Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat H+4 Idulfitri, Arus Balik Mudik dari Kalsel ke Kaltim Meningkat Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah!

Harga Elpiji di Banjarbaru Selangit, Cek Faktanya!

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:25 WIB

Harga Elpiji di Banjarbaru Selangit, Cek Faktanya!

Harga elpiji 3 kilogram di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dilaporkan mulai melambung tinggi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Harga elpiji 3 kilogram mulai melambung. Masyarakat mulai dibuat bingung.

Di Banjarbaru, harga ‘si melon’ itu menembus Rp45 ribu. Padahal harga eceran tertingginya hanya Rp17.500

“Saya bingung nyari ke sana kemari gas kosong, di pangkalan habis juga, ini tadi dapat murah dari penjual ecer seharga Rp25 ribu karena saya nunggunya semingguan,” ujar salah satu warga Loktabat Utara, Banjarbaru saat ditemui apahabar.com, Rabu (26/8) siang.

Masih di kelurahan yang sama, hanya berjarak selemparan batu, apahabar.com mencoba bertanya ke pedagang gas LPG eceran.

“Saya jual Rp35 ribu, di sana (menunjuk ke salah satu toko) sudah Rp40 ribu mba,” ungkap ibu penjaga toko yang enggan namanya dimediakan.

Kenaikan harga elpiji 3 kg ini rupanya sudah terjadi sepekan terakhir. Di mana umumnya para pengecer sudah menerima dari pengepul Rp28 ribu/tabung.

Beranjak dari Loktabat Utara, media ini mencoba ke toko pusat kota Banjarbaru yang juga menjajakan tabung 3kg tersebut.

“Rp45 ribu, baru hari ini tadi naik ke Rp45 ribu, kemarin masih 40 ribuan,” ungkap penjaga toko.

Sedangkan untuk wilayah Landasan Ulin, menurut pantauan apahabar.com, kenaikan harga berada pada kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.

Sementara di pangkalan sendiri harga terbilang normal hanya saja stoknya yang kosong.

“Stok yang datang sama seperti bulan bulan sebelumnya tapi yang beli banyak, misal yang datang 100 yang belinya 150 sampai 200 orang, jadi wajar kalau orang jual eceran mahal,” ungkap petugas pangkalan LPG di salah satu SPBU di Landasan Ulin.

Merespons itu, Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru coba menyiasatinya dengan operasi pasar.

“Sudah semingguan ini mulai naik,” ujar Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Anshori kepada apahabar.com, Rabu (26/8) siang.

Namun untuk menekan terjadinya lonjakan harga, operasi pasar telah digelar selama dua hari.

“Kita Senin dan Selasa kemarin gelar operasi pasar di Loktabat Utara dan Syamsudin Noor rata rata 560 tabung se-truk,” jelas Anshori.

Terkait kenaikan harga gas subsidi ini, katanya, efek dari daerah tetangga, yakni Banjarmasin.

Selain itu juga karena banyaknya pengusaha kecil mulai menjajakan jualannya lagi setelah sebelumnya vakum selama masa pembatasan sosial berskala besar karena pandemi Covid-19.

“Kulihat dulu waktu April itu semua usaha kecil tidak berani jualan, harga (elpiji) kan sampai turun ke Rp22 sampai Rp24 ribu,” ucapnya.

Tapi sekarang, lanjut Anshori, usaha kecil kemungkinan besar sudah mulai berani jualan. Secara otomatis mereka ikut memakai elpiji subsidi itu.

“Memang penggunanya usaha kecil itu khusus menggunakan gas 3 kg, otomatis Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura ada peningkatan harga, itu salah satunya sebabnya,” terangnya.

Ke depan, kata dia, akan ada operasi pasar susulan bekerja sama dengan Pertamina.

“Selanjutnya nanti operasi pasar gas lagi, masih dikoordinasikan dengan pertamina di mana tempatnya,” jelasnya.

Menurut Anshori, jika hanya Banjarbaru yang melakukan operasi pasar maka akan sia sia. Daerah tetangga juga perlu melakukannya.

“Harus sama sama, harus bareng serentak Banjarmasin, Martapura, Banjarbaru, untuk menekan harga,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pangeran

Kalsel

Pangeran Khairul Saleh Tanggapi Viral Pembubaran Massa Class Action Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Termuda, Fadilah di Usia 25 Tahun Dilantik Jadi Kades Belandean Muara Batola
apahabar.com

Kalsel

Bocoran Lokasi Lahan Calon Ibukota Baru di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Bakal Tarik 21 Dokter Spesialis
apahabar.com

Kalsel

IPP Kalsel Terendah se-Indonesia, Fazlur Rahman: DPRD terpilih Mesti Ngotot Memperjuangkan
apahabar.com

Kalsel

Kejari Banjarmasin Musnahkan Barang Bukti Sitaan Senilai Rp1 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Sabu 300 Kg Gagal Edar di Kalsel, Paman Birin Ucap Syukur
apahabar.com

Kalsel

Tapin Songsong Pilgub, KPU Siapkan Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com