Mengejutkan, Kakak Haji Isam Ungguli Popularitas Cuncung dan Mila Karmila di Pilbup Tanbu 2020 Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium

Implementasi Pemberdayaan Alternatif Kawasan Rawan Narkoba di Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 17:08 WIB

Implementasi Pemberdayaan Alternatif Kawasan Rawan Narkoba di Kalsel

Walikota Ibnu sina menjadi salah satu narasumber dalam rapat kerja Pengembangan wirausaha kecil dan menengah bagi masyarakat pada kawasan rawan narkoba di Hotel Golden Tulip Galaxy, Kamis (6/8). Foto-BNN Banjarmasin

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan serius dalam memberdayakan masyarakat di kawasan rawan dan rentan terhadap narkoba.

“Penanganan mantan pecandu narkoba adalah tugas dan tanggung jawab bersama. Pemkot Banjarmasin memberikan peluang seluas-luasnya kepada semua orang, termasuk mantan pecandu narkoba,” ucap Wali Kota Banjarmasin Ibnu sina dalam rapat kerja Pengembangan wirausaha kecil dan menengah bagi masyarakat pada kawasan rawan narkoba di Hotel Golden Tulip Galaxy, Kamis (6/8).

Oleh karena itu, dibutuhkan peran para tokoh dan pendamping seperti edukator, advokat, pembimbing, kontrol sosial dan role model untuk ikut dalam program pemberdayaan ini.

“Jangan menstigma mantan pencandu narkoba. Mereka adalah warga yang wajib kita bina dan arahkan serta hargai sebagai manusia yang bermartabat,” kata Ibnu

Baca juga :  Lihai, IRT di Tanbu Sembunyikan Sabu di Tempat Tak Biasa

Dalam pemaparannya, Ibnu memaparkan beberapa peluang usaha baru yang bisa dilakukan oleh mantan pecandu narkoba yaitu bidang kerajinan tenun sasirangan, jasa cuci mobil atau sepeda motor, budidaya ternak, pengembangan bibit tanaman, serta produksi apd seperti masker dan face shield.

Berdasarkan data BNNP, Kalsel menduduki urutan 9 dari 34 provinsi yang rawan penyalahgunaan narkoba. Dengan prevalensinya sebesar 1,3 persen atau setara dengan 57 ribu orang.

“Tingkat kesadaran untuk menjalani rehabilitasi masih sangat rendah, sehingga dibutuhkan partisipasi peran serta masyarakat dan lintas sektoral,” kata Kepala BNN Kalsel, Mohamad Aris Purnomo

BNNP Kalsel telah melakukan pemetaan kawasan rawan yang diintervensi pada 2020 hingga 2024.

Untuk tahun ini diketahui, kawasan paling rawan adalah Desa Tunggul Irang Ilir di Kabupaten Banjar. Sementara, intervensi pada 2021 yaitu Kelurahan Sungai Lulut, Pasar Lama, Sungai Besar (Banjarbaru), desa Maritim (Balangan), Pulau Nagara (HSS), Desa Kurau (Tanah Laut), Mabuun (Tabalong) dan Desa Panangkalan (HSU).

Baca juga :  Hadir Lebih Awal, Ibnu-Arifin Komitmen Kampanye Damai dan Sehat di Pilwali Banjarmasin 2020

“Sementara pemetaan daerah rawan narkoba di Banjarmasin, target intervensi tahun ini yaitu di Gang Jamaah, Kelurahan Pekauman,” lanjutnya

Program pemberdayaan alternatif yang telah dilakukan BNNP Kalsel sepanjang 2016-2020 adalah pelatihan service ac, cukur rambut, otomotif, memasak dan membuat kain sasirangan.

Namun, beberapa kendala kerap ditemui seperti kurangnya konsisten para peserta dalam mengaplikasikan keterampilan yang didapat. Kemudian media untuk memasarkan hasil keterampilan, anggaran terbatas, waktu pelatihan yang singkat hingga kurangnya dukungan stakeholder terkait.

Sebagai informasi, acara raker ini turut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda dan agama dari kelurahan Pekauman, kota Banjarmasin.

Editor: Syarif

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wahyu Bangga Desa Batulicin Irigasi Ikut Peringati Detik-Detik Proklamasi
apahabar.com

Kalsel

Bang Dhin Dorong Pemda Siapkan Psikolog Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Siang ini, Cuaca Kalsel Diwarnai Hujan Lokal di Sejumlah Tempat
apahabar.com

Kalsel

BJ Habibie Wafat, Mensesneg Nyatakan Berkabung Nasional 3 Hari
apahabar.com

Kalsel

Fakta Baru Malam Minggu Berdarah di RK Ilir Banjarmasin Selatan; Tawa Berujung Petaka
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Korban Puting Beliung Manarap, Intip Pesan Guru Khalil
apahabar.com

Kalsel

Negoisasi Buntu Pembongkaran Rumah di Banjar: “Kalau Tidak Terima Langsung ke Bupati!”
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarmasin : Segera Robohkan Bangunan Jomblo Itu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com