Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Fakta Baru Kasus Suami Bunuh dan Bakar Istri di Tapin

- Apahabar.com     Senin, 10 Agustus 2020 - 17:02 WITA

Fakta Baru Kasus Suami Bunuh dan Bakar Istri di Tapin

Para pemadam yang berjibaku memadamkan api menemukan jasad perempuan terpanggang di puing sisa kebakaran warung itu. Foto: Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Ada fakta baru dari kasus pembunuhan Hasanah (59), seorang istri di Kabupaten Tapin, Minggu (10/8) malam.

Tak hanya korban jiwa, pelaku rupanya turut membakar habis warung miliknya di Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara sekitar pukul 22.00.

Berselang kemudian, Polres Banjar kedatangan seorang pria bernama Tabrani sekitar pukul 06.00, Senin (10/8).

Pria 63 tahun itu mengaku telah menghabisi Hasanah, istri ketiganya itu.

Di dalam warung berbahan kayu itulah pembunuhan terjadi.

Tabrani mengaku membunuh istrinya menggunakan linggis. Itu setelah keduanya berhubungan badan.

Usai menghabisi nyawa sang istri, pelaku kemudian menutup jasad dengan kasur.

Ia kemudian menyirami jasad itu dengan minyak tanah dan membakarnya.

Sesaat korban tak sadarkan diri, ia membakar warung tersebut untuk menghilangkan jejak.

Para pemadam yang berjibaku memadamkan api menemukan jasad perempuan terpanggang di puing sisa kebakaran warung itu. Api berkobar selama dua jam.

Dari pengakuan awal, Tabrani nekat sekeji itu lantaran terbakar api cemburu.

10 tahun menikah, ia kerap mendapati perselingkuhan istrinya itu via telepon genggam.

Dihubungi, Kapolsek Candi Laras Utara, Iptu Agung Setiawan memastikan keduanya adalah warga pendatang.

Korban Hasanah, warga Sampit Kalimantan Tengah, sedangkan pelaku warga Sungai Sipai, Banjarbaru.

Usai dimintai keterangan awal, Tabrani kemudian dijemput dari Polres Banjar oleh jajaran Polres Tapin.

Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Thomas Alfian belum berani memastikan motif pasti pembunuhan keji ini.

“Pengakuan itu kan masih alibi. Pengakuan masih sepihak. Masih kita lakukan penyelidikan. Sudah diamankan di Polres Tapin,” ujarnya Thomas kepada apahabar.com, siang tadi.

Tak hanya korban jiwa, pelaku rupanya turut membakar habis warung miliknya di Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, Minggu (10/8) malam. Foto: Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Fauzi Fadillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

ACT Berikan Bantuan ke Ratusan Kepala Keluarga Korban Gempa Maluku Utara  
apahabar.com

Tak Berkategori

Belasan TKI dari Malaysia di Kalimantan Di-Rapid Tes, Simak Hasilnya

Tak Berkategori

Mayoritas Website Judi, Indonesia Paling Banyak Minta Penghapusan Konten ke Google
apahabar.com

Tak Berkategori

Alasan Bawaslu Setop Kasus Politik Uang Tamliha
kebakaran Balikpapan

Tak Berkategori

Puluhan Rumah Terbakar, Api Baru Bisa Dipadamkan 3 Jam Kemudian

Tak Berkategori

Hadiah Untuk Anak, Raffi Ahmad Bikin Kebun Binatang Sendiri

Tak Berkategori

Mendarat di Stadion Pembataan Tabalong, Helikopter BNPB Jadi Tontonan Warga

Tak Berkategori

Kebakaran Hebat di Veteran Banjarmasin, Pasha Ikut Berduka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com