Jambret Sipir Wanita, Pemuda asal Kotabaru Nyungsep ke Drainase Karang Intan! Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung

Erick Thohir Sebut Ekonomi Indonesia Masih Lebih Baik dari Negara G20 Lain

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 19:49 WIB

Erick Thohir Sebut Ekonomi Indonesia Masih Lebih Baik dari Negara G20 Lain

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto-Dok BUMN via Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 jauh lebih baik ketimbang ekonomi negara-negara G20.

Hal ini karena keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang yang menjadi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal Maret 2020.

Menurut Erick, jika opsi yang diambil Jokowi melakukan lockdown, perekonomian Indonesia bisa jauh lebih negatif dibandingkan saat ini.

“Bayangkan kalau kita lockdown, betapa hancur ekonomi kita. Tapi, kita lihat sekarang, kita punya ekonomi jauh lebih bagus daripada negara-negara G-20,” kata Erick dalam telekonferensi seperti dilansir Viva.co.id, Jumat (7/8).

Erick menjelaskan, kontraksi ekonomi yang terjadi di Tanah Air saat ini nanti akan coba dipulihkan oleh pemerintah secara bertahap.

Caranya dengan mempertimbangkan sejumlah aspek terkait penanganan Covid-19.

Salah satunya, lanjut Erick, seperti sektor pariwisata. Menurutnya pemerintah akan lebih memfokuskan wisatawan dalam negeri, ketimbang turis mancanegara.

Alasan ini punya pertimbangan, meskipun wisatawan mancanegara dinilai lebih mampu memberikan stimulus bagi sektor pariwisata nasional. Namun, risiko mereka lebih menciptakan klaster baru Covid-19 juga lebih potensial.

“Kalau kita benar-benar mau meng-custom pariwisata kita sampai ke luar negeri seperti dulu, itu jangan dulu. Kenapa? Karena nanti klaster-klaster (Covid-19) akan tumbuh,” ujar Erick yang juga Ketua Pelaksana Harian Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini.

“Sebut saja saat ini daerah pariwisata seperti Bali, Yogyakarta, dan Bandung, sudah dibuka. Meski belum 100 persen, namun hal itu akan mampu memberikan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata,” katanya.(Viv)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Saat Bandara Internasional Syamsudin Noor Baru Menanti Dioperasikan
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas di Bawah US$ 1.800, Prospek Emas Meredup?
apahabar.com

Ekbis

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar
apahabar.com

Ekbis

Kontraktor Tambang Batu Bara PT. KPP Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Baru Dilantik, Ini Gaji dan Tunjangan per Bulan Anggota DPR RI
apahabar.com

Ekbis

Wakil Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Pertamina Aman
apahabar.com

Ekbis

Motor Bebek Termahal Honda Ada Penyegaran Warna
apahabar.com

Ekbis

Kilang OOG-Pertamina Bakal Bersebelahan dengan Kilang Badak LNG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com