OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Indeks Demokrasi Kalsel Menurun, Apa Pemicunya?

- Apahabar.com     Rabu, 5 Agustus 2020 - 21:17 WITA

Indeks Demokrasi Kalsel Menurun, Apa Pemicunya?

Ilustrasi. Foto-Net

apahahabar.com, BANJARMASIN – Kabar kurang mengenakan kembali menerpa Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Meminjam data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks demokrasi Kalsel 2019 mengalami penurunan sebesar 0,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Lantas, apa penyebab penurunan Indeks Demokrasi Indonesia di Banua, sebutan Kalsel ?

Koordinator Jaringan Demokrasi Kalsel, Samahuddin Muharram mengatakan ada beberapa variabel dalam penilaian indeks demokrasi.

Salah satunya kebebasan kehidupan antar-umat beragama.

“Variabel ini yang selalu membuat posisi Kalsel selalu di bawah dalam indeks demokrasi,” ucap Samahuddin Muharram kepada apahabar.com, Rabu (5/8) malam.

Masyarakat Kalsel, kata eks Ketua KPUD ini, dinilai sangat religius dan mayoritas memeluk agama Islam.

Meskipun kehidupan umat beragama di Kalsel terbilang cukup rukun, tetapi indeks demokrasi selalu menganggap itu tidak ada kebebasan beragama.

“Yang paling tinggi indeks demokrasi itu pasti daerah-daerah yang memiliki agama 50:50 dengan Islam seperti Kalteng, Bali, dan lain-lain,” bebernya.

Karena variabel kebebasan beragama menjadi salah satu penilaian, tambah dia, maka sedikit susah untuk menaikkan IDI Kalsel

“Karena Kalsel bagaimana pun masyarakatnya akan menolak ajaran-ajaran baru yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah keagamaan,” tegasnya.

Sedangkan dari segi pemerintah, Samahuddin menilai pemerintah daerah telah memberikan hak kebebasan berpendapat kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak pernah mengintervensi, apalagi melarang untuk mengemukakan pendapat di depan umum,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertamina Jamin SPBU di Loksado Mengikuti Program Pemerintah
pasar kuripan banjarmasin

Banjarmasin

Catat, Belasan Kios Pasar Kuripan Banjarmasin Dibongkar Besok
apahabar.com

Kalsel

Di Tabalong, Dirbinmas Polda Kalsel Bicara Covid-19 hingga Netralitas Aparat di Pilkada
apahbar.com

Kalsel

Detik-Detik Pelantikan DPRD Kalsel, Anoa hingga Anjing Pelacak Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Percepatan Pembangunan di 12 Desa, Bupati Ansharudin Ingatkan Tertib Administrasi
apahabar.com

Kalsel

DitIntelkam Polda Kalsel Masuk Zona Integritas, Ombudsman: Mesti Bebas Korupsi
apahabar.com

Kalsel

Mengenal Lebih Dekat Duta Bahasa Kalsel dan Tantangannya
apahabar.com

Kalsel

Siswi Asal Tapin dan Kandangan Dipercaya Bawa Baki Paskibra HUT RI di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com