal di Jalan Mufakat 2, Desa Ujung, Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut. Maulida memiliki 1 anak dari suami pertama.

Namun, rumah tangganya berantakan, setelah ia ketahuan menjual barang haram tersebut.

“Karena ketahuan jualan, makanya mereka berpisah,” ucap salah seorang warga setempat berinisial MRE (30) kepada apahabar.com, Kamis (27/8) pagi.

Sementara orang tua perempuan Maulida bernama Kholmah adalah seorang pembantu rumah tangga sekaligus tenaga bantu di sebuah warung bakso.

Setelah beberapa tahun sang anak mendekam di balik jeruji besi, Kholmah malah mendadak menjadi orang kaya.

Napi Martapura Bisnis Narkotika Rp5,5 M, Kadivpas Buka Suara

Pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga dan tenaga bantu di sebuah warung bakso pun ditinggalkan.

Baca juga :  Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun

Bahkan, sang ibu mampu membeli rumah di sana dan langsung direnovasi.

“Pokoknya kaya mendadak di sini,” kata MRE.

Bukan hanya rumah, Kholmah juga langsung membeli beberapa buah mobil mewah seperti Honda Jazz, Avanza dan Pikap.

“Di depan rumah itu tersusun mobil mewah,” jelas MRE.

Tak hanya itu, sang ibu juga membuka usaha bata ringan di depan rumah.

“Masyarakat kaget karena bersangkutan beli rumah dan mobil mewah,” ungkap MRE.

Meski demikian, sosok Kholmah dinilai warga cukup dermawan saat menjadi orang kaya.

Tak jarang perempuan 50 tahun itu menyumbang satu ekor sapi saat hari-hari besar keagamaan.

Duh, Napi Cantik Kalsel Cuci Uang Narkoba Rp5,2 Miliar

Misalnya seperti Isra Mikraj, Maulid Nabi, dan Hari Raya Iduladha.

Sayang, sebagian masyarakat setempat enggan memakan daging sapi tersebut.

“Kata masyarakat itu uang haram,” cetus MRE.

Pasca-terbongkarnya kasus ini, rumah mewah yang baru direnovasi itu diberi garis BNN. Usaha bata ringan pun tidak beroperasi lagi.

“Orang tua Maulida pun sudah tidak terlihat. Biasanya lalu-lalang di depan rumah,” pungkasnya.

apahabar.com

Sederet barang bukti pencucian uang narkotika milik Maulida yang diamankan BNN. Foto-Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ajak Masyarakat ‘Bela Negara’, Waket DPRD Kalsel: Radikalisme Musuh Kita Bersama
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres HST Rutin Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Sunat Masal di Polsek Tamban, Momentum Perpisahan Kapolres Batola
apahabar.com

Kalsel

Jelang Kemarau, Personel Polsek Tambang Ulang Rutin Gelar Antisipasi Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Sudah Sepekan Terakhir, Masker Menghilang di Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Perguruan Kuntau di HST Ini Toreh Prestasi Haornas
apahabar.com

Kalsel

Lebih 13 Jam “Nangkring” di Tower BTS, Sakur Belum Mau Turun
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com