Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Gegara Pandemi, Banyak Pasangan Tunda Nikah di Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:07 WIB

Gegara Pandemi, Banyak Pasangan Tunda Nikah di Banjarmasin

Jumlah pernikahan di Banjarmasin mulai meningkat lagi seiring terbitnya pedoman layanan nikah di era adaptasi kebiasaan baru. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah pernikahan di Banjarmasin imbas pandemi Covid-19 menyusut drastis.

Terlebih setelah sempat berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dalam PSBB, segala macam kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dilarang. Termasuk resepsi pernikahan.

Banjarmasin mencatatkan 3 kali perpanjangan PSBB untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 atau virus Corona.

“Kemarin pengajuan menikah sempat menumpuk karena ada PSBB,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Banjarmasin, Ahmad Sya’Rani kepada apahabar.com, Kamis (13/8).

PSBB usai, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI lantas mengeluarkan anjuran protokol kesehatan, Juni kemarin.

Lebih spesifik, anjuran ini mengatur hal pedoman layanan nikah aman di era adaptasi kebiasaan baru.

Pada era ini, jumlah pengajuan pernikahan meningkat secara perlahan.

Merujuk data Kemenag, sepanjang Juni terdapat 280 pernikahan dilangsungkan di Banjarmasin.

Sementara sampai pertengahan Juli, sudah ada 218 pernikahan.

“Dari data ini dibandingkan periode tahun 2019 jauh sekali,” tegasnya.

Sepanjang 2019 lalu Kemenag Banjarmasin mencatat sekitar 5.000 pasangan yang menikah.

Sedangkan periode Januari hingga Juli 2020 sekitar 1.500 pernikahan.

“Harusnya di periode ini kalau kita kalkulasikan 2500 pasangan yang nikah,” ucapnya.

Menurutnya, kurva pernikahan baru akan meningkat dari Agustus hingga akhir 2020.

Hal seiring kelonggaran yang diberikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Banjarmasin.

“Karena ada penurunan sudah di Mei lalu,” pungkasnya.

Dalam pedoman layanan nikah di era new normal di KUA dilaksanakan pada hari dan jam kerja.

Kedua, daftar nikah dapat dilakukan via online di simkah.kemenag.go.id.

“Untuk pendaftaran, pemeriksaan dan pelaksanaan akad nikah dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Anang.

Selain itu, Ia menjelaskan dalam protokol tersebut, akad nikah bisa dilangsungkan di KUA atau di luar KUA.

Sedangkan peserta prosesi akad nikah di KUA atau di rumah maksimal 10 orang.

“2 pasangan nikah, 1 wali nikah, 1 penghulu, 2 saksi dan 4 keluarga,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Baruh Bahinu Terbantu UHC Balangan
apahabar.com

Kalsel

Terus Meningkat, Potensi Sektor Pariwisata Kotabaru Dongkrak Pendapatan Daerah

Kalsel

Belum Teken NPHD, KPU Kalsel Soroti Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Jam Malam PSBB Masih Bisa Donor Darah
apahabar.com

Kalsel

Reaktif, Jumlah OTG di Tanah Bumbu Tembus 600
apahabar.com

Kalsel

Dorong Budaya Literasi, Penulis Diberi Doorprize

Kalsel

VIDEO: Musisi Banjarmasin Galang Dana untuk Penderita Tumor
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: 1 Sembuh asal Kuranji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com