Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi Diajak Sabung Ayam, ODGJ Bawa Sajam Berhasil Diamankan di Sungai Raya HSS Edarkan Sabu, Pria Martapura Ditangkap di Banjarbaru

Hari Ini, Unair DO Gilang ‘Bungkus’ Terduga Fetish Jarik

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 17:18 WIB

Hari Ini, Unair DO Gilang ‘Bungkus’ Terduga Fetish Jarik

Gilang Aprilian terduga pelaku pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset. Foto-Istimewa

apahabar.com, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya resmi mengeluarkan mahasiswa bernama Gilang Aprilian yang menjadi terduga pelaku pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset.

Keputusan memberhentikan Gilang, menurut Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair, Suko Widodo diambil agar proses hukum yang ditangani kepolisian bisa berjalan tanpa melibatkan pihak universitas.

“Pak Rektor (Unair) memutuskan yang bersangkutan dikeluarkan atau di drop out sejak hari ini. Keputusan itu berharap agar persoalan-persoalan hukum menyangkut yang bersangkutan diharapkan bisa diatasi oleh yang berwenang,” ujar Suko seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (5/8).

Suko menegaskan, pihaknya telah melakukan pelacakan berdasarkan laporan-laporan help center yang dibentuk Unair.

Pihak kampus juga telah meminta keterangan dari keluarga yang bersangkutan secara daring.

Pihak keluarga menyampaikan sepenuhnya kepada universitas terkait nasib G.

“Keluarga sudah menyatakan permintaan maaf pada hari Senin yang lalu dan menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada Universitas Airlangga,” ujar Suko.

Suko menegaskan, yang bersangkutan melanggar kode etik. Berdasarkan data yang dikumpulkan perilaku yang bersangkutan tidak mencerminkan sikap mahasiswa Unair sebagaimana mestinya.

“Maka Unair mengambil tindakan itu dan selanjutnya yang bersangkutan tidak punya sangkut paut dengan universitas,” kata Suko.

Suko mendorong mahasiswa atau siapapun yang merasa menjadi korban, segara melaporkan ke kepolisian.

Selanjutnya, Suko menyerahkan proses hukum terhadap kepolisian.

“Kalau kami di wilayah etik di dalam universitas. Kalau kasus hukumnya urusannya menjadi urusan pihak kepolisian,” kata dia.

Kronologi Kasus

Kasus ini mencuat di media sosial Twitter, setelah akun @m_fikris atau Mufis menulis thread terkait dugaan pelecehan seksual fetish jarik berkedok riset oleh mahasiswa Unair bernama Gilang.

Mufis mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pria bernama Gilang.

Akun Twitter tersebut membagikan cerita tersebut karena tidak ingin ada korban lain.

Mufis juga membongkar semua screenshot atau tangkapan layar isi chatting-nya dengan Gilang yang mengaku sebagai mahasiswa yang sedang melakukan riset akademis.

Singkat cerita, setelah beberap waktu menuruti kemauan Gilang, Mufis sadar kalau kedok yang dilakukan mahasiswa Unair angkatan 2015 itu hnaya sebagai pemuas hasrat seksnya.

Mufis menyebut jika gilang melakukan pelecehan seksual tanpa sentuhan. Gilang meminta Mufis untuk mengirimi foto dan video dirinya dalam keadaan terbungkus.

Awalnya Mufis menolak, namun pelaku masih terus meyakinkan korbannya. Setelah kabar ini menjadi viral telah banyak yang menjadi korban Gilang.

Gilang disebut mencari para mahasiswa baru untuk bisa memuaskan hasrat seksual dengan kedok penelitian.

Karena thread itu banyak korban lain yang muncul dan membagikan kisahnya. Mereka juga mengaku kenal dengan sosok Gilang.

Dari penelusuran ini lah, diketahui jika Gilang yang diketahui berasal dari Kapuas, Kalteng juga ternyata pernah menempuh pendidikan menengah atas di salah satu sekolah negeri terkemuka di Banjarmasin.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Di Seluruh Indonesia, Baru Bogor dan Kulon Progo Daerah Terapkan Antirokok
apahabar.com

Nasional

Kisah Inspiratif, Berbekal Mesin Jahit Kredit, Kini Beromzet Ratusan Juta
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 2.092 Positif, 150 Sembuh, 191 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Jenazah Pilot Pesawat Milik MAF Ditemukan di Kedalaman 13 Meter Danau Sentani
apahabar.com

Nasional

Iran Deteksi 10 Kasus Baru Virus Corona, Satu Kematian
apahabar.com

Nasional

Sekardangan Menjadi Kampung Terinovatif di Sidoarjo Berkat Sampah
apahabar.com

Nasional

Gedung Kejagung Masih dalam Tahap Pendinginan
Baku Tembak

Nasional

Masih Berlangsung, Baku Tembak Antara TNI dan Kelompok Separatis di Papua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com