LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Hasil Swab Massal di DPRD Kalsel Negatif

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:56 WIB

Hasil Swab Massal di DPRD Kalsel Negatif

Anggota DPRD Kalsel, Athaillah Hasbi saat menjalani test swab. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Kalsel baru saja menggelar test swab massal. Hasilnya menggembirakan. Tak satu pun peserta yang mengikuti uji lendir terinfeksi Covid-19.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel Haji Antung Mas Rozaniasyah mengemukakan itu melalui Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Setwan Riduansyah MAP.

Tes usap itu untuk memastikan orang-orang di “Rumah Banjar” (Gedung DPRD Kalsel), baik anggota dewan maupun karyawan setwan dan wartawannya tidak terkena penyakit yang membahayakan serta membawa kematian tersebut.

“Sebagai sebuah lembaga yang juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, kita ingin pastikan terbebas dari COVID-19,” tegasnya.

Ia menerangkan pada tes usap massal hari pertama di Rumah Banjar, Senin (10/8), sebanyak 100 orang, diantaranya anggota dewan dan wartawan/anggota Press Room DPRD Kalsel, selebihnya pegawai setwan setempat.

Sebanyak enam anggota DPRD Kalsel yang ikut tes usap itu antara lain Athaillah Hasbi dari Partai Golkar dan HM Iqbal Yudiannoor – Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut.

Tes usap hari kedua, Selasa (11/8) yang datang ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kalsel –milik pemerintah provinsi (pemprov) setempat– sebanyak 15 orang.

“Kita bersyukur dari hasil swab bagi keluarga besar Rumah Banjar pada 10 dan 11 Agustus lalu itu ternyata negatif,” ujar Riduansyah mewakili sekwannya.

Program tes usap di DPRD Kalsel untuk mendeteksi dini kemungkinan terjangkit COVID-19 agar Rumah Banjar yang merupakan pelayanan terhindar dari pandemi yang dapat membawa seseorang yang terkena kepada kematian.

Rencana semula tes usap massal di Rumah Banjar Kalsel sebanyak 300 orang terdiri atas 160 pegawai sekretariat, 55 anggota legislatif, 36 satpam, 30 petugas kebersihan, dan 19 wartawan/anggota Press Room DPRD setempat, demikian Riduansyah. (Ant)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Saat MAN 1 Diamuk Api, Pintu Dua SD Barabai Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Kalsel

Saat MAN 1 Diamuk Api, Pintu Dua SD Barabai Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Kalsel

Viral Awan “Tsunami” Dikira Kiamat di Tapin, Simak Penjelasan BMKG

Kalsel

Bupati Tabalong Kukuhkan Pengurus DPC Apdesi Periode 2020-2025
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Jilid II, Tempat Usaha Bandel Bakal Ditutup Paksa
apahabar.com

Kalsel

Acungkan Golok, Pembakar Lahan di Mataraman Disergap  
Longsor di HST

Kalsel

Bahu-membahu Bangun Rumah Bocah yang Selamat dari Longsor di HST
apahabar.com

Kalsel

Polemik Portal Jalan Simpang Adhyaksa, Warga Luluh dengan Ancaman Dishub
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Pulau Kembang (3), Menjadi Tempat Wisata di Penjajahan Belanda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com