Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Hasil Swab Masif, Batola Tambah 19 Pasien Konfirmasi Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 18:22 WIB

Hasil Swab Masif, Batola Tambah 19 Pasien Konfirmasi Covid-19

Dari hasil pemeriksaan spesimen swab masif, sudah ditemukan 19 pasien baru yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Batola. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Hasil tahap pertama swab masif di Barito Kuala (Batola) sudah diperoleh, Kamis (20/8).

Hasilnya Bumi Selidah menemukan 19 pasien baru yang dikonfirmasi terpapar Covid-19.

Pelaksanaan swab masif yang menargetkan 10.000 spesimen, dilakukan serentak di Kalimantan Selatan sejak 14 Agustus 2020.

Batola sendiri dibebankan target 644 spesimen. Lantas dalam pelaksanaan di lapangan, target yang terealisasi justru mencapai 711 spesimen atau sebanyak 110,4 persen.

Sebagian hasil swab di Batola tersebut sudah dirilis Laboratorium RSUD Ansari Saleh Banjarmasin. Terdapat 19 pasien baru, sehingga total terdapat 520 kasus di Batola.

Dari 19 pasien baru, 11 di antaranya ditemukan di Marabahan. Itu termasuk dua pasien anak-anak, yakni Btl-510 (7 tahun) dan Btl-511 (2 tahun).

Kemudian ditemukan 3 pasien baru di Kecamatan Alalak, 2 dari Kecamatan Wanaraya, serta masing-masing 1 orang yang berdomisili di Kecamatan Barambai, Anjir Muara dan Belawang.

“19 pasien konfirmasi tersebut merupakan sebagian hasil dari swab yang dilakukan 17 Agustus di Mess KTM dan Rutan Marabahan,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

“Pemeriksaan menitik beratkan kepada hasil tracking pasien konfirmasi, terutama kontak erat serumah,” tambahnya.

Di sisi lain, 20 orang juga dinyatakan sembuh. Dengan demikian, sudah 389 warga Batola yang terlepas dari cengkeraman Covid-19.

Terdapat 7 warga Marabahan yang termasuk daftar tersebut. Mayoritas dirawat di RSUD H Abdul Azis Marabahan.

Kemudian 9 warga lain berdomisili di Alalak, sebagian besar pasca menjalani karantina di Asrama Haji Banjarbaru. Pengecualian Btl-495 (60 tahun) dan Btl-467 (65 tahun) yang dirawat di RSUD Abdul Azis.

Juga terdapat 2 pasien sembuh dari Cerbon, serta masing-masing 1 pasien yang berdomisili di Tamban dan Wanaraya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Lantik Kombes Pol Heri Armanto Sutikno Jadi Irwasda Polda Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rakercab, Hipmi Tanah Bumbu Perkuat Konsolidasi
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Meratus, Kapolda Kalsel: Upaya 3T Harus Didukung Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Kampung Basirih; Asal Nama Hingga Suku Pertama yang Menghuni Wilayah Itu
apahabar.com

Kalsel

Sinyal Kuat Dukung Nadjmi-Jaya, Ketua DPC Gerindra Banjarbaru: Insya Allah
apahabar.com

Kalsel

Program Siring Sungai Andai, Pemko Targetkan Pengerukan Selesai Tahun Ini
apahabar.com

Kalsel

Harganas 2019; Acil Odah: Gaungkan Stunting Lebih Keras
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Tiang Listrik Jatuhi Mobil Melintas di Skip Lama Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com