Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 19:38 WIB

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan

Kepala Bidang Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Banjarmasin, Dian Zulfikar. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah pusat berencana memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 600 ribu per bulan kepada masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 5 juta, yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease 2019. Lantas, bagaimana mekanisme penyaluran bantuan tersebut di Kalimantan Selatan (Kalsel)?

Kepala Bidang Kepesertaan BP Jamsostek Banjarmasin, Dian Zulfikar mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi mendetail dari pemerintah pusat.

“Saat ini regulasi pemerintah belum keluar,” ucap Dian Zulfikar kepada apahabar.com, Jumat (7/8) sore.

Meski demikian, mereka telah menerima informasi umum terkait mekanisme penyaluran bantuan tersebut.

Pertama, bantuan ini merupakan program pemerintah dalam percepatan pembangunan ekonomi dalam bentuk bansos melalui penambahan gaji untuk tenaga kerja peserta aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta.

“BPJS Ketenagakerjaan ditugaskan untuk mendapatkan nomor rekening aktif atas nama tenaga kerja bersangkutan,” beber Dian.

Selanjutnya, nomor rekening tersebut akan dilaporkan ke pemerintah pusat.

Tidak menunggu lama, pemerintah pusat akan melakukan transfer atau pembayaran langsung ke nomor rekening tenaga kerja bersangkutan.

Baca juga :  Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak

“Kalau dilihat keseriusan pemerintah, mungkin tidak lama lagi regulasi akan keluar,” cetusnya.

Menurutnya, bantuan ini bukan hanya diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan penerima upah aktif, namun juga pekerja mandiri atau yang disebut bukan penerima upah aktif.

“Kemungkinan juga akan dapat, akan tetapi kita tunggu aja regulasinya terlebih dahulu,” katanya.

Saat ditanya jumlah tenaga kerja penerima bantuan di Kalsel, Dian mengaku masih mendata peserta BPJS Ketenagakerjaan di Banjarmasin dan Batulicin.

“Datanya akan kami gabung terlebih dahulu dengan Kantor Cabang Batulicin,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bantuan akan diberikan ke 13,8 juta pekerja swasta atau non PNS dan BUMN yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan,” kata Erick dalam keterangan resmi, Kamis (6/8) kemarin.

Baca juga :  Menyelisik Sejarah PKI di Kalsel, Kekuatan Hingga Vonis Mati Tokoh Mereka

Erick menjelaskan bantuan akan diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan mulai September mendatang.

Namun pemerintah akan memberikannya langsung per dua bulan kepada masing-masing rekening pekerja tersebut demi menghindari penyalahgunaan.

“Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini,” kata Erick.

Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyebut bantuan ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat sehingga bisa menggerakkan perekonomian Indonesia agar cepat pulih.

“Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” terangnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Tani Nasional, Panen Sayur Serentak di Pekarangan Pangan Lestari Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Kabupaten HST Geger Mayat Lagi
apahabar.com

Kalsel

Salurkan Bantuan Kapolri, Kapolres Tanah Laut Ingatkan Pesan Protokol Kesehatan pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Tindak Pidana, Sat Binmas Polres Tanah Bumbu Patroli ke SPBU
apahabar.com

Kalsel

Heboh Ibu Pingsan di Kotabaru Diduga Covid-19, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Anjir Pasar Diduga Berasal dari Percikan Petasan
apahabar.com

Kalsel

Polisi Amankan Ribuan Liter Bensin dari Pria di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Pentingnya PAUD, Ririen Nadjmi Ajak Warga Daftarkan Anaknya Segera
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com