Kepergok Mesum, Dua Sejoli di Tapin Langsung Dinikahkan di Depan Warga Habib Banua Sedih Jokowi Legalkan Produksi Miras, Sentil Para Pembisik Presiden Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan

Kabar Baik! Uji Klinis Selesai, Indonesia Segera Miliki Obat Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 17:47 WIB

Kabar Baik! Uji Klinis Selesai, Indonesia Segera Miliki Obat Covid-19

Ilustrasi obat Covid-19. Foto-Livescience

apahabar.com, JAKARTA – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah selesai melakukan uji klinis tahap III lima kombinasi obat penawar Covid-19.

Unair juga akan memberikan hasilnya ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN). Dalam waktu cepat, obat tersebut akan diproduksi dengan skala besar.

Hasil uji klinis diserahkan langsung oleh Rektor Unair Mohammad Nasih kepada Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) yang juga Wakil Ketua I PCPEN Andika Perkasa.

Dengan telah selesainya uji klinis tahap III ini, maka dalam waktu dekat segera memproduksi skala besar.

“Semakin cepat semakin bagus untuk produksi obat ini. Rencana kami akan eksekusi walaupun kita akan mengajukan permohonan untuk izin,” kata Nasih di Mabesad TNI, Jakarta Pusat seperti dilansir Okezone, Sabtu (15/8).

Menurut Nasih, upaya percepatan dalam melakukan produksi dalam waktu dekat akan mendatangi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Langkah itu harus ditempuh untuk memastikan izin produksi dapat segera dilakukan.

“Kita sudah punya jadwal dalam rangka untuk mempercepat izin edar BPOM RI,” ujar dia.

Langkah selanjutnya, kata Nasih, yaitu memperinci anggaran yang dibutuhkan dalam produksi obat tersebut. Dalam proses produksi, pihaknya akan menggandeng perusahaan obat terbesar yakni Kimia Farma.

“Kimia Farma yang akan produksi tergantung ketersediaan anggaran pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Nasih menyebut obat kombinasi tersebut telah melalui uji klinis yang dilakukan sejak Maret sebelum diberikan kepada PCPEN.

Unair telah menguji coba 5 kombinasi obat penawar Covid-19 kepada sebanyak 700 pasien, sementara BPOM hanya memberi persyaratan uji klinis diuji coba kepada 600 pasien.

“Jadi membutuhkan waktu 5 bulan untuk sampai hari ini,” pungkas Nasih.(Okz)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga
apahabar.com

Nasional

Debat Capres Angkat Tema Kebijakan Luar Negeri, Ini Usulan PCINU Tiongkok
apahabar.com

Nasional

Bukalapak Tambah Server Hadapi Harbolnas
apahabar.com

Nasional

Dikira Gempa, Jalan Raya Gubeng Ambles
apahabar.com

Nasional

Raja Belanda Minta Maaf Negerinya Pernah Jajah Indonesia
apahabar.com

Nasional

Hadiah Rp445 Juta Pemenang Sayembara Penataan Monas
apahabar.com

Nasional

Tabrak Pembatas Jalan Tol, Truk Besar Nyaris Terjatuh
Banjir

Nasional

Banjir dan Longsor Terjang Manado, 5 Orang Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com