Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Insiden di Trans Kalimantan Renggut Nyawa Warga Kelayan

- Apahabar.com Senin, 17 Agustus 2020 - 14:20 WIB

Insiden di Trans Kalimantan Renggut Nyawa Warga Kelayan

Korban kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan Km 9 Handil Bakti, Minggu (16/8) malam mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km 9 Handil Bakti, Minggu (16/8) malam. Seorang warga Banjarmasin meregang nyawa.

Korban Hairudi beralamat di Gang Laila, Kelurahan Kelayan Selatan. Ia meninggal dunia di RSUD Ansari Saleh.

Pria berusia 21 tahun mengalami luka yang cukup parah. Dari telinga dan mulut korban keluar darah segar, juga terdapat luka lecet di bagian dada.

Sebelum kejadian tersebut, Hairudi mengendarai sepeda motor Honda Beat DA 6150 VR dan membonceng Nurul Hasanah (61) dari arah Banjarmasin menuju Marabahan.

Dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam, Hairudi kemudian berusaha mendahului sepeda motor lain.

Dalam waktu bersamaan, muncul dari arah berlawanan sepeda motor Yamaha MX King DA 3428 OH yang dikendarai Taufik Hidayat (20).

Meski dengan kecepatan sedang, Taufik berkendara agak ke bagian tengah jalan.
Akibatnya warga Desa Landihong RT 06 Kecamatan Alalak tersebut tak bisa menghindari tabrakan dengan Hairudi.

Setang kedua sepeda motor pun beradu dan membuat semua pengendara terpental ke aspal.

Warga sekitar dan pengendara yang mengetahui kejadian tersebut, langsung menghentikan kendaraan lain untuk menghindari kecelakaan tambahan.

Sejurus kemudian anggota Satlantas Polres Barito Kuala tiba di tempat kejadian.
Selanjutnya semua korban dibawa ke rumah sakit menggunakan unit pribadi dan Public Safety Center (PSC) Batola.

Nurul diidentifikasi tidak mendapatkan cedera parah. Sementara Taufik mengalami benjol di kepala belakang dan depan, serta mata kanan memar dan luka robek di jari kaki kanan.

“Kondisi kedua kendaraan normal, baik sistem pengereman maupun lampu penerangan,” jelas Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kasat Lantas AKP Faisal Amri Nasution.

“Mereka juga mengenakan helm, tetapi kedua pengendara belum mengantongi SIM C,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gedung Parkir DM Tanpa IMB, Sikap Tegas Pemkot Banjarmasin Dipertanyakan
apahabar.com

Kalsel

Imbauan IDI Cegah Penyebaran Corona di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Perhatian Bupati, Modal Awal Kafilah MTQ HST di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Terhalang Kayu, Tim SAR Evakuasi Korban Keempat Longsor di Pumpung
Pria Mabuk

Kalsel

Diduga Curi Motor, Pria Mabuk di Tatah Pemangkih Jadi Bulan-bulanan
apahabar.com

Kalsel

Reaktif, Bocah 125 Kg Tanah Laut Batal Dirawat di RS Ulin
apahabar.com

Kalsel

Tinjau Prokes di Bandara Syamsudin Noor, Pjs Wali Kota Banjarbaru Bangga
apahabar.com

Kalsel

Strategi Baru BPBD Tangani Asap Yang Mulai Menebal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com