Transkrip Rekaman Sengketa Pilgub Kalsel Beredar, Petinggi KPU Akui PPK Terima Duit Heboh Kades di Kelumpang Tersangka Pungli, Giliran Apdesi Kotabaru Buka Suara Terciduk Warga, Begal Sapi Tanah Bumbu Lari Tunggang-langgang di Kotabaru Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir

Jumlah Penduduk RI Capai 268,5 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:08 WIB

Jumlah Penduduk RI Capai 268,5 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

Ilustrasi penduduk. Foto-Objektiev.ee

apahabar.com, JAKARTA – Berdasarkan data Kependudukan Semester I-2020, total jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni bertambah menjadi 268.583.016 jiwa.

Rilis data kependudukan nasional terbaru dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) itu menyebutkan, dari jumlah 268.583.016 jiwa terdiri atas 135.821.768 penduduk laki-laki yang naik sebesar 0,71 persen dibanding tahun lalu (134.858.411 jiwa).

Dan 132.761.248 penduduk perempuan atau naik 0,82 persen dibanding tahun lalu (131.676.425 jiwa). Terdapat total kenaikan jumlah penduduk sebesar 0,77 persen tahun ini.

Dalam satu tahun Dukcapil Kemendagri melakukan dua kali rilis data penduduk berdasarkan amanat Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk).

“Data Kependudukan Kementerian Dalam Negeri yang dimaksud dalam UU Adminduk dapat digunakan sebagai basis data bagi perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melalui keterangan tertulis seperti dikutip dari Viva.co.id, Kamis (13/8).

Sementara itu, Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, dari semester I-2014 sampai dengan semester I-2020, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan.

“Namun, berdasarkan jenis kelamin, persentase kenaikan per tahun penduduk perempuan lebih besar daripada kenaikan jumlah laki-laki. Kenaikan jumlah penduduk rata-rata per tahun sebesar 0,88 persen,” ujar Zudan.

Jumlah penduduk paling sedikit

Adapun provinsi yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Provinsi Kalimantan Utara dengan 663.696 jiwa. Sementara itu, jumlah penduduk yang paling banyak adalah Provinsi Jawa Barat, yakni 46.092.205 jiwa.

Untuk kabupaten atau kota yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Kabupaten Tana Tidung dengan jumlah 24.243 jiwa. Selanjutnya, jumlah penduduk yang paling banyak adalah Kabupaten Bogor dengan jumlah 4.790.247 jiwa.

Dari 34 provinsi, terdapat empat provinsi yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki, yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 39.584 jiwa daripada laki-laki.

Menyusul berturut-turut Provinsi Nusa Tenggara Barat yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 4.632 jiwa ketimbang laki-laki; Provinsi Sulawesi Selatan penduduk perempuannya lebih tinggi 58.663 jiwa dibanding laki-laki, dan Provinsi Jawa Timur dengan penduduk perempuannya lebih tinggi 31.531 jiwa daripada laki-laki.

Pada tingkat kabupaten, kota, dari 514 kabupaten, kota terdapat 96 kabupaten, kota yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

Adapun kabupaten dengan jumlah perempuan tertinggi dibandingkan laki-laki adalah Kabupaten Sumenep yang jumlah penduduk perempuannya lebih tinggi 34,032 jiwa daripada laki-laki.

“Dari 34 provinsi, terdapat 30 provinsi yang memiliki jumlah penduduk laki-laki paling banyak ketimbang perempuan,” tutur Zudan.

Provinsi dengan jumlah laki-laki tertinggi dibandingkan dengan perempuan adalah Provinsi Jawa Barat yang jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi 658.379 jiwa dibanding perempuan.

Pada tingkat kabupaten, kota, dari 514 kabupaten, kota terdapat 418 kabupaten, kota yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

“Untuk daerah setingkat kabupaten dengan jumlah laki-laki tertinggi dibandingkan perempuan adalah Kabupaten Bogor yang jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi 120.709 jiwa ketimbang perempuan,” ungkap Zudan.(Viv)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Nikmati Senja di Kaimana
apahabar.com

Nasional

Selama Pandemi, KKP Salurkan Pinjaman Rp180 Miliar kepada UMKM
Jokowi

Nasional

Jokowi Bicara Soal 6 Laskar FPI yang Tewas
apahabar.com

Nasional

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan

Nasional

VIDEO: 6 Prestasi B.J.Habibie Yang Patut Dijadikan Teladan Milenial
apahabar.com

Nasional

Baleg DPR Sepakati Revisi UU KPK Jadi UU Disahkan di Paripurna
apahabar.com

Nasional

Dinilai Penting, Kemenag Ajukan Kepastian Tarif Sertifikasi Halal
apahabar.com

Nasional

Artis-artis Berikut Berpotensi Duduk di Senayan, Salah Satunya Aktris Cantik Asal Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com