Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi Diajak Sabung Ayam, ODGJ Bawa Sajam Berhasil Diamankan di Sungai Raya HSS Edarkan Sabu, Pria Martapura Ditangkap di Banjarbaru

Implementasi Pemberdayaan Alternatif Kawasan Rawan Narkoba di Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 17:08 WIB

Implementasi Pemberdayaan Alternatif Kawasan Rawan Narkoba di Kalsel

Walikota Ibnu sina menjadi salah satu narasumber dalam rapat kerja Pengembangan wirausaha kecil dan menengah bagi masyarakat pada kawasan rawan narkoba di Hotel Golden Tulip Galaxy, Kamis (6/8). Foto-BNN Banjarmasin

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan serius dalam memberdayakan masyarakat di kawasan rawan dan rentan terhadap narkoba.

“Penanganan mantan pecandu narkoba adalah tugas dan tanggung jawab bersama. Pemkot Banjarmasin memberikan peluang seluas-luasnya kepada semua orang, termasuk mantan pecandu narkoba,” ucap Wali Kota Banjarmasin Ibnu sina dalam rapat kerja Pengembangan wirausaha kecil dan menengah bagi masyarakat pada kawasan rawan narkoba di Hotel Golden Tulip Galaxy, Kamis (6/8).

Oleh karena itu, dibutuhkan peran para tokoh dan pendamping seperti edukator, advokat, pembimbing, kontrol sosial dan role model untuk ikut dalam program pemberdayaan ini.

“Jangan menstigma mantan pencandu narkoba. Mereka adalah warga yang wajib kita bina dan arahkan serta hargai sebagai manusia yang bermartabat,” kata Ibnu

Dalam pemaparannya, Ibnu memaparkan beberapa peluang usaha baru yang bisa dilakukan oleh mantan pecandu narkoba yaitu bidang kerajinan tenun sasirangan, jasa cuci mobil atau sepeda motor, budidaya ternak, pengembangan bibit tanaman, serta produksi apd seperti masker dan face shield.

Berdasarkan data BNNP, Kalsel menduduki urutan 9 dari 34 provinsi yang rawan penyalahgunaan narkoba. Dengan prevalensinya sebesar 1,3 persen atau setara dengan 57 ribu orang.

“Tingkat kesadaran untuk menjalani rehabilitasi masih sangat rendah, sehingga dibutuhkan partisipasi peran serta masyarakat dan lintas sektoral,” kata Kepala BNN Kalsel, Mohamad Aris Purnomo

BNNP Kalsel telah melakukan pemetaan kawasan rawan yang diintervensi pada 2020 hingga 2024.

Untuk tahun ini diketahui, kawasan paling rawan adalah Desa Tunggul Irang Ilir di Kabupaten Banjar. Sementara, intervensi pada 2021 yaitu Kelurahan Sungai Lulut, Pasar Lama, Sungai Besar (Banjarbaru), desa Maritim (Balangan), Pulau Nagara (HSS), Desa Kurau (Tanah Laut), Mabuun (Tabalong) dan Desa Panangkalan (HSU).

“Sementara pemetaan daerah rawan narkoba di Banjarmasin, target intervensi tahun ini yaitu di Gang Jamaah, Kelurahan Pekauman,” lanjutnya

Program pemberdayaan alternatif yang telah dilakukan BNNP Kalsel sepanjang 2016-2020 adalah pelatihan service ac, cukur rambut, otomotif, memasak dan membuat kain sasirangan.

Namun, beberapa kendala kerap ditemui seperti kurangnya konsisten para peserta dalam mengaplikasikan keterampilan yang didapat. Kemudian media untuk memasarkan hasil keterampilan, anggaran terbatas, waktu pelatihan yang singkat hingga kurangnya dukungan stakeholder terkait.

Sebagai informasi, acara raker ini turut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda dan agama dari kelurahan Pekauman, kota Banjarmasin.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jalan Hampang-Kelumpang Hulu Terendam, Warga Terpaksa Sewa Rakit
apahabar.com

Kalsel

Bekali Informasi Lahan Gambut Indonesia, AJI Perkenalkan PRIMS
apahabar.com

Kalsel

Nyepi di Banjarmasin: Jarak Diatur, Hanya Diikuti Puluhan Umat Hindu
apahabar.com

Kalsel

Penemuan Tulang Belulang Diduga Orok Bayi Gegerkan Beruntung Jaya
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kota Tak Dilibatkan Bahas PSBB
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Penyebab Kematian Wanita Tertelungkup di Samping Kodim 1010 Rantau
Hujan Kalsel

Kalsel

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Tanah Bumbu
Mantewe

Kalsel

Salut, SMPN 4 Mantewe Tanah Bumbu Ikuti Penilaian Sekolah Adiwiyata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com