Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Gaji ke-13 PNS Cair Hari Ini, Tapi Tak Semuanya Berhak Menerima Lho!

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 17:11 WIB

Gaji ke-13 PNS Cair Hari Ini, Tapi Tak Semuanya Berhak Menerima Lho!

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini pegawai negeri sipil (PNS) menerima gaji ke-13. Namun, tidak semuanya lho yang menerima.

Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 44 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo, Jumat (8/8), jadi dasar pencairan gaji ke-13 bagi PNS.

Dalam aturan tersebut dijelaskan yang akan menerima gaji ke-13 adalah Prajurit TNI, Anggota Polri, Pegawai Non-PNS, dan Pensiunan.

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto, seperti telah diberitakan apahabar.com gaji ke-13 itu cair hari ini dan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

“Iya. Senin, 10 Agustus sudah cair ya,” kata Andin.

Namun karena mengacu pada PP tersebut tak semua PNS menerima gaji ke-13.

Sebab, hal ini sebelumnya sudah ditekankan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Pelaksanaan kebijakan gaji ke-13 2020 akan dilakukan dengan melakukan pengubahan pada dua PP tersebut diakibatkan karena yang menerima untuk gaji ke-13 adalah mereka di bawah level pejabat negara eselon I dan II dan setingkat,” tuturnya melalui konferensi pers virtual, pada Selasa, 21 Juli lalu.

Selain pejabat eselon I dan II atau yang setingkat, pejabat negara dengan kriteria sebagai berikut juga tak menerima gaji ke-13:

a. Pejabat Negara tertentu, yang meliputi:
Presiden dan Wakil Presiden;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah;
Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, dan Hakim Agung pada Mahkamah Agung;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Mahkamah Konstitusi;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan;
Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Komisi Yudisial;
Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi;
Menteri dan jabatan setingkat menteri;
Kepala Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang berkedudukan sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh;
Gubernur dan Wakil Gubernur; dan
Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota.

b. Wakil menteri;

c. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah;

d. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri yang sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara; dan

e. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri yang sedang ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan.

Besaran Gaji ke-13

Dalam Pasal 5 dijelaskan bahwa gaji, pensiun, tunjangan, atau penghasilan ke-13 ini diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada Juli 2020.

Bila penghasilan pada Juli belum dibayarkan sebesar nilai seharusnya, maka kepada yang bersangkutan akan diberikan selisih krkuangan gaji, pensiun, tunjangan, atau penghasilan ke-13.

Khusus PNS-TNI-Polri; ketua, wakil ketua, dan hakim di semua badan peradilan; staf khusus kementerian; hakim ad hoc; serta pimpinan dan pegawai non-PNS pada LPP; maka gaji ke-13 ini meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Sedangkan untuk calon PNS, gaji ke-13 meliputi 80 persen gaji pokok PNS, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Sementara untuk pegawai non-PNS LNS atau pegawai lain yang non-PNS, akan mendapat gaji ke-13 dengan nilai yang bervariasi berdasarkan tingkat pendidikan dan masa kerja.

Yang tertinggi adalah pendidikan S2/sederajat dengan masa kerja di atas 20 tahun maka gaji ke-13 yang didapat Rp 5,1 juta.

Yang terendah, pendidikan SD/SMP/sederajat dengan masa kerja tak sampai 10 tahun, maka gaji ke-13 yang didapat Rp 2,23 juta.(kum/rci)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
apahabar.com

Nasional

Ke Kemenhan, Jokowi Ingatkan Prabowo Soal Anggaran Pertahanan
apahabar.com

Nasional

Heboh Pernikahan Sedarah Warga Bulukumba di Balikpapan
apahabar.com

Nasional

Polisi Tahan Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Mahasiswa Papua
apahabar.com

Nasional

CVR Lion Air Diangkat dari Dasar Laut Tertutup Lumpur 8 Meter
apahabar.com

Nasional

4 ABK Masih Hilang Usai Kapal di Nias Disambar Petir
apahabar.com

Nasional

Bisakah Presiden Dipecat karena Perpu? Pakar: Tidak Ada Dasar
apahabar.com

Nasional

Debat Capres, Jokowi Sindir Balik Prabowo soal Korupsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com