Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Kadisnya Positif Covid-19, Pegawai-Guru Disdik Banjar Dirumahkan

- Apahabar.com     Senin, 3 Agustus 2020 - 15:21 WITA

Kadisnya Positif Covid-19, Pegawai-Guru Disdik Banjar Dirumahkan

Disdik Banjar memilih untuk merumahkan pegawai dari para guru mereka terhitung hari ini. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Banjar, Maidi Armansyah positif Covid-19.

Dalam ruang perawatan, potret Maidi menggunakan alat bantu pernapasan juga beredar di grup-grup whatsapp.

“Iya positif. Hasil tes swab-nya sudah keluar kemarin,” ujar Jubir GTPP Covid-19 Banjar, dr Diauddin, Senin (3/8).

Adapun Covid-19 menjangkiti wilayah perkantoran sejak dicabutnya kebijakan work from home (WFH).

Kebijakan kerja dari rumah ini, kata Diaduddin, diatur oleh kepada SKPD masing-masing.

Disdik Banjar sendiri sudah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang WFH pada 1 Agustus kemarin, setelah adanya penularan virus Corona di lingkup Disdik Banjar.

Dua surat edaran dikeluarkan sekaligus yang ditandatangani Maidi langsung.

Pertama, surat edaran Nomor 065/1292/DISDIK/2020 tentang Pelaksanaan WFH bagi ASN dan Tenaga Kontrak Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Kedua, surat edaran No. 065/1293/DISDIK/2020 Tentang Pelaksanaan WFH Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan.

Poin 1 di SE pertama; tidak membuka layanan langsung bagi ASN atau masyarakat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Pelayanan yang bersifat konsultatif dapat dilakukan via telepon atau whatsapp

Poin 2; seluruh ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terhitung mulai 4 Agustus 2020, melaksanakan sistem kerja WFH selama 7 hari, dan mengikuti anjuran pemerintah untuk menahan diri tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak

Poin 3; pelayanan yang memerlukan verifikasi dan validasi terkait dengan kelengkapan dokumen untuk sementara ditunda sampai berakhirnya WFH.

Adapun poin 1 pada SE kedua; kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran pada satuan pendidikan.

Poin 2; pembelajaran tetap dilaksanakan dengan pola pembelajaran jarak jauh baik secara daring dan/atau luring.

Poin 3; Belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh baik daring maupun luar jaringan dimaksudkan untuk memberi pengalaman yang bermakna bagi siswa dan aktivitas serta tugas pembelajaran belajar dari rumah dengan tidak memberatkan dan menyulitkan peserta didik dan orangtua/wali.

Poin 4; seluruh pendidik dan tenaga kependidikan terhitung mulai 3 Agustus 2020, melaksanakan sistem kerja WFH selama 14 hari di lingkup satuan pendidikannya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sambut Tamu VVIP Haul Guru Sekumpul, Pengamanan Diperketat

Kalsel

Sambut Tamu VVIP Haul Guru Sekumpul, Pengamanan Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Pengakuan Pembunuh Kakak Ipar di Pemurus Baru Banjarmasin

Kalsel

Terancam Gagal Ikuti MTQ Kalsel, Panitia Tawarkan Solusi untuk Kafilah Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Banjar Bakal Turunkan Baliho Kampanye Tak Sesuai Aturan
apahabar.com

Kalsel

Sosok HL, Pembunuh Sadis di Kelumpang Kotabaru Tombak Tetangga Sendiri hingga Tewas
apahabar.com

Kalsel

Geger, Sesosok Mayat Membusuk di Komplek Perkebunan Sawit PTPN XIII Pelaihari

Kalsel

Berantas Premanisme, Pelaku Pungli di Kawasan Makam Datu Sanggul Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Akhir Misteri Penemuan Tengkorak di Batakan Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com