Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 19:38 WIB

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan

Kepala Bidang Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Banjarmasin, Dian Zulfikar. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah pusat berencana memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 600 ribu per bulan kepada masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 5 juta, yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease 2019. Lantas, bagaimana mekanisme penyaluran bantuan tersebut di Kalimantan Selatan (Kalsel)?

Kepala Bidang Kepesertaan BP Jamsostek Banjarmasin, Dian Zulfikar mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi mendetail dari pemerintah pusat.

“Saat ini regulasi pemerintah belum keluar,” ucap Dian Zulfikar kepada apahabar.com, Jumat (7/8) sore.

Meski demikian, mereka telah menerima informasi umum terkait mekanisme penyaluran bantuan tersebut.

Pertama, bantuan ini merupakan program pemerintah dalam percepatan pembangunan ekonomi dalam bentuk bansos melalui penambahan gaji untuk tenaga kerja peserta aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta.

“BPJS Ketenagakerjaan ditugaskan untuk mendapatkan nomor rekening aktif atas nama tenaga kerja bersangkutan,” beber Dian.

Selanjutnya, nomor rekening tersebut akan dilaporkan ke pemerintah pusat.

Tidak menunggu lama, pemerintah pusat akan melakukan transfer atau pembayaran langsung ke nomor rekening tenaga kerja bersangkutan.

“Kalau dilihat keseriusan pemerintah, mungkin tidak lama lagi regulasi akan keluar,” cetusnya.

Menurutnya, bantuan ini bukan hanya diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan penerima upah aktif, namun juga pekerja mandiri atau yang disebut bukan penerima upah aktif.

“Kemungkinan juga akan dapat, akan tetapi kita tunggu aja regulasinya terlebih dahulu,” katanya.

Saat ditanya jumlah tenaga kerja penerima bantuan di Kalsel, Dian mengaku masih mendata peserta BPJS Ketenagakerjaan di Banjarmasin dan Batulicin.

“Datanya akan kami gabung terlebih dahulu dengan Kantor Cabang Batulicin,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bantuan akan diberikan ke 13,8 juta pekerja swasta atau non PNS dan BUMN yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan,” kata Erick dalam keterangan resmi, Kamis (6/8) kemarin.

Erick menjelaskan bantuan akan diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan mulai September mendatang.

Namun pemerintah akan memberikannya langsung per dua bulan kepada masing-masing rekening pekerja tersebut demi menghindari penyalahgunaan.

“Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini,” kata Erick.

Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyebut bantuan ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat sehingga bisa menggerakkan perekonomian Indonesia agar cepat pulih.

“Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” terangnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

bupati balangan

Kalsel

Bupati Balangan Resmikan Dua Puskesmas Rawat Inap
apahabar.com

Kalsel

BPTD XV Siapkan Lima Posko Hadapi Mudik Lebaran, Berikut Titik Lokasinya
Tapin Siaga

Kalsel

Pemkab Tapin Siaga Hadapi Darurat Bencana
apahabar.com

Kalsel

Usai Dipecat, KPU Kalsel Belum Pastikan PAW Gusti Makmur
apahabar.com

Kalsel

Tolak Kunjungan DPRD Kalteng, Hasrat Dewan Kalsel ke Luar Daerah Pun Pupus
apahabar.com

Kalsel

Segera, Arena Outdoor Fitness di Rumpiang
apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Masker di Martapura, Siap-siap Punguti Sampah
Longsor Tambang

Kalsel

Pencarian H+6, Satu Korban Longsor Tambang di Tanah Bumbu Masih Terjebak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com