Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat

Gegara Pandemi, Banyak Pasangan Tunda Nikah di Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:07 WIB

Gegara Pandemi, Banyak Pasangan Tunda Nikah di Banjarmasin

Jumlah pernikahan di Banjarmasin mulai meningkat lagi seiring terbitnya pedoman layanan nikah di era adaptasi kebiasaan baru. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah pernikahan di Banjarmasin imbas pandemi Covid-19 menyusut drastis.

Terlebih setelah sempat berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dalam PSBB, segala macam kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dilarang. Termasuk resepsi pernikahan.

Banjarmasin mencatatkan 3 kali perpanjangan PSBB untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 atau virus Corona.

“Kemarin pengajuan menikah sempat menumpuk karena ada PSBB,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Banjarmasin, Ahmad Sya’Rani kepada apahabar.com, Kamis (13/8).

PSBB usai, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI lantas mengeluarkan anjuran protokol kesehatan, Juni kemarin.

Lebih spesifik, anjuran ini mengatur hal pedoman layanan nikah aman di era adaptasi kebiasaan baru.

Pada era ini, jumlah pengajuan pernikahan meningkat secara perlahan.

Merujuk data Kemenag, sepanjang Juni terdapat 280 pernikahan dilangsungkan di Banjarmasin.

Sementara sampai pertengahan Juli, sudah ada 218 pernikahan.

“Dari data ini dibandingkan periode tahun 2019 jauh sekali,” tegasnya.

Sepanjang 2019 lalu Kemenag Banjarmasin mencatat sekitar 5.000 pasangan yang menikah.

Sedangkan periode Januari hingga Juli 2020 sekitar 1.500 pernikahan.

“Harusnya di periode ini kalau kita kalkulasikan 2500 pasangan yang nikah,” ucapnya.

Menurutnya, kurva pernikahan baru akan meningkat dari Agustus hingga akhir 2020.

Hal seiring kelonggaran yang diberikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Banjarmasin.

“Karena ada penurunan sudah di Mei lalu,” pungkasnya.

Dalam pedoman layanan nikah di era new normal di KUA dilaksanakan pada hari dan jam kerja.

Kedua, daftar nikah dapat dilakukan via online di simkah.kemenag.go.id.

“Untuk pendaftaran, pemeriksaan dan pelaksanaan akad nikah dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Anang.

Selain itu, Ia menjelaskan dalam protokol tersebut, akad nikah bisa dilangsungkan di KUA atau di luar KUA.

Sedangkan peserta prosesi akad nikah di KUA atau di rumah maksimal 10 orang.

“2 pasangan nikah, 1 wali nikah, 1 penghulu, 2 saksi dan 4 keluarga,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Salut, Man 2 Banjarmasin Bikin APD untuk Pejuang Medis
Kalsel

Kalsel

Petugas Gabungan Kotabaru Bakal Patroli Besar Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Petakan Titik Rawan Genangan Air
apahabar.com

Kalsel

Pekan Lingkungan Hidup Diikuti 10 Sekolah Adiwiyata di Balangan
apahabar.com

Kalsel

12 Kasus Baru Covid-19 di Kalsel, Didominasi Klaster Gowa
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS!!! Malam Iduladha Kebakaran Hebat Terjadi di Jalan Belitung
apahabar.com

Kalsel

Pindah ke RS Ulin, Intip Kondisi Terbaru Wali Kota Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

6 PSK Eks Pembatuan dan Pelanggan Masuk Penjara, Pol PP: Biar Jera!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com