Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Hore! Pekerja Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000/Bulan dari Jokowi

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 20:18 WIB

Hore! Pekerja Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000/Bulan dari Jokowi

Ilustrasi. Foto-SINDOnews

apahabar.com, JAKARTA – Kabar gembira buat pekerja yang penghasilan per bulan di bawah Rp 5 juta. Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi akan memberikan bantuan Rp 600 ribu per bulan.

Dana yang siap dikucurkan dalam waktu dekat itu, sebagai bentuk bantuan akibat pandemi Covid-19. Namun, tidak semua pekerja bisa mendapat bantuan tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bantuan akan diberikan ke 13,8 juta pekerja swasta atau non PNS dan BUMN yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan,” kata Erick dalam keterangan resmi seperti dikutif detikcom, Kamis (6/8).

Erick menjelaskan bantuan yang diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan mulai September mendatang. Menghindari penyalahgunaan, pemerintah akan memberikannya langsung per dua bulan kepada masing-masing rekening pekerja.

“Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini,” kata Erick.
Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyebut bantuan ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat sehingga bisa menggerakkan perekonomian Indonesia.

“Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” terangnya. (dtk)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gangguan Keamanan, Dinkes Mimika Tarik Petugas dari Perbatasan Nduga
apahabar.com

Nasional

Peneliti Intelejen : Mayoritas Peserta Reuni 212 Pendukung Prabowo Sandi
apahabar.com

Nasional

5 Provinsi Penyumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak, Bagaimana Kalsel?
apahabar.com

Nasional

BKSDA Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya dari Lilitan Ban
apahabar.com

Nasional

Timur Tengah Memanas, AS Sudah Mulai Kirim Pasukan ke Kuwait
apahabar.com

Nasional

Keanggotaan BPJS Kesehatan Diusulkan Jadi Syarat Pelunasan Biaya Haji
apahabar.com

Nasional

Pesawat TNI AU yang Bawa 238 WNI dari Natuna Tiba di Lanud Halim
apahabar.com

Nasional

Raja dan Ratu Belanda Disambut Pasukan Berbaju Adat Nusantara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com