Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Misteri KDRT Berdarah di Kintap Tala, Polisi Selisik Jejak Suami Pandemi Covid-19, Air-Listrik Balai Karantina Banjarmasin Malah Nunggak! Akun Ilegal Paslon di Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Kepolisian Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Jokowi Minta Para Menteri Ikut Promosikan Pemakaian Masker

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 14:37 WIB

Jokowi Minta Para Menteri Ikut Promosikan Pemakaian Masker

Presiden Joko Widodo saat membagikan bantuan modal kerja Rp 2,4 juta ke pedagang. Foto: Setpres

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri Kabinet Indonesia Maju ikut mempromosikan pemakaian masker, bahkan membagikannya untuk mencegah penularan Covid-19.

“Saya melihat urusan promosi pemakaian masker belum kelihatan setelah rapat itu, baik di media, baik di lapangan dengan membagikan masker saya rasa ini perlu saya ingatkan,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut rapat terbatas dengan tema “Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” yang dihadiri oleh para menteri kabinet Indonesia Maju dan juga Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca juga :  Banjarmasin Tinggal Satu Zona Merah, H. Hermansyah: Berkat Usaha Kita Bersama

“Sebelum vaksin disuntikkan kepada masyarakat, saya pikir kuncinya paling penting adalah pemakaian masker,” kata Jokowi menegaskan.

Dalam rapat terbatas pada tanggal 3 Agustus 2020, Jokowi sudah menyampaikan agar dalam 2 minggu setelah rapat 3 Agustus tersebut agar fokus kampanye pada pemakaian masker. Akan tetapi, kampanye itu ternyata belum terlihat.

“Rapat yang lalu kita sudah bicara lagi mengenai kedisiplinan masyarakat yang menjadi kunci untuk pengendalian Covid-19. Tolong ini betul-betul yang berkaitan dengan ajakan memakai masker, membagi masker pelaksanaannya bisa dipercepat,” jelas Jokowi.

Tujuannya adalah agar dunia usaha pun percaya terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menangani Covid-19.

Baca juga :  Cegah Covid-19 ke Anak, Khasiat Kayumanis dan Lemon Bisa Jadi Antiseptik Alami

“Karena juga akan mempekuat confident dari masyarakat, dari dunia usaha, dari pasar mengenai cara-cara penanganan yang kita lakukan,” ungkap Jokowi.

Hingga Minggu (23/8) jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia mencapai 153.535 orang dengan 107.500 orang dinyatakan sembuh dan 6.680 orang meninggal dunia.

Ia menyebutkan jumlah pasien suspek mencapai 75.522 dengan total spesimen yang telah diuji sudah sebanyak 2.036.771 orang.

Kasus positif Covid-19 ini sudah menyebar di 34 provinsi se-Indonesia dengan daerah terbanyak positif, yaitu DKI Jakarta (33.470), Jawa Timur (30.315) Jawa Tengah (12.476), Sulawesi Selatan (11.470), dan Jawa Barat (9.283).(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Banjir Dua Meter, Warga Desa Aceh Selatan Terpaksa Dievakuasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Diberi Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara
apahabar.com

Nasional

Pelari Menempuh 1.567 Km untuk Kampanyekan Anti-Narkoba
apahabar.com

Nasional

Aa Gym: Hentikan Tindakan yang Bisa Memecah Belah Bangsa
apahabar.com

Nasional

Koper Jamaah Haji Aman Hingga Hotel
apahabar.com

Nasional

Susu Kental Manis Tak Cocok untuk Batita
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Terus Ingatkan Pendukungnya Tetap Tenang
apahabar.com

Nasional

Kronologis Pembunuhan Levie di Mobil Suzuki Swift Biru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com