Jambret Sipir Wanita, Pemuda asal Kotabaru Nyungsep ke Drainase Karang Intan! Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung

Gilang Bungkus Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

- Apahabar.com Sabtu, 8 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Gilang Bungkus Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Terduga pelaku pelecehan seksual fentish kain jarik, Gilang Aprilian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya. Foto-Dok. Polres Kapuas via CNN Indonesia

apahabar.com, SURABAYA – Polrestabes Surabaya resmi menetapkan terduga pelaku pelecehan seksual fetish kain jarik, Gilang Aprilian atau Gilang Bungkus sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis.

“Ancaman hukuman 6 tahun penjara,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir di Mapolrestabes Surabaya seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (8/8).

Isir menjelaskan bahwa Gilang dijerat Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45B UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335 KUHP.

Kepolisian memutuskan untuk menggunakan UU ITE dalam menetapkan tersangka terhadap Gilang karena perbuatannya memiliki unsur pemaksaan dan pengancaman terhadap korban.

“Kita kaitkan sama UU ITE, karena ada perbuatan tersangka pada para korban, jika tidak mau, tersangka akan melakukan tindakan lain yang membahayakan dirinya. Ini jadi satu bentuk paksaan pada korban, untuk korban mengikuti apa yang diminta atau yang diperintahkan oleh tersangka ini,” ujar Isir.

Isir mengungkapkan, Gilang mengancam korbannya untuk bunuh diri jika menolak untuk membantunya.

“Modusnya adalah menghubungi korban untuk membantu penelitian. Lalu korban diikat dan dibungkus dengan kain jarik seperti pocong,” ungkap Isir dikutip dari JawaPos.

Setelah itu, tersangka merekam video korban ketika diikat sebagai pocong. Dalam proses itu, korban merasa kesakitan dan sesak napas. Terlebih lagi, posisi wajah korban tertutup sehingga tidak bisa melihat apa yang dilakukan Gilang.

“Hasil rekaman dikirimkan pada korban. Kemudian tersangka mengatakan masih ada aspek yang kurang dan meminta korban untuk kembali melakukannya,” tutur Isir.

Penyidik juga menunjukkan berbagai barang bukti yang disita dari kos-kosan dan rumahnya berupa 1 kain jarik batik, 1 kain putih, 1 tali putih dan 1 tali hitam.

“Salah satu korban berinisial F juga memiliki beberapa barang bukti, yaitu kain jarik batik, 1 tali rafia dan 2 lakban hitam,” ungkap Johnny.

Penyidikan yang dilakukan Polrestabes Surabaya akan masih berlanjut. Berikutnya, Isir dan jajarannya akan mendalami hasil penyelidikan psikologi untuk melihat kondisi psikologis tersangka.

“Di sisi lain, Polrestabes juga akan mendampingi kondisi psikis korban,” katanya.(Cnn/Jps)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penembakan di Jatinegara Disebut Murni Tindakan Kriminal

Nasional

Habib Rizieq Nikahkan Najwa Shihab Malam Ini, Sebar 10 Ribu Undangan, Anies Bakal Jadi Saksi
apahabar.com

Nasional

Biang Kerok Banyaknya Tenaga Honorer di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Tim TNI-Polri Temukan 15 Jenazah Pekerja Trans Papua Korban KKB
apahabar.com

Nasional

Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Capai 13.197 Orang, Terbanyak Panti Jompo
apahabar.com

Nasional

BMKG Pastikan Erupsi Tangkuban Parahu Tak Akan Picu Aktivitas Sesar Lembang
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota, Tabalong dan Kotabaru Disapkan Jadi Pusat Industri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com