Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Ingat! Pakai Ban Serep Jangan Ngebut

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:00 WIB

Ingat! Pakai Ban Serep Jangan Ngebut

Ilustrasi ban serep. Foto-autoguide.com

apahabar.com, JAKARTA – Ban cadangan untuk mobil sangat penting untuk mengantisipasi kondisi darurat. Wajib diketahui, ban cadangan itu tidak bisa dibawa ngebut.

Demikian dijelaskan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu seperti dilansir apahabar.com dari detikOto. Jusi menjelaskan ban cadangan memiliki peran yang sangat penting saat berkendara, terlebih berkendara jauh.

“Jadi fungsi ban serep lebih kepada kenyamanan. Tapi kita bisa temukan bahwa ada perbedaan ukuran atau dimensi pada keempat ban aslinya dengan ban cadangan. Ini hanya bisa digunakan pada batas kecepatan tertentu tidak bisa pada kecepatan normal,” Jusri.

Alasan lain pabrikan beda dimensi antara ban cadangan dengan aslinya, untuk bisa menghemat bagasi.

“Ban cadangan jauh lebih kecil bertujuan agar tidak terlalu memakan bagasi, karena itu dimensi atau ukurannya berbeda. Selain itu kembali saya ingatkan ban cadangan ini hanya bisa digunakan pada batas kecepatan tertentu tidak bisa pada kecepatan normal sampai kita ketemu dengan tambal ban atau bisa menambal kembali ban asli kita,” kata Jusri.

Dalam pemberitaan sebelumnya, dilansir dari laman Suzuki, meski terlihat terlindungi dengan baik, ban cadangan ternyata juga membutuhkan perawatan agar kondisinya tetap baik dan siap digunakan saat diperlukan.

“Satu hal yang penting untuk diingat saat merawat ban serep adalah pastikan kondisi tekanan anginnya tetap terjaga supaya siap dipakai saat diperlukan,” tulis pernyataan Suzuki.

Khusus untuk ban serep yang ditempatkan di kolong mobil, perlu mendapatkan perawatan ekstra. Alasannya, ban serep di kolong mobil bisa dengan mudah terkena cipratan lumpur atau kotoran, terlebih kalau ban serep tersebut tidak diberi pelindung tambahan.

“Kotoran bisa bisa menempel di bagian antara rim dengan bead (pinggir ban yang menempel ke pelek). Jika kotoran ini mengering, maka berisiko membuat celah antara pelek dan ban. Akibatnya, angin gampang keluar dan membuat ban jadi kehilangan tekanan anginnya,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, bagi Anda yang memiliki mobil dengan ban serep di kolong, maka sangat disarankan untuk lebih rajin mengecek, membersihkannya, serta menjaga tekanannya. (Dtk)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Empat Cara Jitu Cegah Pencurian Motor
apahabar.com

Gaya

Tak Kalah dengan Herbal China, Jamu Indonesia Siap Diuji Klinis
apahabar.com

Gaya

KPAI Prihatin Anak Bungsu Nunung Alami Perundungan di Sekolah
apahabar.com

Gaya

Mengintip Kiat Sukses Budidaya Stroberi California Milik Pelaut asal Toraja di Banjarbaru
apahabar.com

Gaya

Makan Durian Saat Perut Kosong Bahayakan Lambung?
apahabar.com

Gaya

Moge BMW Pesaing Harley-Davidson Siap Meluncur di RI, Tapi…
apahabar.com

Gaya

Diminati Pecinta Tanaman Hias, Berikut 4 Fakta Menarik Janda Bolong
apahabar.com

Gaya

Tips Mengatasi Haus Saat Sedang Puasa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com