Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Jumlah Penduduk RI Capai 268,5 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:08 WIB

Jumlah Penduduk RI Capai 268,5 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

Ilustrasi penduduk. Foto-Objektiev.ee

apahabar.com, JAKARTA – Berdasarkan data Kependudukan Semester I-2020, total jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni bertambah menjadi 268.583.016 jiwa.

Rilis data kependudukan nasional terbaru dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) itu menyebutkan, dari jumlah 268.583.016 jiwa terdiri atas 135.821.768 penduduk laki-laki yang naik sebesar 0,71 persen dibanding tahun lalu (134.858.411 jiwa).

Dan 132.761.248 penduduk perempuan atau naik 0,82 persen dibanding tahun lalu (131.676.425 jiwa). Terdapat total kenaikan jumlah penduduk sebesar 0,77 persen tahun ini.

Dalam satu tahun Dukcapil Kemendagri melakukan dua kali rilis data penduduk berdasarkan amanat Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk).

“Data Kependudukan Kementerian Dalam Negeri yang dimaksud dalam UU Adminduk dapat digunakan sebagai basis data bagi perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melalui keterangan tertulis seperti dikutip dari Viva.co.id, Kamis (13/8).

Sementara itu, Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, dari semester I-2014 sampai dengan semester I-2020, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan.

“Namun, berdasarkan jenis kelamin, persentase kenaikan per tahun penduduk perempuan lebih besar daripada kenaikan jumlah laki-laki. Kenaikan jumlah penduduk rata-rata per tahun sebesar 0,88 persen,” ujar Zudan.

Jumlah penduduk paling sedikit

Adapun provinsi yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Provinsi Kalimantan Utara dengan 663.696 jiwa. Sementara itu, jumlah penduduk yang paling banyak adalah Provinsi Jawa Barat, yakni 46.092.205 jiwa.

Untuk kabupaten atau kota yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Kabupaten Tana Tidung dengan jumlah 24.243 jiwa. Selanjutnya, jumlah penduduk yang paling banyak adalah Kabupaten Bogor dengan jumlah 4.790.247 jiwa.

Dari 34 provinsi, terdapat empat provinsi yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki, yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 39.584 jiwa daripada laki-laki.

Menyusul berturut-turut Provinsi Nusa Tenggara Barat yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 4.632 jiwa ketimbang laki-laki; Provinsi Sulawesi Selatan penduduk perempuannya lebih tinggi 58.663 jiwa dibanding laki-laki, dan Provinsi Jawa Timur dengan penduduk perempuannya lebih tinggi 31.531 jiwa daripada laki-laki.

Pada tingkat kabupaten, kota, dari 514 kabupaten, kota terdapat 96 kabupaten, kota yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

Adapun kabupaten dengan jumlah perempuan tertinggi dibandingkan laki-laki adalah Kabupaten Sumenep yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 34,032 jiwa daripada laki-laki.

“Dari 34 provinsi, terdapat 30 provinsi yang memiliki jumlah penduduk laki-laki paling banyak ketimbang perempuan,” tutur Zudan.

Provinsi dengan jumlah laki-laki tertinggi dibandingkan dengan perempuan adalah Provinsi Jawa Barat yang jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi 658.379 jiwa dibanding perempuan.

Pada tingkat kabupaten, kota, dari 514 kabupaten, kota terdapat 418 kabupaten, kota yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

“Untuk daerah setingkat kabupaten dengan jumlah laki-laki tertinggi dibandingkan perempuan adalah Kabupaten Bogor yang jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi 120.709 jiwa ketimbang perempuan,” ungkap Zudan.(Viv)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tunggu Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 6, Segini Kuotanya
apahabar.com

Nasional

Jumlah Penumpang Pesawat Melalui Adi Soemarno Turun
apahabar.com

Nasional

Kapolda Sultra, Riau dan Papua Dicopot
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy
apahabar.com

Nasional

Fasilitas Kampus UMI Makassar Dirusak Ratusan Orang Tak Dikenal
apahabar.com

Nasional

Polisi: Provokator Kericuhan dari Luar Jakarta
apahabar.com

Nasional

Terlibat Suap Joko Tjandra, Jaksa Pinangki Resmi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Presiden Nantikan Kontribusi ITB untuk Kemajuan bangsa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com