Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Fenomena Kluster Perkantoran, Dewan Kalsel Sebut Pemerintah Lalai

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 18:10 WIB

Fenomena Kluster Perkantoran, Dewan Kalsel Sebut Pemerintah Lalai

Ilustrasi Covid-19. Foto-Pixabay

apahabar.com, BANJARMASIN – Covid-19 di Kalsel belum ada tanda-tanda penurunan drastis. Bahkan kluster baru bermunculan. Kini fenomena kluster perkantoran yang menjadi sorotan publik.

Kantor Pemerintah Kota Banjarbaru misalnya. Sang Wali Kota, Nadjmi Adhani, terkonfirmasi positif bersama pejabat lainnya, seperti Sekda, Said Abdullah, dan Kepala Bappeda, Kanafi.

Lalu Kabupaten Banjar, Kepala Dinas Pendidikan, Maidi Armansyah, terkonfirmasi positif. Bahkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, HM. Fachri, meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut pada 27 Juli lalu.

Sementara di lingkungan Balai Kota Banjarmasin, sejumlah pegawai dan juga unsur pejabat juga terkonfirmasi positif meskipun sudah sembuh dan kembali bekerja.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripuddin, secara tegas menilai pemerintah daerah sudah lalai menjaga lingkungan kerjanya sendiri.

“Ini yang menjadi masalah, seyogyanya pemerintahan lebih patuh dengan protokol kesehatan, dan seharusnya ini tidak terjadi di perkantoran,” tutur wakil rakyat yang akrab disapa Bang Dhin ini.

Selama ini gencarnya sosialisasi terkesan hanya kepada masyarakat, yakni untuk menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan juga menghindari keramaian.

Ia menilai ada yang salah dengan protokol kesehatan yang diterapkan di kawasan perkantoran yang dinilai cukup longgar. Sehingga tidak dapat menghalau masuknya virus Corona di kalangan pegawai, bahkan juga pejabat tinggi di sejumlah SKPD.

“Harus ada perbaikan dalam penerapan protokol kesehatan yang diterapkan,” tambahnya lagi.

Bang Dhin menilai, seharusnya untuk lingkungan perkantoran dapat lebih ketat dalam menerapkan proteksi para pegawainya untuk menghindari meluasnya penyebaran virus.

Namun yang terjadi saat ini justru sebaliknya, di mana pascadihentikannya mekanisme bekerja dari rumah atau Work From Home, malah muncul kluster perkantoran.

Peningkatan kedisiplinan diri masing-masing dinilai menjadi satu-satunya solusi untuk menekan risiko penyebaran virus Corona. Terutama dalam benar-benar menerapkan pemakaian masker yang sesuai aturan dan juga tidak lalai untuk menjaga jarak aman dengan orang lain ketika berada di luar ruangan.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel: Pagi Cerah Berawan, 5 Wilayah Hujan Lokal Siang Ini  
apahabar.com

Kalsel

Program Sejahterakan Petani; 2000 Ha Rawa di HST akan Dijadikan Lahan Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Ekstrem Picu Sejumlah Harga Pangan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tagih Janji Pemkot di PSBB, HMI: Jangan Jadi Ajang Pencitraan
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Kembali Pimpin Golkar Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Jaga Benteng, Pos Terpadu Kampung Tangguh Mahelat Lebo Tegakkan Disiplin pada ‘Pendatang’
apahabar.com

Kalsel

Juara MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota Wakili Banjarmasin ke Ajang Provinsi
apahabar.com

Kalsel

Kuntau, Satu dari Kesenian Lokal yang Dipertunjukkan SMKN 1 Paringin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com