Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit

Jangan Gunakan Neck Gaiter untuk Gantikan Masker

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:00 WIB

Jangan Gunakan Neck Gaiter untuk Gantikan Masker

Ilustrasi orang mengenakan neck gaiter. Foto-Dok. Indopos

apahabar.com, JAKARTA – Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di seluruh dunia, pemangku kebijakan serta para tenaga medis terus menerus mengimbau masyarakat untuk selalu mengenakan masker.

Namun dengan beredarnya berbagai macam jenis masker, maka para peneliti dari Duke University menguji masing-masing keampuhan setiap jenis masker dalam mencegah penularan Covid-19.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa masker kain yang terbuat dari katun memiliki efektifitas serupa dengan masker medis pada umumnya.

Sementara neck gaiter atau buff kemungkinan justru lebih berbahaya daripada tidak memakai masker sama sekali.

Neck gaiter atau buff kini menjadi alternatif populer di kalangan kaum muda yang ingin tetap bergaya dengan masker.

Namun pada umumnya neck gaiter atau buff terbuat dari bahan yang tipis dan material yang elastis, sehingga tidak efektif untuk mencegah penyebaran virus.

Salah satu profesor sekaligus ahli fisika, kimia, biomedis dan radiologi dari Duke University, Warren S. Warren, mengatakan bahwa masker N95 merupakan jenis masker yang paling efektif untuk menangkal penyebaran virus melalui mulut dan hidung.

“Tidak akan ada droplet yang menembus masker baik dari mulut Anda ataupun dari orang lain,” kata Warren seperti dikutip dari Washington Post.

Sementara itu neck gaiter atau buff masuk ke dalam kategori jenis masker terburuk.

“Neck gaiter memang sering digunakan orang karena nyaman untuk dikenakan. Namun itulah alasan utama kenapa menjadi sangat berbahaya, karena jenis bahan neck gaiter sangat tipis dan mudah menyerap udara serta air, sehingga sama sekali tidak membantu pencegahan,” jelas Warren.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Memasak Sehat dan Berkualitas dari Royal VKB
apahabar.com

Gaya

Ingat! Pakai Ban Serep Jangan Ngebut
apahabar.com

Gaya

5 Kebiasaan Bikin Boros di Bulan Puasa
apahabar.com

Gaya

Pesona Aglonema, Tanaman Hias Sri Rejeki yang Harganya Sampai Ratusan Juta
apahabar.com

Gaya

Waspada! Penyakit ISPA Paling Banyak Menyerang di Musim Hujan
apahabar.com

Gaya

Mengintip Bubuhan Brompton Banjarmasin, Pecinta Sepeda Lipat Asal Inggris
apahabar.com

Gaya

Nasib Fotografer di Tengah Pandemi, Bang Jay Pilih Jadi Youtuber
apahabar.com

Gaya

Sosok Pendiri Nissan, Putra Bangsawan Nyambi Jadi Mekanik di AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com