Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Jokowi: 70 Persen Masyarakat Enggan Mengenakan Masker

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 12:36 WIB

Jokowi: 70 Persen Masyarakat Enggan Mengenakan Masker

Presiden Joko Widodo, mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung untuk meninjau uji klinis vaksin Covid-19 di Kota Kembang. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut berdasarkan survei terdapat 70 persen masyarakat di satu provinsi yang masih enggan mengenakan masker.

Padahal, penggunaan masker menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah tertularnya Covid-19.

Sayangnya, ia enggan menyebut masyarakat di provinsi mana yang enggan mematuhi protokol kesehatan tersebut.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan melalui konferensi video untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (11/8).

“Tapi memang kita tahu di masyarakat kita, survei yang kita lakukan di, saya tidak menyebut provinsinya, 70 persen (masyarakat) belum memakai masker. Ini di satu provinsi di Jawa. Ini jumlah angka yang besar sekali,” ujar Jokowi seperti dilansir Republika.co.id.

Karena itu, Presiden pun menginstruksikan seluruh jajaran baik TNI dan Polri agar terus membantu mendisiplinkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Jokowi menekankan, penggunaan masker oleh masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan angka penularan Covid-19, di samping juga menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kita harapkan di sini, saya sudah menyampaikan, dalam dua minggu ini dibantu oleh TNI Polri, gugus tugas daerah betul-betul urusan masker ini kita kerjakan all out dan masif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan, pembukaan kembali aktivitas atau kegiatan masyarakat di suatu daerah agar dilakukan dengan hati-hati dan melalui tahapan prakondisi. Selain itu, sektor yang akan kembali dibuka pun juga harus minim risiko penularan Covid.

“Ada tahapan-tahapan prakondisi, di prakondisikan dulu. Kemudian kita memilih waktu, memilih waktu ini penting sekali. Yang kedua timing, kapan ini dibuka. Karena jangan sampai dengan kita menyampaikan masuk ke new normal dianggap kita ini sudah tidak ada masalah,” kata dia.

Jelang akhir Juni tahun ini Presiden pernah menyinggung soal warga Jatim yang enggan bermasker.

Menurut survei pada waktu itu Presiden mengatakan jumlah warga Jatim yang tidak mengenakan masker bahkan mencapai 70 persen.

Presiden saat itu bahkan meminta Menkes dan Gugus Tugas untuk mengirimkan masker sebanyak-banyaknya ke Surabaya dan Jatim.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jalan Sering Banjir, Kementerian PUPR Bangun Jembatan Layang di Kalteng
apahabar.com

Nasional

HPN 2020, Hipmi Ingin Media Bantu Promosikan Dunia Usaha
apahabar.com

Nasional

Di Tengah Pandemi, Petugas Sensus Mulai Terjun ke Lapangan
apahabar.com

Nasional

RO Masih Tinggi, Makassar Belum Berlakukan ‘New Normal’
apahabar.com

Nasional

Australia Serukan Penyelidikan Virus, Indonesia Fokus Tangani Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mantan Panglima TNI Ingin Pangkalan Militer di Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Setelah Dilan, Ma’Ruf Amin Sebut Dewi-Dedi
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif Jadi 52.812, Sembuh 21.909 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com