Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi SHM-MAR Kampanye, Pedagang Keliling Ketiban Berkah

HUT RI ke-75, 9,1 Juta UMKM Diberi Bantuan Modal

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:29 WIB

HUT RI ke-75, 9,1 Juta UMKM Diberi Bantuan Modal

Ilustrasi - Petugas menata tumpukan uang kertas . Foto-Antara/Dhemas Reviyanto/foc

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah akan menyalurkan bantuan produktif untuk modal kerja sebesar Rp2,4 juta kepada penerima tahap awal sebanyak 9,1 juta pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) mulai 17 Agustus 2020.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan sedang memfinalisasi penetapan anggaran untuk tahap awal penyaluran kepada 9,1 juta data penerima bantuan.

Secara total, pemerintah akan menyalurkan bantuan produktif ini kepada 12 juta pelaku usaha UMKM.

“Harapannya mulai launching pada 17 Agustus 2020 nanti, program ini nanti akan membantu dunia usaha khususnya UMKM dari sisi produksi,” ujar Askolani dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut dia, anggaran yang disiapkan untuk bantuan bersifat hibah ini akan fleksibel. Tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan penyesuaian anggaran dan jumlah penerima jika memang dibutuhkan industri UMKM.

“Ini menyesuaikan implementasi di lapangan dan dari Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Askolani.

Untuk bantuan UMKM di tahap awal kepada 9,1 juta pelaku usaha ini, pemerintah menyiapkan pagu anggaran Rp 22 triliun.

Di kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan penyaluran bantuan produktif ini akan ditransfer langsung ke rekening penerima.

“Jadi ini kami sudah siapkan pertengahan Agustus ini juga sudah bisa kita kick off,” ucap Teten.

Teten menjelaskan pihaknya sudah mengumpulkan sekitar 17 juta data pelaku usaha mikro yang bersumber dari koperasi, kepala dinas dari berbagai daerah, OJK, bank wakaf mikro dan UMKM, perbankan, kementerian/lembaga, PT Permodalan Nasional Madani (PMN) dan PT Pegadaian.

Sebanyak 17 juta data tersebut akan diverifikasi untuk menentukan daftar penerima bantuan.

“Selanjutnya data tersebut akan dilakukan verifikasi dan validasi oleh Kemenkop UKM bersama Kementerian Keuangan dan OJK. Kami mengajak kepada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan pembiayaan modal kerja dan investasi dari perbankan untuk ikut aktif mendaftarkan diri melalui dinas koperasi terdekat,” ungkap Teten.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dirut Bank Kalsel Optimistis Ekonomi Kalsel Mampu Hadapi Resesi di Kuartal IV-2020
apahabar.com

Ekbis

Pembahasan Revitalisasi Pasar Sudimampir Masih Panjang
apahabar.com

Ekbis

Wagub: Jumlah Investor di Kalsel Mencapai 14.263 Investor
apahabar.com

Ekbis

Mulai Langka, Gula Pasir Tembus Harga Rp20 Ribu per Kg
apahabar.com

Ekbis

DPD RI: Palapa Ring Bisa Jadi Jalan Mengakselerasi Pemerataan Ekonomi
apahabar.com

Ekbis

Kunjungan Wisata di Kalsel Naik, Ini Faktanya
apahabar.com

Ekbis

Empat Jawara Dunia Games Campus League Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Harga Bawang di Rantau Melonjak Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com