Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Jasad di Puing Kapal Kotabaru, Dua ABK Masih Misterius

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 19:08 WIB

Jasad di Puing Kapal Kotabaru, Dua ABK Masih Misterius

Warga Desa Oka Oka, Kecamatan Pulau Laut Selatan digegerkan dengan temuan mayat beserta puing kapal. Foto-AKP Abdul Jalil for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Sehari pasca-Iduladha, temuan mayat menggegerkan warga Desa Oka-Oka, Pulau Laut Selatan, Kotabaru.

Belakangan diketahui, jasad itu adalah Mahmud, warga Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Menerima kabar suaminya tak bernyawa,
istri dan anaknya langsung bertolak menuju Kotabaru. Mereka tiba Minggu (2/8).

Setelah memastikan jasad, sang istri sepakat untuk memakamkan jenazahnya di Kotabaru.

“Istri beserta anak korban juga telah menerima, dan mengikhlaskan kepergian sang suami,” jelas Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasatpolair, AKP Christugus Lirens, Selasa (4/8).

Mereka, kata kapolres, menyadari hal tersebut sebagai musibah. Surat pernyataan bahwa kejadian itu murni kecelakaan sudah dibuat.

“Intinya, mereka mengaku sudah menerima dengan ikhlas,” pungkasnya.

Tidak memakan waktu lama bagi polisi untuk mengungkap identitas jasad Mahmud.

Polisi juga mengantongi nama si pemilik puing kapal yang ditemukan warga tak jauh dari mayat terdampar.

“Ia berinisial KR, warga Sumenep, Jawa Timur,” ujar Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil, Senin (3/8) siang.

Ditemukannya nama pemilik kapal berawal dari nomor handphone yang tertera di puing kapal. Dihubungi, KR mengakui kapal tersebut benar miliknya.

Selain itu, komunikasi via seluler polisi juga berhasil mengorek keterangan dari KR.

Di antaranya, KR mengaku telah memberangkatkan tiga orang anak buah dari Sumenep.

Salah satunya, Mahmud yang ditemukan warga terdampar di pantai Oka Oka itu dalam kondisi tak bernyawa.

Dari cerita KR, ia mengutus anak buahnya berangkat dari Sumenep menuju Majene.

Tujuannya, untuk mengantarkan kapal tersebut kepada seorang pembeli di Majene.

Menurut KR, setelah sepuluh hari perjalanan mengarungi laut, sama sekali tidak ada kabar berita dari tiga anak buahnya.

Hingga akhirnya diperolehnya informasi penemuan mayat, beserta puing kapal di pantai Oka Oka, Pulau Laut Selatan, Kotabaru.

“Nah, berkenaan dengan hal itu, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap KR, atau pemilik kapal,” pungkas Jalil.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terdampak Covid-19, Ditintelkam Polda Kalsel Salurkan Bantuan ke Warga Banjarbaru

Kalsel

Cerita Keganasan Buaya Liar, 2 Warga Kotabaru Ditelan Hidup-Hidup
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Kembalikan Berkas Pencalonan, PKS: Tunggu Keputusan Pusat
apahabar.com

Kalsel

Sat Pol Airud Polres Batola Sosialisasi Pendisiplinan Aturan Bupati
apahabar.com

Kalsel

Sekda Kalsel Sindir Wali Kota Banjarmasin Soal Zona Hijau Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Kluster Sungai Bilu Banjarmasin, Lurah Pun Karantina Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Urai Kemacetan, Dishub Banjarmasin Tutup U-Turn Depan SMK 4
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Traktir Wifi Buat Pelajar Tabalong, Ini Lokasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com