Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Hindari Ngerem Pakai Kaki Kiri Ketika Mengendarai Mobil Matik, Kenapa?

- Apahabar.com Rabu, 19 Agustus 2020 - 08:00 WIB

Hindari Ngerem Pakai Kaki Kiri Ketika Mengendarai Mobil Matik, Kenapa?

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Mobil matik banyak menjadi pilihan masyarakat. Alasannya, dengan tingkat kemacetan lalu lintas yang semakin parah, menggunakan mobil matik pastinya tidak cepat pegal dan cenderung lebih nyaman.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengemudikan mobil matik. Salah satunya adalah kebiasaan sebagian driver yang menggunakan kaki kiri ketika menginjak pedal rem.

Melakukan pengereman dengan menggunakan kaki kiri dapat menimbulkan missed feeling, dan akan menjadi berbahaya.

Selain itu, pengemudi juga dapat secara tidak sengaja menginjak pedal rem dan gas di saat yang bersamaan. Hal ini dapat mempersingkat usia komponen seperti clutch pada transmisi matik.

“Pasalnya pada posisi itu kopling dalam kondisi bekerja atau berputar, tetapi daya geraknya ditahan oleh tekanan rem,” papar Samsudin, Aftersales Support – Astra Peugeot, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (18/8/2020).

Pengemudi yang sudah terbiasa menggunakan mobil transmisi manual, kaki kirinya sudah terbiasa menginjak tuas pedal kopeling sangat dalam.

Namun, bila dilakukan hal serupa terhadap pedal rem saat menggunakan mobil matik, dikhawatirkan mobil akan berhenti secara mendadak. Jelas hal ini membahayakan diri sendiri juga orang lain.
Perawatan

Masih menurut Samsudin, kadar feeling antara kaki kanan dan kiri saat melakukan pengereman dengan mobil matik sangat berbeda.
Apalagi saat mengoperasikan mobil manual, kaki kanan lebih aktif buat tekan pedal rem. Sehingga sebaiknya, untuk selalu menggunakan kaki kanan untuk mengoperasikan pedal gas dan pedal rem secara bergantian.

“Demikian pula mengenai hal perawatan. Sepintas memang, seolah mobil matik tanpa perawatan. Hampir sebagian besar penguna mobil matik mengganggap tanpa perawatan dibanding dengan mobil bertransmisi manual,” tegasnya.

Mobil bertansmisi otomatis juga butuh melakukan perawatan, seperti oli transmisi. Untuk menjaga agar transmisi kendaraan lebih awet dan performa lebih terjaga, tetap disarankan agar oli transmisi diganti per 40 ribu kilometer karena kondisi lalu lintas dan suhu yang tinggi. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Presenter Gracia Indri Pamer Kemesraan dengan Pria Bule, Siapa Dia?
apahabar.com

Gaya

Tak Banyak yang Tahu, Berikut Spot Camping di HSS yang Memanjakan Mata Pecinta Alam
apahabar.com

Gaya

Mengintip Kiat Sukses Budidaya Stroberi California Milik Pelaut asal Toraja di Banjarbaru
apahabar.com

Gaya

Teknik Ampuh Atasi Cemas Berlebih dengan ‘Mindfulness’, Yuk Dicoba!
apahabar.com

Gaya

7 Rekomendasi Aplikasi Edit Foto dan Video
apahabar.com

Gaya

Musim Rambutan Datang Nih, Yuk Intip Manfaat Buah Ini
apahabar.com

Gaya

Keterlibatan Wanita Mencoblos di Pilpres 2019 Penting
apahabar.com

Gaya

Jenis-Jenis Kucing Kampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com