13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin

Kadisnya Positif Covid-19, Pegawai-Guru Disdik Banjar Dirumahkan

- Apahabar.com Senin, 3 Agustus 2020 - 15:21 WIB

Kadisnya Positif Covid-19, Pegawai-Guru Disdik Banjar Dirumahkan

Disdik Banjar memilih untuk merumahkan pegawai dari para guru mereka terhitung hari ini. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Banjar, Maidi Armansyah positif Covid-19.

Dalam ruang perawatan, potret Maidi menggunakan alat bantu pernapasan juga beredar di grup-grup whatsapp.

“Iya positif. Hasil tes swab-nya sudah keluar kemarin,” ujar Jubir GTPP Covid-19 Banjar, dr Diauddin, Senin (3/8).

Adapun Covid-19 menjangkiti wilayah perkantoran sejak dicabutnya kebijakan work from home (WFH).

Kebijakan kerja dari rumah ini, kata Diaduddin, diatur oleh kepada SKPD masing-masing.

Disdik Banjar sendiri sudah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang WFH pada 1 Agustus kemarin, setelah adanya penularan virus Corona di lingkup Disdik Banjar.

Dua surat edaran dikeluarkan sekaligus yang ditandatangani Maidi langsung.

Pertama, surat edaran Nomor 065/1292/DISDIK/2020 tentang Pelaksanaan WFH bagi ASN dan Tenaga Kontrak Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Kedua, surat edaran No. 065/1293/DISDIK/2020 Tentang Pelaksanaan WFH Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan.

Poin 1 di SE pertama; tidak membuka layanan langsung bagi ASN atau masyarakat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Pelayanan yang bersifat konsultatif dapat dilakukan via telepon atau whatsapp

Poin 2; seluruh ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terhitung mulai 4 Agustus 2020, melaksanakan sistem kerja WFH selama 7 hari, dan mengikuti anjuran pemerintah untuk menahan diri tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak

Poin 3; pelayanan yang memerlukan verifikasi dan validasi terkait dengan kelengkapan dokumen untuk sementara ditunda sampai berakhirnya WFH.

Adapun poin 1 pada SE kedua; kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran pada satuan pendidikan.

Poin 2; pembelajaran tetap dilaksanakan dengan pola pembelajaran jarak jauh baik secara daring dan/atau luring.

Poin 3; Belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh baik daring maupun luar jaringan dimaksudkan untuk memberi pengalaman yang bermakna bagi siswa dan aktivitas serta tugas pembelajaran belajar dari rumah dengan tidak memberatkan dan menyulitkan peserta didik dan orangtua/wali.

Poin 4; seluruh pendidik dan tenaga kependidikan terhitung mulai 3 Agustus 2020, melaksanakan sistem kerja WFH selama 14 hari di lingkup satuan pendidikannya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siapkan Rp 15 Miliar, Kalsel Bangun Masjid Bambu di Kiram
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kualitas Peran Orang Tua, BKKBN Kalsel Gelar Workshop BKB HI

Kalsel

KPK dan ESDM Kalsel Temukan 3 Pertambangan Tanpa Izin di Tala
apahabar.com

Kalsel

Supian HK Bicara Soal Panik Virus Corona
Kebakaran Sutoyo

Kalsel

Kebakaran Hebat di Sutoyo Banjarmasin, Api Mulai Dijinakkan
apahabar.com

Kalsel

Dishub Razia Truk Parkir di Trikora, Begini Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Maknai HUT ke-70, Satpolairud Kotabaru Bagikan Puluhan Paket Sembako di Pesisir
apahabar.com

Kalsel

Kaltim Jadi Ibu Kota, Pemkab Tabalong dan Tanah Bumbu Wajib Agresif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com