Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Intip Warga Hulu Banyu Loksado Sambut HUT RI ke-75, Spirit Kemerdekaan di Tengah Pandemi

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 16:58 WIB

Intip Warga Hulu Banyu Loksado Sambut HUT RI ke-75, Spirit Kemerdekaan di Tengah Pandemi

Warga Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, HSS, berinisiatif bersihkan tepi jalan yang dipasang bendera merah-putih. Foto-apahabar.com/Hidayat

apahabar.com, LOKSADO – Antusiasme warga Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mulai nampak menyambut peringatan HUT RI ke-75 tahun ini.

Warga bersama aparat desa, bergotong-royong membersihkan lingkungannya.

Rumput-rumput liar yang tebal, serta ranting-ranting pohon di tepi jalan disingkirkan, sejak Jumat (14/8) siang kemarin oleh sekitar 40 warga yang kebanyakan adalah pemuda itu.

Jalanan yang dibersikan melewati 4 kampung di desa itu, yakni Kampung Muara Hatib, Pantai Langsat, Tanuhi dan Tariban.

Alhasil, sepanjang jalan sekitar lima kilometer melewati 4 kampung desa itu, kini terlihat lebih bersih.

Sekretaris Desa Hulu Banyu, Yusran menjelaskan, warga berinisiatif agar ingin kampungnya terlihat lebih nyaman dipandang, dalam momen peringatan kemerdekaan RI ini.

Meski perayaan hari kemerdekaan tahun ini terkesan kurang meriah, akibat pandemi Covid-19, namun, setidaknya warga menunjukkan kepeduliannya.

“Tujuannya, ingin menampakkan penyambutan hari kemerdekaan, agar lebih ke sifat sosial gotong-royong,” ujar Yusran kepada apahabar.com.

Selain itu, bendera merah-putih di sepanjang jalan desa nampak sudah terpasang. Sehingga menambah semarak HUT RI, meski tinggal dipedesaan. “Supaya terlihat juga perayaannya, bendera dipasang dan jalanan bersih,” ujarnya.

Sepanjang jalan desa itu, dipasang sekitar 150 tiang bendera merah-putih.

Tahun-tahun sebelumnya ungkapnya, momen 17-an selalu dirangkai dengan lomba oleh masyarakat.

Namun, tahun ini terpaksa tidak bisa dilaksanakan, akibat pandemi. Akan tetapi spirit kemerdekaan tidak luntur.

Diharapkannya, dengan aksi gotong-royong itu bisa menggantikan rasa kebersamaan dalam peringatan hari kemerdekaan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ia bersama warga lainnya, agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal.

apahabar.com

Warga Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, HSS, berinisiatif bersihkan tepi jalan yang dipasang bendera merah-putih. Foto-apahabar.com/Hidayat

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polemik Akses Menuju RS Haji Boejasin, Pemkab Tala Terpaksa Cari Alternatif Lain
apahabar.com

Kalsel

Bantuan dari Kabupaten Banjar Meluncur ke Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Masih Krisis Air Bersih
apahabar.com

Kalsel

Usaha dan Objek Wisata Boleh Buka, GTTP Banjar Beri Catatan
apahabar.com

Kalsel

Mayat Bayi di Satui, Polisi Beber Penyebab Kematian
apahabar.com

Kalsel

Imbauan IDI Cegah Penyebaran Corona di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Mandi di Sungai, Enam Bocah di Banjarmasin Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Nadjmi, Banjarbaru Resmi Dipimpin Darmawan Jaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com