2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Harapan Desa Tungkaran pada Lomba KTB Tingkat Provinsi

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 19:10 WIB

Harapan Desa Tungkaran pada Lomba KTB Tingkat Provinsi

Makam pasien Covid-19 di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Foto-Istimewa

apahahar.com, MARTAPURA – Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura menyiapkan desanya untuk mengikuti lomba Kampung Tangguh Banua (KTB) tingkat provinsi dari 2 bulan lalu.

Pembakal Desa Tungkaran, M Salmani kepada apahabar.com, menyampaikan bahwa pihaknya mempersiapkan desa tersebut sejak 2 bulan yang lalu.

“Kita melakukan persiapan ini sejak adanya peninjauan kampung kita dari Tim Polres Banjar beberapa bulan lalu,” terangnya, Rabu (5/8).
Dalam lomba kampung tangguh sebelumnya, Desa Tungkaran berhasil meraih juara 2 sebagai kampung tangguh di Kabupaten Banjar.

“Untuk sekarang ini kita menghadapi perlombaan di provinsi, semoga saja kita bisa menjadi yang nomer satu,” harapnya.
Di Kampung Tangguh Banua, Desa Tungkaran menyediakan berbagai macam fasilitas untuk masyarakat. Seperti pemakaman khusus Covid-19, rumah isolasi serta berbagai macam kebutuhan untuk hidup sehat.

“Kita juga membagikan sabun dan masker ke setiap rumah melalui ketua RT yang ada,” tuturnya.

Tempat pemakaman khusus Covid-19 tersebut, kata M Salmani, pihaknya menyiapkan lahan sekitar 30 X 30 meter. “Untuk saat ini, tempat pemakaman kita sudah diisi 12 jenazah pasien Covid-19 dari berbagai desa,” ungkapnya.

Sebelum jenazah dimakamkan di tempat pemakaman khusus tersebut, Salmani mengatakan bahwa pihaknya harus meminta KTP serta foto yang bersangkutan.

Dalam kesempatan tersebut, Salmani mengatakan, bahwa di desanya tidak ada yang terkena Covid-19 hingga saat ini. “Alhamdulillah, hingga saat ini masyarakat yang tes Rapid nya yang reaktif tidak ada di desa kita,” ujarnya.

Terkait dengan ketahanan pangan di desa tersebut, dirinya berani menjamin aman selama masa pandemi. “Di desa kami banyak sekali lahan perkebunan, baik sayur dan juga sawah,” ungkapnya.

Editor: Syarif

Reporter: Ahc15 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Ini KPU Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Kalsel 2020, Kepatuhan Prokes Diatensi!
apahabar.com

Kalsel

Peserta Boarding Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Inobel Dilepas  
Dewan Usulkan Pemkot Banjarmasin Bangun Sport Center

Kalsel

Dewan Usulkan Pemkot Banjarmasin Bangun Sport Center

Kalsel

PSBB Berakhir, 35 Pasar Banjarmasin Diklaim Sudah Patuh
Kalsel Kembali Diguyur Hujan, Begini Ramalan BMKG

Kalsel

Kalsel Kembali Diguyur Hujan, Begini Ramalan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Nasrudin, Terdakwa Nabi Palsu di HST
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Shalat Gaib, Polisi Minta Jemaah Doakan Abah Guru Zuhdi di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Pilih Banjarmasin, Trakindo Dukung Peningkatan Prestasi Operator Alat Berat Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com