Mengejutkan, Kakak Haji Isam Ungguli Popularitas Cuncung dan Mila Karmila di Pilbup Tanbu 2020 Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium

Hari Ini, Unair DO Gilang ‘Bungkus’ Terduga Fetish Jarik

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 17:18 WIB

Hari Ini, Unair DO Gilang ‘Bungkus’ Terduga Fetish Jarik

Gilang Aprilian terduga pelaku pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset. Foto-Istimewa

apahabar.com, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya resmi mengeluarkan mahasiswa bernama Gilang Aprilian yang menjadi terduga pelaku pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset.

Keputusan memberhentikan Gilang, menurut Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair, Suko Widodo diambil agar proses hukum yang ditangani kepolisian bisa berjalan tanpa melibatkan pihak universitas.

“Pak Rektor (Unair) memutuskan yang bersangkutan dikeluarkan atau di drop out sejak hari ini. Keputusan itu berharap agar persoalan-persoalan hukum menyangkut yang bersangkutan diharapkan bisa diatasi oleh yang berwenang,” ujar Suko seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (5/8).

Suko menegaskan, pihaknya telah melakukan pelacakan berdasarkan laporan-laporan help center yang dibentuk Unair.

Pihak kampus juga telah meminta keterangan dari keluarga yang bersangkutan secara daring.

Pihak keluarga menyampaikan sepenuhnya kepada universitas terkait nasib G.

“Keluarga sudah menyatakan permintaan maaf pada hari Senin yang lalu dan menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada Universitas Airlangga,” ujar Suko.

Suko menegaskan, yang bersangkutan melanggar kode etik. Berdasarkan data yang dikumpulkan perilaku yang bersangkutan tidak mencerminkan sikap mahasiswa Unair sebagaimana mestinya.

“Maka Unair mengambil tindakan itu dan selanjutnya yang bersangkutan tidak punya sangkut paut dengan universitas,” kata Suko.

Suko mendorong mahasiswa atau siapapun yang merasa menjadi korban, segara melaporkan ke kepolisian.

Selanjutnya, Suko menyerahkan proses hukum terhadap kepolisian.

“Kalau kami di wilayah etik di dalam universitas. Kalau kasus hukumnya urusannya menjadi urusan pihak kepolisian,” kata dia.

Kronologi Kasus

Kasus ini mencuat di media sosial Twitter, setelah akun @m_fikris atau Mufis menulis thread terkait dugaan pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset oleh mahasiswa Unair bernama Gilang.

Mufis mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pria bernama Gilang.

Akun Twitter tersebut membagikan cerita tersebut karena tidak ingin ada korban lain.

Mufis juga membongkar semua screenshot atau tangkapan layar isi chatting-nya dengan Gilang yang mengaku sebagai mahasiswa yang sedang melakukan riset akademis.

Singkat cerita, setelah beberap waktu menuruti kemauan Gilang, Mufis sadar kalau kedok yang dilakukan mahasiswa Unair angkatan 2015 itu hnaya sebagai pemuas hasrat seksnya.

Mufis menyebut jika gilang melakukan pelecehan seksual tanpa sentuhan. Gilang meminta Mufis untuk mengirimi foto dan video dirinya dalam keadaan terbungkus.

Awalnya Mufis menolak, namun pelaku masih terus meyakinkan korbannya. Setelah kabar ini menjadi viral telah banyak yang menjadi korban Gilang.

Gilang disebut mencari para mahasiswa baru untuk bisa memuaskan hasrat seksual dengan kedok penelitian.

Karena thread itu banyak korban lain yang muncul dan membagikan kisahnya. Mereka juga mengaku kenal dengan sosok Gilang.

Dari penelusuran ini lah, diketahui jika Gilang yang diketahui berasal dari Kapuas, Kalteng juga ternyata pernah menempuh pendidikan menengah atas di salah satu sekolah negeri terkemuka di Banjarmasin.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Keren! TNI, BIN dan Tim Riset Unair Berhasil Temukan Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ombudsman RI Terima 1.054 Laporan Meminta Perbaikan Seleksi CPNS
apahabar.com

Nasional

Polri: Pelaku Bom di Mapolrestabes Medan Mahasiswa Berinisial RMN
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 41.431, Sembuh 16.423
apahabar.com

Nasional

Datang dari Iran, 1 Warga Qatar Positif Terinfeksi Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Soal Isu Pelanggaran Kode Etik, Ini Kata Menkes Terawan
apahabar.com

Nasional

Waketum Gerindra: kepada Jokowi-Ma’ruf Selamat Terpilih Kembali
apahabar.com

Nasional

Nenek dan Kakek Ini Tolak Bantuan Beras, Alasannya Mulia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com