Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Harga Elpiji di Banjarbaru Selangit, Cek Faktanya!

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:25 WIB

Harga Elpiji di Banjarbaru Selangit, Cek Faktanya!

Harga elpiji 3 kilogram di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dilaporkan mulai melambung tinggi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Harga elpiji 3 kilogram mulai melambung. Masyarakat mulai dibuat bingung.

Di Banjarbaru, harga ‘si melon’ itu menembus Rp45 ribu. Padahal harga eceran tertingginya hanya Rp17.500

“Saya bingung nyari ke sana kemari gas kosong, di pangkalan habis juga, ini tadi dapat murah dari penjual ecer seharga Rp25 ribu karena saya nunggunya semingguan,” ujar salah satu warga Loktabat Utara, Banjarbaru saat ditemui apahabar.com, Rabu (26/8) siang.

Masih di kelurahan yang sama, hanya berjarak selemparan batu, apahabar.com mencoba bertanya ke pedagang gas LPG eceran.

“Saya jual Rp35 ribu, di sana (menunjuk ke salah satu toko) sudah Rp40 ribu mba,” ungkap ibu penjaga toko yang enggan namanya dimediakan.

Kenaikan harga elpiji 3 kg ini rupanya sudah terjadi sepekan terakhir. Di mana umumnya para pengecer sudah menerima dari pengepul Rp28 ribu/tabung.

Beranjak dari Loktabat Utara, media ini mencoba ke toko pusat kota Banjarbaru yang juga menjajakan tabung 3kg tersebut.

“Rp45 ribu, baru hari ini tadi naik ke Rp45 ribu, kemarin masih 40 ribuan,” ungkap penjaga toko.

Sedangkan untuk wilayah Landasan Ulin, menurut pantauan apahabar.com, kenaikan harga berada pada kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.

Sementara di pangkalan sendiri harga terbilang normal hanya saja stoknya yang kosong.

“Stok yang datang sama seperti bulan bulan sebelumnya tapi yang beli banyak, misal yang datang 100 yang belinya 150 sampai 200 orang, jadi wajar kalau orang jual eceran mahal,” ungkap petugas pangkalan LPG di salah satu SPBU di Landasan Ulin.

Merespons itu, Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru coba menyiasatinya dengan operasi pasar.

“Sudah semingguan ini mulai naik,” ujar Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Anshori kepada apahabar.com, Rabu (26/8) siang.

Namun untuk menekan terjadinya lonjakan harga, operasi pasar telah digelar selama dua hari.

“Kita Senin dan Selasa kemarin gelar operasi pasar di Loktabat Utara dan Syamsudin Noor rata rata 560 tabung se-truk,” jelas Anshori.

Terkait kenaikan harga gas subsidi ini, katanya, efek dari daerah tetangga, yakni Banjarmasin.

Selain itu juga karena banyaknya pengusaha kecil mulai menjajakan jualannya lagi setelah sebelumnya vakum selama masa pembatasan sosial berskala besar karena pandemi Covid-19.

“Kulihat dulu waktu April itu semua usaha kecil tidak berani jualan, harga (elpiji) kan sampai turun ke Rp22 sampai Rp24 ribu,” ucapnya.

Tapi sekarang, lanjut Anshori, usaha kecil kemungkinan besar sudah mulai berani jualan. Secara otomatis mereka ikut memakai elpiji subsidi itu.

“Memang penggunanya usaha kecil itu khusus menggunakan gas 3 kg, otomatis Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura ada peningkatan harga, itu salah satunya sebabnya,” terangnya.

Ke depan, kata dia, akan ada operasi pasar susulan bekerja sama dengan Pertamina.

“Selanjutnya nanti operasi pasar gas lagi, masih dikoordinasikan dengan pertamina di mana tempatnya,” jelasnya.

Menurut Anshori, jika hanya Banjarbaru yang melakukan operasi pasar maka akan sia sia. Daerah tetangga juga perlu melakukannya.

“Harus sama sama, harus bareng serentak Banjarmasin, Martapura, Banjarbaru, untuk menekan harga,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Suplai Air Akan Kembali Normal Tiga Hari
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Banjarmasin Pasca Supersemar (3), Bentuk Front Pancasila
apahabar.com

Kalsel

Warga Kecewa, Aparatur Desa Baroqah Tidak Mengantor Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Bebas Zona Merah Covid-19, Kadinkes: Pertahankan Kondisi Ini
Maksimalkan Kinerja, DPRD Balangan Paripurna Bahas Tatib

Kalsel

Maksimalkan Kinerja, DPRD Balangan Paripurna Bahas Tatib
apahabar.com

Kalsel

Bawa Sabu, Polisi Tangkap Wanita Penjaga Warung Malam di Batara HST
Satu Rumah Terbakar di Kampung Melayu Darat, Seluruh Harta Ludes

Kalsel

Satu Rumah Terbakar di Kampung Melayu Darat, Seluruh Harta Ludes

Kalsel

FOTO: Sah, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com